Dalam dunia quality control, riset material, dan pengujian produk, pengukuran gaya tarik serta gaya tekan menjadi salah satu parameter penting untuk menilai kekuatan, keandalan, dan keamanan suatu komponen. Pengujian ini membantu mengetahui seberapa besar gaya yang dibutuhkan untuk menarik, menekan, melepas, atau mengaktifkan suatu benda.
Salah satu alat yang dapat digunakan untuk kebutuhan tersebut adalah Dinamometer Digital PCE-PFG 50. Alat ini dirancang untuk mengukur gaya tarik dan tekan hingga 50 N dengan resolusi 0,01 N dan akurasi ±0,3% dari rentang ukur. Dengan desain portabel, display grafis, memori internal, serta antarmuka USB-B, PCE-PFG 50 cocok digunakan untuk pengujian di laboratorium, lini produksi, maupun inspeksi kualitas produk.
Mengenal Dinamometer Digital PCE-PFG 50
PCE-PFG 50 merupakan force gauge digital yang digunakan untuk mengukur gaya tarik dan gaya tekan secara praktis. Alat ini menggunakan load cell internal dan mampu mencatat perubahan gaya dengan cepat berkat sampling rate 500 Hz.
Selain menampilkan hasil pengukuran secara langsung, PCE-PFG 50 juga dilengkapi beberapa mode pengukuran, yaitu Real Time, Peak, Average, dan Save Mode. Data hasil pengukuran dapat ditampilkan pada layar, disimpan ke memori internal, atau ditransfer ke komputer melalui koneksi USB-B.
Spesifikasi Utama PCE-PFG 50
| Spesifikasi | Keterangan |
|---|---|
| Rentang ukur | 0–50 N |
| Resolusi | 0,01 N |
| Akurasi | ±0,3% dari rentang ukur |
| Satuan pengukuran | N, kgF, lbF |
| Sampling rate | 500 Hz |
| Display | 1,8” graphic display |
| Mode alarm | Below, Inside, Outside |
| Memori | 100 pengukuran |
| Baterai | Lithium 3,7 V / 1500 mAh |
| Daya tahan baterai | Hingga 36 jam |
| Antarmuka | USB-B |
| Switching output | MD6, 2,85 V saat aktif |
| Proteksi | IP54 |
| Kondisi operasi/penyimpanan | 5–45 °C, 35–65% RH, non-condensing |
| Force application | M6 x 10 mm thread |
| Berat | 450 g |
Dengan spesifikasi tersebut, PCE-PFG 50 dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan pengujian gaya rendah hingga menengah, terutama pada aplikasi yang membutuhkan alat ukur portabel dengan hasil pembacaan digital.
Kapan Pengukuran Gaya Tarik dan Tekan Dibutuhkan?
Pengukuran gaya tarik dan tekan diperlukan ketika pengguna ingin mengetahui besarnya gaya yang bekerja pada suatu objek. Metode ini banyak digunakan dalam pengujian produk, inspeksi kualitas, hingga riset material.
Beberapa contoh aplikasinya antara lain:
- mengukur gaya tarik kabel atau konektor,
- mengukur gaya tekan tombol atau switch,
- menguji gaya tekan pegas,
- mengukur gaya lepas komponen,
- menguji kekuatan kemasan,
- melakukan inspeksi kualitas di lini produksi,
- melakukan pengujian material di laboratorium.
Dengan pengukuran yang tepat, pengguna dapat memastikan apakah suatu komponen masih berada dalam batas spesifikasi yang ditentukan.
Alat dan Persiapan Sebelum Pengujian
Sebelum melakukan pengukuran, siapkan beberapa komponen berikut:
- Dinamometer digital PCE-PFG 50 dalam kondisi baterai cukup.
- Adapter pengujian yang sesuai, seperti flat head adaptor Ø13 mm, pointed head adaptor, hook adaptor, atau extension rod 75 mm.
- Objek uji yang akan diukur gaya tarik atau gaya tekannya.
- Test stand bila dibutuhkan untuk menjaga gerakan tarik atau tekan tetap stabil.
- Kabel USB dan charger untuk pengisian daya atau transfer data.
- Manual alat sebagai referensi pengoperasian.
Pemilihan adapter sangat penting karena setiap jenis pengujian membutuhkan bentuk kontak yang berbeda. Untuk pengujian tekan, gunakan adaptor yang sesuai dengan permukaan objek. Untuk pengujian tarik, gunakan hook adaptor atau penjepit tambahan yang sesuai.
Langkah 1: Nyalakan Alat dan Atur Satuan
Tekan tombol Power untuk menyalakan PCE-PFG 50. Setelah alat aktif, pilih satuan pengukuran yang dibutuhkan dengan tombol UNIT.
Alat ini mendukung satuan N, kgF, dan lbF. Untuk kebutuhan pengujian teknis, satuan Newton biasanya lebih sering digunakan karena merupakan satuan gaya dalam sistem SI.
Langkah 2: Lakukan Zero/Tare Sebelum Pengukuran
Sebelum alat diberi beban, pastikan tidak ada gaya luar yang bekerja pada sensor. Setelah itu, tekan tombol Zero untuk mengatur titik nol.
Langkah ini penting agar nilai awal pengukuran tidak bergeser. Jika proses zero/tare tidak dilakukan, hasil pembacaan dapat memiliki offset dan menjadi kurang akurat.
Langkah 3: Pilih Mode Pengukuran yang Sesuai
PCE-PFG 50 memiliki empat mode pengukuran utama yang dapat dipilih sesuai kebutuhan.
1. Real Time Mode
Mode Real Time menampilkan nilai gaya aktual secara terus-menerus. Mode ini cocok digunakan saat pengguna ingin memantau perubahan gaya secara langsung selama proses tarik atau tekan.
2. Peak Mode
Mode Peak digunakan untuk menahan dan menampilkan nilai gaya tertinggi selama pengukuran. Mode ini cocok untuk mengetahui gaya maksimum, misalnya pada uji tarik konektor, uji tekan komponen, atau pengujian hingga titik lepas.
3. Average Mode
Mode Average digunakan untuk menghitung nilai rata-rata gaya selama proses pengukuran. Mode ini berguna untuk pengujian dengan gaya yang fluktuatif, seperti peel force, friction force, atau pengujian lain yang membutuhkan nilai rata-rata.
4. Save Mode
Mode Save digunakan untuk menyimpan hasil pengukuran secara otomatis. Memori internal alat dapat menyimpan hingga 100 data pengukuran, sehingga memudahkan pengguna dalam pencatatan data berulang.
Langkah 4: Pasang Adapter yang Tepat
Pilih adapter berdasarkan jenis pengujian yang dilakukan.
Untuk pengukuran gaya tekan, gunakan flat head adaptor atau pointed head adaptor. Adapter ini membantu gaya tekan diteruskan ke sensor dengan lebih stabil.
Untuk pengukuran gaya tarik, gunakan hook adaptor atau clamp tambahan yang sesuai dengan bentuk objek uji. Pastikan sambungan antara adapter dan objek cukup kuat agar tidak terlepas saat proses pengukuran berlangsung.
Hindari penggunaan adapter yang tidak sesuai karena dapat menyebabkan pembacaan tidak akurat atau menimbulkan risiko kerusakan pada sensor.
Langkah 5: Lakukan Pengukuran Gaya Tarik
Untuk mengukur gaya tarik, pasang hook adaptor atau penjepit pada objek uji. Tarik objek secara perlahan dan stabil searah sumbu alat.
Jika ingin mengetahui gaya maksimum, gunakan Peak Mode. Nilai tertinggi akan tertahan pada layar hingga pengguna meresetnya. Mode ini cocok untuk mengukur gaya lepas konektor, gaya tarik kabel, atau gaya buka suatu komponen.
Pastikan gaya diberikan secara lurus dan tidak menyamping. Gaya yang tidak sejajar dapat memengaruhi akurasi pembacaan.
Langkah 6: Lakukan Pengukuran Gaya Tekan
Untuk mengukur gaya tekan, pasang flat head adaptor atau pointed head adaptor. Tempatkan objek uji pada posisi yang stabil, lalu tekan secara perlahan dan lurus terhadap sumbu alat.
Pengujian tekan harus dilakukan dengan gerakan yang stabil. Jika diperlukan, gunakan test stand agar arah gaya tetap lurus dan kecepatan pengujian lebih terkontrol.
Langkah 7: Gunakan Alarm Limit untuk Kontrol Kualitas
PCE-PFG 50 dilengkapi fungsi alarm limit dengan mode Below, Inside, dan Outside. Fitur ini membantu pengguna mengetahui apakah hasil pengukuran berada di bawah, di dalam, atau di luar batas toleransi yang telah ditentukan.
Dalam proses quality control, pengguna dapat mengatur batas bawah dan batas atas sesuai standar produk. Indikator LED akan membantu operator mengidentifikasi hasil pengujian secara cepat.
Langkah 8: Simpan dan Transfer Data ke Komputer
Hasil pengukuran dapat disimpan ke memori internal alat. Pengguna dapat melihat kembali data yang tersimpan, baik untuk nilai peak maupun average.
Untuk analisis lebih lanjut, data dapat ditransfer ke komputer melalui antarmuka USB-B. Setelah data masuk ke komputer, hasil pengujian dapat disimpan, diolah, atau digunakan sebagai dokumentasi quality control.
Cara Membaca Hasil Pengukuran
Hasil pengukuran ditampilkan pada layar dalam satuan yang telah dipilih, seperti N, kgF, atau lbF.
Pada Real Time Mode, angka yang muncul menunjukkan gaya aktual. Pada Peak Mode, angka yang ditampilkan adalah gaya maksimum yang tercatat. Sementara pada Average Mode, hasil yang muncul merupakan nilai rata-rata dari proses pengukuran.
Jika menggunakan mode penyimpanan, pengguna dapat melihat data yang sudah tersimpan beserta nilai maksimum, minimum, rata-rata, dan jumlah data pengukuran.
Kesalahan yang Perlu Dihindari
Agar hasil pengukuran lebih akurat, hindari beberapa kesalahan berikut:
- Tidak melakukan zero/tare sebelum pengujian.
- Memberikan gaya tidak sejajar dengan sumbu sensor.
- Menggunakan adapter yang tidak sesuai.
- Melebihi kapasitas maksimum 50 N.
- Menggunakan alat di luar kondisi lingkungan yang disarankan.
- Membiarkan adapter atau area sensor dalam kondisi kotor.
- Menarik atau menekan objek terlalu cepat tanpa kontrol yang stabil.
Jika gaya yang diberikan melebihi kapasitas alat, hasil pembacaan dapat menjadi tidak valid dan berisiko merusak sensor. Karena itu, selalu pastikan gaya yang diuji masih berada dalam rentang ukur PCE-PFG 50.
Tips agar Hasil Pengukuran Lebih Akurat
Untuk mendapatkan hasil pengujian yang lebih stabil, lakukan beberapa tips berikut:
- Gunakan test stand untuk menjaga arah gaya tetap lurus.
- Pilih mode Peak untuk mencari nilai gaya maksimum.
- Gunakan mode Average untuk pengujian dengan gaya fluktuatif.
- Pastikan baterai alat cukup sebelum pengujian.
- Gunakan adapter yang sesuai dengan jenis uji.
- Lakukan kalibrasi berkala sesuai prosedur perusahaan.
- Catat nomor seri alat dan tanggal kalibrasi untuk kebutuhan traceability.
- Hindari penggunaan alat pada suhu dan kelembapan di luar spesifikasi.
Kesimpulan
Dinamometer Digital PCE-PFG 50 merupakan alat ukur gaya tarik dan tekan yang praktis, portabel, dan mudah digunakan untuk berbagai kebutuhan pengujian. Dengan rentang ukur 0–50 N, resolusi 0,01 N, sampling rate 500 Hz, memori hingga 100 pengukuran, serta koneksi USB-B, alat ini cocok digunakan untuk quality control, riset material, pengembangan produk, dan inspeksi komponen.
Dengan mengikuti prosedur pengukuran yang benar, mulai dari zero/tare, pemilihan mode, pemasangan adapter, hingga penyimpanan data, pengguna dapat memperoleh hasil pengujian yang lebih akurat, konsisten, dan mudah didokumentasikan.
Rekomendasi Force Gauge Unggulan untuk Kebutuhan Anda
-

Test Stand for Force Gauge PCE-MTS500
Lihat Produk★★★★★ -

Test Stand PCE-MTS500-DFG N 5K-KIT incl. Force Gauge
Lihat Produk★★★★★ -

PCE-VTS 50-PFG 500-KIT incl. Force Test Stand and Force Gauge
Lihat Produk★★★★★ -

PCE-VTS 50-PFG 500-KIT incl. Force Test Stand and Force Gauge
Lihat Produk★★★★★ -

Motorized Force Test Stand PCE-MTS500-DFG N 5K FD 300 KIT incl. Force Gauge
Lihat Produk★★★★★ -

Motorized Force Gauge PCE-MTS500-FD 300 KIT
Lihat Produk★★★★★ -

Hydraulic Force Gauges PCE-HFG 25K
Lihat Produk★★★★★ -

Hydraulic Force Gauges PCE-HFG 1K
Lihat Produk★★★★★
Referensi
- Sitorus, S. W., Sudrajat, A., & Rezki L, K. (2018). Rancang Bangun Load Cell Kapasitas 20 kN Untuk Beban Kerja Tarik dan Tekan. Jurnal Ilmiah GIGA, 21(1), 15–23. Retrieved from https://journal.unas.ac.id/giga/article/download/580/463
- Alfian, R., Wirawan, R., Hudha, L. S., Qomariyah, N., Rahayu, S., & Marzuki, M. (2022). Pemanfaatan Sensor Load Cell Dalam Pembuatan Prototipe Alat Uji Tekan Portabel. Wahana Fisika, 7(1), 82–92. Retrieved from https://ejournal.upi.edu/index.php/wafi/article/download/46990/pdf
- Mukhlis, M., Latif, L. A., & Suyuti, M. A. (2022). Rancang Bangun Alat Uji Tarik Serat Berbasis Digital. Machine: Jurnal Teknik Mesin, 8(1), 39–44. Retrieved from https://journal.ubb.ac.id/machine/article/download/2807/1708/

























