Mengukur gaya tarik secara akurat merupakan kebutuhan penting di berbagai bidang industri, mulai dari pengujian material, pengendalian kualitas komponen, hingga riset laboratorium. Salah satu alat yang dapat digunakan untuk kebutuhan tersebut adalah force gauge digital PCE-PFG 20.
PCE-PFG 20 merupakan alat ukur gaya digital yang dirancang untuk mengukur gaya tarik dan gaya tekan. Alat ini memiliki rentang ukur 0–20 N, resolusi 0,005 N, serta akurasi ±0,3% dari rentang ukur. Dengan desain portabel, layar grafis, memori internal, dan antarmuka USB-B, alat ini dapat digunakan untuk pengukuran langsung di lapangan maupun di laboratorium.
Force gauge ini juga dilengkapi beberapa mode pengukuran, yaitu Real Time (RT), Peak (PK), Average, dan Save Mode. Mode-mode tersebut membantu pengguna menyesuaikan metode pengukuran sesuai kebutuhan pengujian, baik untuk melihat nilai gaya secara langsung, merekam nilai puncak, menghitung nilai rata-rata, maupun menyimpan data pengukuran secara otomatis.
Kapan Metode Ini Digunakan?
Pengukuran gaya tarik menggunakan PCE-PFG 20 dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan, seperti:
- Menguji gaya tarik pada kabel, tali, benang, atau material sejenis.
- Memeriksa gaya lepas atau pull-off force pada komponen mekanis.
- Mengukur gaya tarik pada material elastomer, film plastik, atau sampel tipis.
- Melakukan pengujian kualitas pada sambungan, pengikat, klip, atau klem.
- Mendapatkan data gaya tarik secara langsung maupun nilai puncak untuk analisis lebih lanjut.
Alat ini cocok digunakan di area produksi, laboratorium pengujian, inspeksi kualitas, maupun aplikasi teknis lainnya yang membutuhkan pengukuran gaya tarik dalam rentang kecil hingga 20 N.
Spesifikasi Utama PCE-PFG 20
Berikut beberapa spesifikasi penting PCE-PFG 20:
- Rentang pengukuran: 0–20 N
- Resolusi: 0,005 N
- Akurasi: ±0,3% dari rentang ukur
- Satuan pengukuran: N, kgF, lbF
- Sampling rate: 500 Hz
- Display: 1,8” graphic display
- Mode pengukuran: Real Time, Peak, Average, Save Mode
- Memori internal: hingga 100 data pengukuran
- Antarmuka: USB-B
- Daya: baterai lithium 3,7 V / 1500 mAh
- Daya tahan baterai: hingga 36 jam
- Protection class: IP54
- Berat: sekitar 450 g
Spesifikasi tersebut membuat PCE-PFG 20 cukup praktis untuk penggunaan mobile, namun tetap memiliki fitur yang mendukung pencatatan dan evaluasi data pengukuran.
Standar atau SOP yang Perlu Diperhatikan
Sebelum melakukan pengukuran, pengguna sebaiknya mengacu pada SOP internal perusahaan atau laboratorium. SOP tersebut biasanya mengatur hal-hal seperti:
- Jenis sampel yang diuji.
- Cara pemasangan sampel.
- Kecepatan penarikan, terutama jika menggunakan test stand.
- Jumlah pengulangan pengujian.
- Batas toleransi hasil pengukuran.
- Interval kalibrasi alat.
- Kondisi lingkungan saat pengujian.
Jika belum tersedia SOP internal, panduan umum dalam artikel ini dapat digunakan sebagai acuan awal. Namun, untuk pengujian resmi atau pengujian yang berhubungan dengan standar mutu tertentu, pastikan metode pengukuran telah disesuaikan dengan standar yang berlaku.
Alat dan Persiapan yang Dibutuhkan
Sebelum memulai pengukuran, siapkan beberapa perlengkapan berikut:
- Force gauge PCE-PFG 20 dengan baterai yang cukup.
- Adapter yang sesuai, seperti hook adaptor, flat head adaptor, pointed head adaptor, atau extension rod.
- Sampel atau benda uji yang akan diukur gaya tariknya.
- Test stand, jika diperlukan untuk pengukuran yang lebih stabil dan konsisten.
- Kabel USB-B jika data akan ditransfer ke komputer.
- Buku manual sebagai referensi penggunaan.
Untuk PCE-PFG 20, aksesori bawaan yang tercantum dalam manual meliputi flat head adaptor, pointed head adaptor, hook adaptor, extension rod, USB cable, USB charger, user manual, dan plastic carrying case. Jika pengujian memerlukan clamp atau penjepit khusus, aksesori tersebut dapat digunakan sebagai perlengkapan tambahan sesuai kebutuhan pengujian.
Persiapan Sebelum Pengujian
Sebelum alat digunakan, lakukan pemeriksaan awal sebagai berikut:
- Periksa kondisi fisik alat. Pastikan tidak ada kerusakan pada casing, layar, tombol, atau bagian sambungan.
- Pastikan baterai dalam kondisi cukup.
- Nyalakan alat dengan tombol power.
- Pilih satuan pengukuran yang diinginkan, misalnya N, kgF, atau lbF.
- Pilih mode pengukuran yang sesuai dengan kebutuhan pengujian.
- Pasang adapter yang sesuai pada bagian ulir alat.
- Pastikan alat berada pada posisi nol sebelum pengukuran dimulai.
- Pastikan gaya yang akan diberikan tidak melebihi kapasitas maksimum alat, yaitu 20 N.
Zeroing atau pengaturan titik nol perlu dilakukan sebelum pengukuran agar hasil lebih akurat. Berdasarkan manual, zeroing hanya dapat dilakukan dalam rentang 10% dari kapasitas total alat, sehingga pastikan alat tidak sedang menerima beban besar saat proses zero dilakukan.
Memilih Mode Pengukuran
PCE-PFG 20 memiliki empat mode pengukuran utama. Pemilihan mode yang tepat akan membantu mendapatkan hasil yang sesuai dengan tujuan pengujian.
1. Real Time Mode
Mode Real Time digunakan untuk menampilkan nilai gaya secara langsung. Nilai pada layar akan berubah mengikuti gaya yang diterima alat.
Mode ini cocok digunakan saat pengguna ingin memantau perubahan gaya secara real-time selama proses penarikan atau penekanan.
2. Peak Mode
Mode Peak digunakan untuk menampilkan dan menahan nilai gaya tertinggi yang tercapai selama pengukuran. Mode ini cocok untuk pengujian gaya tarik maksimum, misalnya saat mengukur gaya lepas, gaya putus, atau gaya puncak pada suatu komponen.
Nilai puncak akan tetap ditampilkan hingga pengguna melakukan reset atau memulai pengukuran baru.
3. Average Mode
Mode Average digunakan untuk menghitung nilai rata-rata dari proses pengukuran. Mode ini berguna untuk pengujian yang membutuhkan nilai rata-rata gaya, misalnya pengujian gesekan, peel force, atau pengujian material yang menghasilkan gaya berubah-ubah selama proses berlangsung.
Dalam mode ini, pengguna dapat mengatur parameter tertentu seperti batas gaya minimum untuk mulai mengambil data dan waktu pengukuran.
4. Save Mode
Save Mode digunakan untuk menyimpan nilai pengukuran secara otomatis. Pada mode ini, alat dapat menyimpan nilai puncak dari pengukuran yang dilakukan.
Memori alat dapat menyimpan hingga 100 data pengukuran, sehingga pengguna dapat melakukan beberapa kali pengujian sebelum data dibaca atau dipindahkan ke komputer.
Langkah 1: Memasang Adapter dan Sampel
Pilih adapter yang sesuai dengan jenis sampel. Untuk pengukuran tarik, hook adaptor dapat digunakan jika sampel dapat dikaitkan dengan aman. Jika bentuk sampel membutuhkan penjepit khusus, gunakan clamp atau fixture tambahan yang sesuai.
Pasang adapter pada bagian ulir alat dengan kencang, tetapi jangan memaksakan pemasangan. Pastikan adapter terpasang lurus dan tidak longgar.
Setelah itu, pasang sampel pada adapter. Pastikan sampel berada dalam satu garis lurus dengan arah gaya tarik. Posisi yang miring dapat menyebabkan beban samping dan memengaruhi hasil pengukuran.
Jika pengukuran membutuhkan kestabilan yang lebih tinggi, pasang force gauge pada test stand menggunakan lubang ulir M4 di bagian belakang alat. Penggunaan test stand sangat disarankan untuk pengujian berulang karena dapat membantu menjaga arah dan kecepatan tarikan tetap konsisten.
Langkah 2: Melakukan Pengukuran Gaya Tarik
Setelah alat dan sampel siap, lakukan pengukuran dengan langkah berikut:
- Pastikan alat sudah menyala dan menunjukkan nilai nol tanpa beban.
- Pilih satuan pengukuran yang diinginkan.
- Pilih mode pengukuran, misalnya Real Time untuk pemantauan langsung atau Peak untuk merekam gaya maksimum.
- Mulai tarik sampel secara perlahan dan stabil.
- Perhatikan nilai yang muncul pada layar.
- Hentikan pengujian ketika gaya target tercapai, sampel terlepas, atau sampel putus.
- Catat hasil pengukuran atau simpan data sesuai kebutuhan.
Untuk pengujian gaya tarik maksimum, gunakan mode Peak agar nilai gaya tertinggi dapat terekam. Untuk pengujian yang membutuhkan konsistensi, gunakan test stand agar kecepatan dan arah tarikan lebih terkontrol.
Langkah 3: Membaca Hasil Pengukuran
Hasil pengukuran dapat dibaca langsung pada layar grafis alat. Informasi utama yang perlu diperhatikan adalah:
- Nilai gaya yang terukur.
- Satuan pengukuran yang digunakan.
- Mode pengukuran yang aktif.
- Nilai puncak jika menggunakan mode Peak.
- Status alarm jika batas alarm digunakan.
Jika menggunakan fungsi alarm limit, alat dapat membantu memberikan indikasi apakah nilai pengukuran berada di bawah, di dalam, atau di luar batas yang telah ditentukan. Fitur ini berguna untuk proses kontrol kualitas, terutama jika pengguna perlu memeriksa apakah suatu komponen masih berada dalam batas toleransi.
Langkah 4: Menyimpan Data Pengukuran
PCE-PFG 20 memiliki memori internal untuk menyimpan data pengukuran. Pada Save Mode, alat dapat menyimpan hingga 100 nilai pengukuran.
Untuk melihat data yang tersimpan, pengguna dapat mengakses menu data menggunakan tombol yang tersedia pada alat. Data pengukuran dapat ditampilkan kembali, dihapus, atau digunakan untuk melihat evaluasi statistik seperti nilai minimum, maksimum, dan rata-rata.
Pada Average Mode, alat juga dapat menyimpan nilai rata-rata dari pengukuran yang dilakukan. Berdasarkan manual, nilai rata-rata yang tersimpan dapat dilihat kembali melalui menu Average.
Langkah 5: Mentransfer Data ke Komputer
Jika data perlu dianalisis lebih lanjut, pengguna dapat mentransfer data ke komputer melalui antarmuka USB-B.
Secara umum, prosesnya adalah:
- Hubungkan force gauge ke komputer menggunakan kabel USB-B.
- Aktifkan fungsi komunikasi atau Online pada menu alat.
- Jalankan software pendukung pada komputer.
- Buka koneksi serial sesuai pengaturan yang dibutuhkan.
- Baca data dari memori alat.
- Simpan data ke komputer jika diperlukan.
Data yang tersimpan dapat digunakan untuk dokumentasi pengujian, pelaporan kualitas, atau analisis lebih lanjut.
Kesalahan yang Perlu Dihindari
Agar hasil pengukuran tetap akurat dan alat tidak rusak, hindari beberapa kesalahan berikut:
1. Melebihi Kapasitas Alat
PCE-PFG 20 memiliki rentang pengukuran hingga 20 N. Jangan memberikan gaya melebihi kapasitas tersebut karena dapat menyebabkan kerusakan pada load cell.
2. Menggunakan Adapter yang Tidak Sesuai
Gunakan adapter yang sesuai dengan bentuk dan jenis sampel. Adapter yang tidak sesuai dapat menyebabkan sampel terlepas, hasil tidak stabil, atau kerusakan pada alat.
3. Menarik Sampel dengan Arah Miring
Pastikan gaya tarik sejajar dengan sumbu alat. Beban samping dapat memengaruhi hasil pengukuran dan berpotensi merusak sensor.
4. Tidak Melakukan Zero Sebelum Pengukuran
Sebelum memulai pengujian, pastikan alat menunjukkan nilai nol saat tidak ada beban. Jika belum nol, lakukan zeroing sesuai petunjuk penggunaan.
5. Menarik dengan Kecepatan Tidak Konsisten
Kecepatan tarikan yang berubah-ubah dapat menghasilkan nilai puncak yang tidak konsisten. Untuk pengujian berulang, gunakan test stand agar proses lebih stabil.
6. Mengabaikan Kondisi Lingkungan
Gunakan alat dalam kondisi lingkungan yang sesuai dengan spesifikasi. PCE-PFG 20 dirancang untuk digunakan pada suhu 5–45 °C dan kelembapan relatif 35–65% RH tanpa kondensasi.
7. Menggunakan Alat Saat Ada Kerusakan Fisik
Sebelum digunakan, periksa kondisi alat. Jika terlihat ada kerusakan fisik, sebaiknya alat tidak digunakan sampai diperiksa oleh pihak yang kompeten.
Tips agar Hasil Pengukuran Lebih Akurat
Untuk memperoleh hasil yang lebih konsisten, ikuti beberapa tips berikut:
- Gunakan test stand untuk pengujian berulang.
- Pastikan sampel terpasang lurus dan kuat.
- Gunakan adapter atau fixture yang sesuai.
- Lakukan zero sebelum pengukuran.
- Lakukan beberapa kali pengukuran untuk sampel yang sama.
- Bandingkan hasil pengukuran menggunakan nilai rata-rata jika diperlukan.
- Jangan melebihi kapasitas maksimum alat.
- Simpan data secara digital untuk mengurangi risiko kesalahan pencatatan manual.
- Bersihkan alat secara berkala menggunakan kain lembut.
- Simpan alat di tempat yang aman setelah digunakan.
Perawatan Singkat PCE-PFG 20
Agar alat tetap bekerja dengan baik, lakukan perawatan sederhana berikut:
- Simpan alat di dalam carrying case setelah digunakan.
- Hindari benturan atau getaran kuat.
- Jangan menggunakan alat dengan tangan basah.
- Hindari paparan suhu ekstrem, kelembapan tinggi, atau sinar matahari langsung dalam waktu lama.
- Gunakan aksesori dari PCE Instruments atau aksesori lain yang setara.
- Isi ulang baterai jika alat akan disimpan dalam waktu lama.
- Jangan membuka casing alat sendiri.
Perawatan yang tepat dapat membantu menjaga performa alat dan memperpanjang usia pakai force gauge.
Kesimpulan
PCE-PFG 20 merupakan force gauge digital portabel yang dapat digunakan untuk mengukur gaya tarik dan gaya tekan dalam rentang 0–20 N. Dengan resolusi 0,005 N, akurasi ±0,3% dari rentang ukur, sampling rate 500 Hz, serta beberapa mode pengukuran seperti Real Time, Peak, Average, dan Save Mode, alat ini dapat mendukung berbagai kebutuhan pengujian gaya dalam skala kecil.
Fitur tambahan seperti memori internal hingga 100 data, display grafis yang dapat diputar, alarm limit, dan antarmuka USB-B membuat alat ini praktis digunakan untuk pengujian di laboratorium, area produksi, maupun inspeksi lapangan.
Untuk mendapatkan hasil terbaik, pastikan pengguna memilih adapter yang sesuai, menjaga arah gaya tetap lurus, tidak melebihi kapasitas alat, serta mengikuti SOP pengujian yang berlaku. Dengan penggunaan dan perawatan yang tepat, PCE-PFG 20 dapat menjadi alat bantu yang andal untuk pengukuran gaya tarik dan tekan.
Butuh Bantuan Memilih Force Gauge?
Setiap aplikasi pengukuran gaya memiliki kebutuhan yang berbeda. Jika Anda membutuhkan alat untuk pengujian gaya tarik, gaya tekan, kontrol kualitas, atau pengujian material, pastikan memilih force gauge dengan rentang ukur dan aksesori yang sesuai. Tim kami dapat membantu Anda menentukan force gauge, test stand, dan adapter yang tepat sesuai kebutuhan pengujian Anda.
Rekomendasi force gauge Unggulan untuk Kebutuhan Anda
-

Test Stand for Force Gauge PCE-MTS500
Lihat Produk★★★★★ -

Test Stand PCE-MTS500-DFG N 5K-KIT incl. Force Gauge
Lihat Produk★★★★★ -

PCE-VTS 50-PFG 500-KIT incl. Force Test Stand and Force Gauge
Lihat Produk★★★★★ -

PCE-VTS 50-PFG 500-KIT incl. Force Test Stand and Force Gauge
Lihat Produk★★★★★ -

Motorized Force Test Stand PCE-MTS500-DFG N 5K FD 300 KIT incl. Force Gauge
Lihat Produk★★★★★ -

Motorized Force Gauge PCE-MTS500-FD 300 KIT
Lihat Produk★★★★★ -

Hydraulic Force Gauges PCE-HFG 25K
Lihat Produk★★★★★ -

Hydraulic Force Gauges PCE-HFG 1K
Lihat Produk★★★★★
Referensi
- Muslimin, M., Seng, A., Aditiya, R., & Hartono, R. (2022). Uji Kinerja Alat Uji Tarik Berbasis Digital Kapasitas 500 N. LONTAR Jurnal Teknik Mesin Undana, 9(2), 15–19. Retrieved from https://ejurnal.undana.ac.id/index.php/LJTMU/article/view/8395
- Mukhlis, M., Latif, L. A., & Suyuti, M. A. (2022). Rancang Bangun Alat Uji Tarik Serat Berbasis Digital. Machine: Jurnal Teknik Mesin, 8(1), 39–44. Retrieved from https://journal.ubb.ac.id/machine/article/download/2807/1708/
- Alfian, R., Wirawan, R., Hudha, L. S., Qomariyah, N., Rahayu, S., & Marzuki, M. (2022). Pemanfaatan Sensor Load Cell Dalam Pembuatan Prototipe Alat Uji Tekan Portabel. Wahana Fisika, 7(1), 82–92. Retrieved from https://ejournal.upi.edu/index.php/wafi/article/download/46990/pdf

























