Bayangkan Anda bekerja di laboratorium kontrol kualitas sebuah pabrik elektronik. Di hadapan Anda tergeletak puluhan konektor kecil, sakelar, tutup botol obat tetes, dan beragam komponen presisi. Semua itu harus diuji momen putarnya (torque) agar tidak terlalu kencang atau longgar — karena jika terlalu longgar, koneksi bisa gagal; bila terlalu kencang, bagian bisa rusak.
Di tengah tekanan tenggat, staf laboratorium memasang satu perangkat ke meja uji, namun komponennya bergeser sedikit saat diberi putaran awal — pengukuran jadi gagal, harus diulang. Di eksperimen lain, bagian berbentuk tak beraturan sulit dijepit dengan stabil tanpa merusak permukaannya.
Keresahan utama muncul: bagaimana memastikan sampel kecil dan beragam bentuk dapat dijepit dengan stabil, aman, dan akurat, tanpa mempengaruhi pengukuran, dengan fleksibilitas tinggi untuk berbagai jenis objek?
Di sinilah HT‑ST‑01 Clamping Table muncul sebagai solusi meja penjepit khusus yang dirancang untuk melekatkan objek kecil (diameter 7 hingga 50 mm), menahan beban hingga 5 N·m, sambil menjaga stabilitas dan akurasi pengukuran. Mari kita telusuri bersama bagaimana alat ini bekerja, keunggulannya, dan bagaimana ia bisa menjadi bagian krusial dalam sistem pengukuran torque Anda.
Mengenal dasar teknologi
Prinsip kerja sederhana
Pada dasarnya, HT‑ST‑01 adalah meja penjepit (clamping table) yang dipasang di bawah sebuah alat pengukur momen atau torque (torque gauge). Fungsi utamanya: menahan objek (sampel) agar tetap diam dan tidak bergeser ketika torsi (moment rotasi) diberikan. Tanpa penjepit yang stabil, objek bisa berpindah posisi, menyebabkan pembacaan momen yang keliru atau bahkan kegagalan pengukuran.
Analoginya: bayangkan Anda memutar sebuah kunci pas (wrench) saat mur belum dikencangkan dengan benar. Jika mur tidak dikunci, saat Anda menarik, posisi bisa bergeser — gaya yang Anda ukur jadi tidak akurat. Demikian pula, objek uji yang tidak dijepit rapat akan “tergelincir” pada gaya rotasi.
HT‑ST‑01 bekerja dengan menggunakan pin‑penjepit (notch pins atau clamp pins) yang diatur secara presisi di sekeliling sampel, mencengkeramnya ke meja. Rangka meja memberikan platform kokoh yang datar dan stabil. Pin dijepit ke posisi yang sesuai agar sampel tetap sentris dan tidak bergeser ketika torsi diterapkan.
Keunggulan dibanding metode konvensional
Metode konvensional sering memakai dudukan umum atau penjepit generik (vice, jaws, plat kaku) yang tidak dirancang khusus untuk sampel kecil dan tidak beraturan. Kekurangan metode konvensional:
-
Penjepit “umum” bisa merusak permukaan sampel (lecet, tekanan berlebih).
-
Kurang fleksibel untuk diameter sampel kecil (misal 7 mm).
-
Ketidakstabilan: jika penjepit tidak presisi, ada gerakan kecil saat pengukuran, mempengaruhi hasil.
-
Tidak kompatibel dengan sistem pengukuran rotary torque gauge yang spesifik.
Sementara itu, HT‑ST‑01 dirancang khusus sebagai meja pendukung untuk torque gauge HTGS / HTGA / eHT series dari IMADA, dengan rentang sampel Ø7–50 mm dan kapasitas beban hingga 5 N·m. Keunggulan konsep: stabilitas tinggi, fleksibilitas pin, kompatibilitas langsung dengan gauge, dan desain modular yang dapat diganti atau disesuaikan sesuai sampel.
Dengan demikian, HT‑ST‑01 bukan sekadar meja statis, melainkan platform penjepit cerdas yang mendukung performa tinggi pengukuran torsi.
Spesifikasi dan Fitur
Apa yang membuat HT‑ST‑01 istimewa
HT‑ST‑01 adalah varian dari seri HT‑ST (Small Table for torque gauge) yang dibuat oleh IMADA untuk digunakan bersama dengan model HTGS / HTGA / eHT (gauge/torsi). Versi “‑01” menunjukkan bahwa ia memakai notch pins (pin dengan lekukan) sebagai elemen penjepit utama. Ada juga versi lain (seperti HT‑ST‑02) yang menggunakan pin tipe lain (misalnya long clamp pin) untuk sampel tinggi atau bentuk khusus.
Fitur khas HT‑ST‑01:
-
Dapat menjepit sampel berdiameter 7 mm sampai 50 mm
-
Kapasitas beban torsi nominal hingga 5 N·m atau 500 N·cm
-
Disertai pin penjepit (notch pins, model ST‑P01) berbahan stainless steel dengan panjang sekitar 10 mm
-
Desain presisi dan bahan berkualitas tinggi untuk stabilitas dan keawetan
-
Kompatibel langsung dengan gauge torsi IMADA sehingga pengguna tak perlu adaptasi rumit
Keistimewaan dibanding kompetitor:
-
Penjepitan lekat dan presisi untuk objek kecil yang sulit dijepit
-
Modularitas pin (dapat diganti sesuai bentuk sampel)
-
Integrasi mulus dengan sistem gauge torsi dari IMADA
-
Daya dukung torsi cukup besar (5 N·m) untuk objek kecil
Dengan fitur tersebut, HT‑ST‑01 menjembatani kebutuhan pengujian torsi objek kecil di laboratorium maupun industri dengan kenyamanan, akurasi, dan fleksibilitas yang sulit ditandingi metode generik.
Desain dan ergonomi
Tampilan fisik, material, ukuran, berat
Meski datasheet resmi IMADA tidak selalu menyebutkan seluruh angka fisik, beberapa sumber (Monotaro) menyebutkan bahwa beratnya sekitar 300 gram (pin terpisah beberapa gram). Meja penjepit menggunakan bahan logam (aluminium atau baja) dan pin dari stainless steel agar tahan korosi dan presisi tinggi
Dalam dokumen “Torque Gauge Table Attachments” milik IMADA, mereka menyajikan dimensi bagian-bagian — radius meja, posisi lubang pin, toleransi kekakuan, dan desain modular pin (notch pin, long clamp pin, dll.).
Material yang digunakan memberi keseimbangan antara kekokohan dan ringan. Pin notch stainless menjaga permukaan sampel tetap aman, sekaligus mampu mentoleransi gaya geser kecil.
Ergonomi dan kemudahan penggunaan
Dari desain modular IMADA:
-
Pin cukup mudah diganti dengan menggunakan obeng kecil atau kunci L, sesuai instruksi manual
-
Pemasangan meja ke gauge relatif sederhana: biasanya disisipkan ke poros atau adaptor gauge, lalu dikunci dengan sekrup atau cincin pengunci (O-ring)
-
Penempatan pin yang simetris memungkinkan penjepitan merata, tanpa “menarik sampel ke satu sisi”
-
Meja bentuk kompak memudahkan integrasi ke dalam sistem uji yang sudah ada tanpa kebutuhan ruang besar
-
Operasi sehari-hari tidak memerlukan penyesuaian rumit — cukup pasang dan sesuaikan ke diameter sampel
Dari sisi pengguna, kemudahan ini berarti:
-
Waktu persiapan sampel jauh lebih singkat
-
Resiko kesalahan penjepitan rendah
-
Kemampuan untuk menangani berbagai bentuk dan ukuran sampel tanpa banyak modifikasi
Dengan demikian, dari segi fisik dan ergonomi, HT‑ST‑01 dirancang agar teknisi atau peneliti dapat bekerja dengan cepat, tepat, dan minim friksi teknis.
Antarmuka dan pengalaman pengguna
HT‑ST‑01 sendiri adalah sebuah meja mekanis — ia tidak memiliki layar atau antarmuka elektronik sendiri. Namun, pengalaman pengguna berkaitan erat dengan bagaimana meja ini terintegrasi ke sistem pengukuran torque (gauge) dan sistem kontrol di sekitarnya.
Beberapa aspek antarmuka yang penting:
-
Pemasangan & penjajakan: pengguna umumnya memasang HT‑ST‑01 ke atas poros gauge (shaft) atau dudukan adaptor, lalu menyetel pin sesuai posisi sampel.
-
Penyesuaian pin: pengguna memilih pin notch dengan lebar dan kedalaman tertentu, lalu memasangnya secara simetris agar sampel seimbang.
-
Koordinasi dengan gauge: karena HT‑ST‑01 digunakan dengan gauge digital atau instrumen pengukuran, antarmuka pengguna adalah pada gauge itu sendiri, bukan meja. Artinya, sejauh navigasi layar, tombol, bahasa, dsb., itu merupakan tanggung jawab gauge (misalnya HTGS) bukan meja.
Jadi intinya: meskipun HT‑ST‑01 tidak memiliki tampilan sendiri, ia dirancang agar pengalaman pengguna menjadi bebas hambatan dalam proses integrasi dengan sistem pengukuran utama.
Fitur-fitur cerdas / unggulan
Meskipun HT‑ST‑01 bersifat mekanis dan tidak “pintar” dalam arti elektronik, fitur unggulannya bersifat “pintar” dalam konteks desain dan fleksibilitas struktural. Di bawah ini beberapa fitur andalannya dan manfaat praktisnya:
Modularitas pin
-
Notch pin (ST‑P01): pin berlekukan yang mencengkeram sisi sampel secara presisi. Cocok untuk objek seperti konektor, sudut elektronik, atau benda dengan tepi yang bisa “dicengkeram”.
-
Kemungkinan penggantian pin lain: meskipun HT‑ST‑01 disertai notch pin, IMADA menyediakan pin alternatif (seperti long clamp pin) untuk sampel tinggi atau bentuk khusus.
-
Dengan modularitas ini, satu meja bisa melayani banyak jenis sampel, tanpa perlu meja khusus untuk tiap bentuk.
Stabilitas tinggi terhadap momen putar
-
Kemampuan menahan hingga 5 N·m menjadikan HT‑ST‑01 cukup tangguh untuk sampel kecil namun dengan variasi gaya.
-
Desain presisi dan toleransi rendah (fit & finish tinggi) meminimalkan gerakan halus ketika momen diaplikasikan.
Kompatibilitas penuh dengan gauge IMADA
-
Karena HT‑ST‑01 dibuat sebagai accessory resmi, pengguna tidak perlu membuat adaptasi khusus; integrasi langsung meminimalkan kesalahan sinkronisasi.
-
Kombinasi dengan gauge IMADA memungkinkan penggunaan skema otomatisasi, data logging, dan interface digital yang didukung gauge.
Kemudahan penggantian dan perawatan
-
Pin dapat dilepas dan diganti dengan cepat, mempersingkat waktu downtime.
-
Material stainless pin mudah dibersihkan dan tahan korosi, menjadikannya cocok di lingkungan laboratorium dengan pemrosesan kimiawi ringan.
Ramah bagi sampel (non-damaging)
-
Pin notch dirancang untuk mencengkeram dengan aman tanpa memberi tekanan berlebih yang merusak permukaan sampel.
-
Distribusi gaya penjepitan merata, menjaga agar permukaan sampel tetap utuh.
Manfaat nyata dalam kehidupan pengguna
-
Hemat waktu persiapan sampel
-
Mengurangi kegagalan pengukuran akibat pergeseran objek
-
Memungkinkan pengujian berbagai bentuk tanpa perlu meja tambahan
-
Lebih andal dan konsisten, memberikan hasil yang lebih valid dan dapat diulang
Walau HT‑ST‑01 bukan alat elektronik pintar, kecerdasannya terletak dalam desain mekanis yang matang dan keselarasan fungsional dalam keseluruhan sistem pengukuran torsi.
Kontrol eksternal dan integrasi sistem
HT‑ST‑01 berperan sebagai elemen mekanis dalam sistem pengukuran torsi, dan sebagai demikian, kontrol eksternal lebih relevan di sisi gauge atau sistem kontrol yang mengoperasikan pengukuran. Namun, integrasi meja ini dalam sistem kontrol industri dapat dilakukan melalui:
Integrasi dengan PLC / sistem kontrol
-
Gauge torsi yang digunakan bersama HT‑ST‑01 (misalnya IMADA HTGS / HTGA) sering mendukung antarmuka digital seperti USB, RS‑232, RS‑485, atau antarmuka industri lainnya.
-
Data (momen, sudut, status pengukuran) dapat dikirim ke PLC atau sistem SCADA, sehingga sistem dapat secara otomatis merekam, mengklasifikasi, atau melakukan tindakan berdasarkan nilai torsi yang diukur.
-
Meja HT‑ST‑01 sendiri tidak “dikontrol” secara elektronik, tetapi posisinya (pin) dapat diasumsikan sebagai bagian dari setup tetap dalam sistem otomatis.
Sinyal eksternal dan trigerring
-
Dalam sistem pengujian otomatis, sering ada sinyal eksternal yang memicu pengukuran (trigger), dan setelah meja HT‑ST‑01 siap (sampel sudah terpasang), pengukuran dimulai.
-
Karena HT‑ST‑01 tidak memiliki aktuator internal, proses penepatan dan pembebasan pin biasanya manual atau melalui robot/aktuator eksternal jika sistem dikembangkan lebih lanjut (misalnya robot manipulator memegang pin).
-
Namun, dalam konteks standar penggunaan, interaksi berupa status siap atau pengukuran dimulai dikontrol lewat gauge dan sistem kontrol.
Fleksibilitas dan skalabilitas
-
Karena HT‑ST‑01 adalah modul mekanis yang sederhana, Anda bisa memiliki beberapa unit dalam sistem otomatis, masing-masing menangani sampel berbeda.
-
Modularitas pin memungkinkan fleksibilitas tanpa mengganti meja utama.
-
Jika sistem berkembang, HT‑ST series (varian lain) bisa digunakan untuk sampel yang lebih besar atau torsi lebih tinggi, menjaga keseragaman perangkat di satu proses pengujian.
Jadi, integrasi HT‑ST‑01 ke sistem kontrol industri tergantung pada kemampuan gauge dan sistem perangkat lunak di sekitarnya, bukan ke meja itu sendiri. Meja bertindak sebagai bagian dari rantai mekanis yang bekerja sama dengan rantai elektronik dan kontrol.
Spesifikasi teknis lengkap
Berikut rangkuman spesifikasi utama HT‑ST‑01 Clamping Table / Small Table:
| Parameter | Nilai / Rentang | Penjelasan awam / analogi |
|---|---|---|
| Diameter sampel yang dapat dijepit | Ø 7 mm hingga Ø 50 mm | Bayangkan objek seukuran pensil kecil hingga sekitar ukuran tabung perunggu kecil |
| Kapasitas momen (torsi) nominal | 5 N·m (500 N·cm) | Misalnya, gaya 1 newton pada lengan 0,5 meter (50 cm) → 0,5 N·m; di sini dapat menahan torsi hingga 5 Nm |
| Bahan pin penjepit | Stainless steel | Tahan karat, kuat, presisi |
| Panjang pin | ± 10 mm | Cukup panjang untuk mencengkeram sampel tanpa terlalu menonjol |
| Berat (meja saja) | ~300 gram (± tergantung variasi) | Sekitar seberat ponsel tebal, relatif ringan |
| Toleransi dimensi | (lihat dokumen IMADA) | Desain dengan presisi tinggi agar gerakan minimal saat torsi dijalankan |
| Kompatibilitas | Untuk gauge IMADA HTGS / HTGA / eHT series | Dirancang sebagai aksesori resmi, plug-and-play |
| Jenis pin | Notch pin (tipe ST‑P01) | Pin lekukan untuk mencengkeram sisi objek |
Penjelasan awam tentang spesifikasi
-
“5 N·m”: artinya meja itu bisa menahan momen putar sekitar 5 newton dikali jarak 1 meter (atau equivalen gaya lain). Dalam praktik, ini cukup untuk objek kecil dan putaran moderat.
-
Diameter 7–50 mm: bila sampel lebih kecil dari 7 mm, pin mungkin tidak bisa mencengkram dengan aman; bila lebih besar dari 50 mm, pin atau meja mungkin tidak mencakup seluruh permukaan sampel dengan stabil.
-
Stainless steel: pin tidak mudah berkarat atau mengalami deformasi setelah penggunaan lama—penting di laboratorium.
-
Berat ~300 g: ringan sehingga tidak membebani sistem pengukuran tambahan atau struktur gauge.
Catatan penting: spesifikasi ini adalah nilai ideal; dalam penggunaan nyata, faktor-faktor seperti gesekan, keausan pin, presisi pemasangan, dan dinamika sistem dapat memengaruhi kemampuan aktua l alat.
Panduan memilih komponen tambahan
Agar HT‑ST‑01 berfungsi optimal, Anda perlu memilih pin, selang (jika ada sistem udara/fluida), dan aksesori lain (jika sistem otomatis). Berikut panduan dan tabel rekomendasi:
Pemilihan pin (notch pin / clamp pin)
-
Gunakan notch pin untuk objek dengan sisi atau tepi yang dapat “dicengkeram” — cocok untuk konektor, elektronik, objek berbentuk silinder kecil.
-
Bila objek cukup tinggi atau bentuk tidak memungkinkan notch yang stabil, pertimbangkan pin panjang (long clamp pin) asalkan kompatibel atau Anda modifikasi adaptor.
-
Pastikan pin terdistribusi secara simetris (misalnya 4 atau 6 pin) agar objek tidak bergeser atau miring.
Pemilihan aksesori tambahan
-
Adaptor poros: jika gauge Anda memiliki poros (shaft) dengan diameter tertentu, mungkin perlu adaptor supaya meja HT‑ST‑01 bisa dipasang dengan presisi.
-
Platform tambahan atau spacer: apabila sampel terlalu tinggi, Anda bisa menambahkan spacer agar puncak sampel tetap di pusat putaran.
-
Aktuator pin otomatis (opsional): di sistem otomatis, Anda bisa menambahkan aktuator mini untuk menarik/mendorong pin secara otomatis, meski ini bukan fitur asli HT‑ST‑01.
-
Pelindung dan penutup: agar pin dan meja tidak terkontaminasi debu atau partikel saat tidak digunakan.
Tabel kombinasi rekomendasi dan flow rate (jika ada aliran fluida)
Dalam konteks HT‑ST‑01, umumnya tidak ada aliran fluida. Namun, jika sampel adalah botol obat tetes atau wadah dengan cairan, kontrol aliran dapat terkait tapi bukan fungsi meja.
Tetapi sebagai contoh, berikut tabel hipotetis kombinasi pin dan aplikasi:
| Tipe Sampel | Pin yang Disarankan | Rentang Diameter | Kelemahan / Catatan |
|---|---|---|---|
| Konektor kecil (Ø 10 mm) | Notch pin ST‑P01 | 7–15 mm | Pastikan lekukan pin sesuai dimensinya |
| Tabung parfum (Ø 20 mm, tinggi) | Notch pin + spacer | 15–30 mm | Gunakan spacer agar stabil |
| Tutup botol obat (Ø 30 mm) | Notch pin atau long pin | 25–40 mm | Jika bentuk tidak teratur, sesuaikan pin |
| Objek tinggi & tipis | Long clamp pin (modifikasi) | 40–50 mm | Pastikan pusat gravitasi tetap di tengah |
Faktor yang mempengaruhi hasil aktual:
-
Viskositas atau gaya gesek antar muka sampel
-
Tekanan eksternal jika ada gaya aksial
-
Panjang atau bentuk sampel
-
Presisi pemasangan pin
-
Keausan pin dari pemakaian jangka panjang
Dengan memperhatikan faktor-faktor ini dan memilih komponen pendukung dengan tepat, Anda akan memaksimalkan performa HT‑ST‑01 dalam kondisi nyata.
Studi Kasus Penggunaan
Berikut beberapa bidang dan skenario di mana HT‑ST‑01 sangat unggul:
Industri elektronik & konektor
Pada pengujian torsi untuk konektor plastik atau logam kecil (seperti colokan USB, konektor PCB, pin header), stabilitas adalah kunci. Dengan HT‑ST‑01 Anda bisa menjepit konektor (Ø antara 7 hingga 50 mm) secara simetris dan memberikan torsi sesuai spesifikasi. IMADA sendiri menyebut aplikasi seperti “rotary switch operability test (keep rotation)” sebagai contoh penggunaan HT‑ST series.
Laboratorium farmasi & kosmetik
Contoh: tutup botol obat tetes atau kosmetik sering diuji torque untuk memastikan bukaan mudah/tidak mudah bocor. Dengan HT‑ST‑01 dan pin notch atau pin panjang, pengepakan dapat diuji secara konsisten.
Kontrol kualitas perangkat medis kecil
Komponen seperti switch mini atau konektor instrumen medis bisa diuji untuk daya putar atau kekencangan screw. Meja HT‑ST‑01 memungkinkan pengujian berulang dengan akurasi tinggi.
Penelitian & pengembangan (R&D)
Para peneliti yang mengembangkan produk baru (misalnya perangkat IoT, sensor kecil, aktuator mini) sering butuh pengujian torsi objek kecil. HT‑ST‑01 menjadi alat bantu validasi desain yang berharga.
Skenario penggunaan spesifik
-
Door key torque test: ujicoba torsi pada kunci pintu kecil (misalnya kunci brankas mini). IMADA mencontohkan ini di dokumentasinya.
-
Knob pada panel AC: memutar knop AC kendaraan agar terasa pas. HT‑ST series digunakan bersama gauge untuk mengukur momen sudut (torque-angle).
Dalam tiap kasus, HT‑ST‑01 membantu menjaga konsistensi, menghindari kerusakan sampel, dan menghasilkan data torsi yang dapat diandalkan.
Panduan penggunaan langkah demi langkah
Berikut panduan praktis penggunaan HT‑ST‑01, dari persiapan hingga pemakaian dan perawatan:
1. Persiapan
-
Pastikan gauge torsi (HTGS / HTGA / eHT) dalam kondisi siap, bersih, dan dikalibrasi.
-
Siapkan pin (notch pin ST‑P01 atau pin alternatif) dan pastikan mereka dalam kondisi baik (tidak rusak atau bengkok).
-
Siapkan alat bantu (kunci L, obeng kecil) untuk pemasangan pin & meja.
2. Pemasangan meja ke gauge
-
Lepas adaptor atau penutup poros gauge jika ada.
-
Masukkan HT‑ST‑01 ke poros gauge atau adaptor sesuai panduan.
-
Kencangkan sekrup cincin/O-ring pengunci agar meja tidak bergerak. (Ikuti instruksi dari manual gauge/attachment dari IMADA)
3. Menyusun pin dan menjepit sampel
-
Tentukan diameter sampel, lalu pilih pin notch atau pin lain yang cocok.
-
Pasang pin di posisi simetris (misalnya empat pin di empat sisi, atau lebih tergantung desain meja) memastikan pusat sampel tetap di tengah meja.
-
Jepit sampel perlahan hingga terasa terikat dengan stabil. Pastikan tidak ada kekencangan berlebih yang bisa merusak objek.
-
Verifikasi bahwa sampel tidak bergerak ketika diberi tekanan ringan manual (tes awal).
4. Pengaturan awal pengukuran
-
Jika gauge memiliki mode “zero” (nol), lakukan perataan nol torsi sebelum pengukuran.
-
Konfigurasikan mode pengukuran (misalnya torsi maksimim, torsi sudut, atau mode putaran).
-
Jika sistem terhubung ke PLC/data logger, pastikan koneksi komunikasi aktif.
5. Penggunaan fitur (otomatis / integrasi)
-
Mulai pengukuran dengan perintah pada gauge atau sistem kontrol eksternal (PC/PLC).
-
Beberapa gauge mendukung mode otomatis: pengukuran dimulai, membaca puncak torsi, merekam data, dan menghentikan.
-
Jika pengukuran sudut penting, sinyal sudut bisa dikombinasikan dengan sensor sudut eksternal (jika gauge mendukung).
-
Setelah pengukuran selesai, lepaskan torsi, kemudian lepaskan sampel dan pin.
6. Perawatan & tips jangka panjang
-
Bersihkan pin dan meja dari debu, kotoran, atau sisa partikel setelah tiap sesi.
-
Cek keausan pin secara berkala; ganti jika leleh, bengkok, atau aus.
-
Simpan pin cadangan agar tidak terjadi downtime saat pin rusak.
-
Pastikan meja dan pin tidak terkena gaya melampaui kapasitas (5 N·m) agar sensor gauge tidak rusak.
-
Simpan dalam kondisi kering agar stainless tetap bebas korosi ringan.
Dengan panduan ini, Anda bisa memanfaatkan HT‑ST‑01 secara efektif dan awet.
Kesimpulan dan rekomendasi
HT‑ST‑01 Clamping Table adalah perangkat mekanis khusus yang dirancang untuk menjepit sampel kecil (Ø 7–50 mm) dengan stabilitas tinggi dan kapasitas torsi hingga 5 N·m. Meskipun tampilannya sederhana, desain modular, kompatibilitas dengan gauge IMADA, dan fleksibilitas pin menjadikannya alat penting dalam laboratorium pengujian torsi.
Keunggulan utama:
-
Menjepit objek kecil dengan aman dan presisi
-
Modularitas pin memungkinkan adaptasi sampel beragam
-
Integrasi langsung dengan gauge IMADA
-
Perlindungan permukaan sampel
-
Kemudahan penggunaan dan perawatan
Apakah cocok untuk Anda?
Alat ini sangat cocok bagi:
-
Laboratorium kontrol kualitas industri elektronik
-
Industri farmasi atau kosmetik yang memerlukan pengujian tutup botol, dispenser, dll.
-
Peneliti atau insinyur R&D yang menguji momen objek kecil
-
Organisasi yang sudah memakai gauge torsi IMADA (HTGS / HTGA / eHT) dan ingin platform penjepit yang serasi
Jika kebutuhan Anda mencakup sampel besar atau torsi ekstrem jauh di atas 5 N·m, Anda mungkin perlu varian meja yang lebih besar (seperti HT‑ST series dengan kapasitas lebih tinggi) atau sistem penjepit lain. Namun, untuk mayoritas objek kecil, HT‑ST‑01 adalah pilihan yang efisien dan andal.
FAQ singkat
-
Apakah pin HT‑P01 bisa diganti dengan jenis pin lain?
Ya — IMADA menyediakan pin alternatif (misalnya long clamp pin) untuk sampel tinggi atau bentuk tidak teratur. Pastikan kompatibilitas ukuran dan pemasangan. -
Apakah HT‑ST‑01 bisa digunakan untuk torsi lebih dari 5 N·m?
Tidak disarankan — melebihi kapasitas bisa merusak gauge atau meja. Kapasitas nominal adalah 5 N·m. -
Bagaimana cara menghubungkannya ke sistem kontrol eksternal (PLC/PC)?
Gunakan gauge torsi IMADA yang mendukung antarmuka digital (USB, RS‑232, atau lainnya), lalu integrasikan data dari gauge itu ke PLC/PC. Meja sendiri hanya sebagai komponen mekanis. -
Bagaimana jika sampel terlalu tinggi atau berbentuk tak simetris?
Anda dapat menambahkan spacer atau memilih pin panjang agar posisi sampel tetap stabil dan pusat gravitasi berada di tengah meja. -
Seberapa sering pin perlu diganti?
Bergantung intensitas penggunaan. Periksa pin secara berkala (misalnya tiap beberapa ratus pengukuran), dan segera ganti jika terlihat keausan, bengkok, atau kerusakan kecil agar hasil pengukuran tetap akurat.
Sebagai pemasok dan distributor alat laboratorium terkemuka, CV. Java Multi Mandiri memahami pentingnya meja penjepit (clamping table) seperti HT‑ST‑01 dalam mendukung berbagai proses pengujian dan produksi Anda. Kami mengkhususkan diri dalam melayani klien bisnis dan aplikasi industri, menyediakan instrumen berkualitas tinggi seperti HT‑ST‑01 Clamping Table dan perangkat laboratorium lainnya untuk membantu perusahaan Anda mengoptimalkan pengukuran torsi, memastikan kontrol yang konsisten, dan memenuhi standar tertinggi. Jika Anda ingin meningkatkan akurasi dan efisiensi dalam pengujian mekanis ataupun produksi Anda, mari diskusikan kebutuhan perusahaan Anda bersama kami untuk menemukan solusi yang tepat.
Rekomendasi HT ST 01 Clamping Table Unggulan untuk Kebutuhan Anda
Referensi
- Komara, A. I., Afif, M. F., & Ariefijanto, D. (2020). PERANCANGAN DAN VALIDASI FIXTURE PEMESINAN KOMPONEN UTAMA PRODUK RAGUM MEJA. Jurnal Teknologi Rekayasa (JTERA), 5(1), 11–24. Retrieved from https://jtera.polteksmi.ac.id/index.php/jtera/article/download/366/168
- Afandi, T., Widodo, E., Tjahjanti, P. H., & Iswanto, I. (2021). STUDI VARIASI JENIS MATERIAL TALI PADA MODIFIKASI ALAT PENGUKURAN TORSI POMPA SENTRIFUGAL. Otopro, 16(2), 50–57. Retrieved from https://journal.unesa.ac.id/index.php/jo/article/view/12691/pdf_1















