Dalam banyak proses industri, suhu menjadi parameter kritis yang menentukan kualitas produk, keamanan kerja, dan efisiensi operasional. Permasalahan umum yang sering terjadi di lapangan adalah keterlambatan deteksi suhu abnormal—baik pada mesin, panel listrik, motor, maupun permukaan material produksi. Ketika pengukuran suhu dilakukan secara manual atau menggunakan metode kontak yang lambat, potensi kerusakan peralatan, downtime produksi, bahkan risiko kecelakaan kerja meningkat.
Lebih jauh, pengukuran suhu pada objek panas atau bergerak sering kali tidak memungkinkan dilakukan secara langsung. Hal ini menciptakan kebutuhan akan alat ukur yang mampu memberikan hasil cepat, aman, dan tetap akurat tanpa harus menyentuh objek. Di sinilah peran infrared thermometer dengan dukungan thermocouple menjadi solusi praktis untuk berbagai kondisi pengukuran di industri modern.
Deskripsi Singkat PCE-779N
PCE-779N merupakan alat ukur suhu berbasis inframerah yang dirancang untuk pengukuran non-kontak pada berbagai permukaan. Selain itu, alat ini juga dilengkapi dengan fitur thermocouple, sehingga pengguna dapat melakukan pengukuran kontak ketika dibutuhkan.
Alat ini digunakan untuk monitoring kondisi mesin, inspeksi panel listrik, pengecekan suhu permukaan material, hingga pengendalian kualitas dalam proses produksi. Dengan kombinasi dua metode pengukuran, PCE-779N memberikan fleksibilitas tinggi bagi teknisi di lapangan.
Keunggulan utamanya terletak pada respons cepat, akurasi yang stabil, serta kemudahan penggunaan. Fitur seperti pengukuran MAX/MIN, rata-rata, dan perbedaan suhu membantu pengguna dalam analisis kondisi secara lebih komprehensif.
Fungsi & Kegunaan Produk
Fungsi Utama
- Mengukur suhu permukaan tanpa kontak menggunakan sensor inframerah
- Mengukur suhu secara kontak menggunakan thermocouple
- Menampilkan nilai maksimum, minimum, rata-rata, dan selisih suhu
Kegunaan di Lapangan
- Inspeksi panel listrik untuk mendeteksi hotspot
- Monitoring suhu mesin dan motor industri
- Pengujian suhu material dalam proses produksi
- Kontrol kualitas pada industri makanan dan manufaktur
- Pemeriksaan sistem HVAC dan instalasi mekanikal
Skenario Penggunaan
Sebelum pekerjaan
- Memastikan kondisi mesin dalam batas aman
- Melakukan baseline suhu awal
Saat pekerjaan
- Monitoring suhu secara real-time tanpa menghentikan proses
- Mengukur titik spesifik dengan bantuan laser targeting
Setelah pekerjaan
- Verifikasi hasil perbaikan
- Dokumentasi perubahan suhu
Mode Pengukuran
- Non-contact (Infrared): untuk pengukuran cepat dan aman dari jarak jauh
- Contact (Thermocouple): untuk pengukuran langsung dengan akurasi tinggi pada titik tertentu
Bidang / Industri Pengguna
- Industri manufaktur – monitoring suhu mesin dan proses produksi
- Industri listrik – inspeksi panel dan distribusi daya
- Maintenance & reliability – predictive maintenance peralatan
- HVAC – pengujian sistem pendingin dan pemanas
- Industri makanan – kontrol suhu higienis tanpa kontak
- Konstruksi – pengecekan suhu material dan permukaan
Keunggulan / Highlights
- Membantu teknisi mengukur suhu tanpa menyentuh objek panas atau berbahaya
- Meminimalkan risiko kecelakaan kerja saat inspeksi
- Mempercepat proses pengecekan dibanding metode kontak tradisional
- Mengurangi kesalahan pembacaan dengan fitur MAX/MIN dan rata-rata
- Mempermudah identifikasi titik panas melalui dual laser targeting
- Fleksibel digunakan dalam berbagai kondisi pengukuran
Perbandingan / Posisi Produk
| Metode | Dampak ke Material | Kecepatan | Repeatability | Kesesuaian Commissioning |
|---|---|---|---|---|
| Manual (sentuh langsung) | Berpotensi merusak atau berbahaya | Lambat | Rendah | Terbatas |
| Termometer kontak konvensional | Aman terbatas | Sedang | Cukup | Terbatas |
| Infrared tanpa fitur lanjutan | Non-destruktif | Cepat | Sedang | Baik |
| PCE-779N (IR + thermocouple) | Non-destruktif + fleksibel | Sangat cepat | Tinggi | Sangat sesuai |
Spesifikasi Teknis
| Parameter | Nilai |
|---|---|
| Rentang pengukuran infrared | -60 … 760°C / -76 … 1400°F |
| Akurasi (15–35°C, 25°C env) | ±1°C / 1.8°F |
| Resolusi optik | 30:1 |
| Waktu respon | 1 detik |
| Emisivitas | 0.95 (default), 0.1 … 1.0 (adjustable) |
| Resolusi | 0.1°C |
| Fungsi | MAX, MIN, difference, average |
| Display | LCD dengan backlight |
| Sumber daya | 2 x AAA (alkaline) |
| Umur baterai | ≥30 jam (tanpa laser), ≥3 jam (dengan laser & LED) |
| Kondisi operasi | 0 … 50°C |
| Laser | Class 2 |
| Berat | 256 g |
| Dimensi | 119.2 x 47.5 x 171.8 mm |
| Rentang thermocouple | -64 … 1400°C / -83.2 … 2552°F |
| Akurasi thermocouple | ±1% dari pembacaan atau ±1°C |
Tata Cara Pemakaian
- Persiapan alat
Pastikan baterai terpasang dan alat dalam kondisi baik - Pengaturan emisivitas
Sesuaikan dengan jenis material yang diukur - Arahkan sensor
Gunakan laser untuk menentukan titik ukur - Lakukan pengukuran
Tekan tombol trigger dan baca hasil di layar - Gunakan thermocouple (jika perlu)
Hubungkan probe dan lakukan pengukuran kontak - Catat hasil
Gunakan fitur MAX/MIN untuk analisis tambahan - Simpan alat
Matikan dan simpan di tempat aman setelah digunakan
Catatan: Hindari pengukuran pada permukaan reflektif tanpa penyesuaian emisivitas.
Cara Kerja / Metode Pengukuran
Sensor inframerah pada PCE-779N mendeteksi radiasi panas yang dipancarkan oleh permukaan objek. Radiasi ini kemudian dikonversi menjadi nilai suhu berdasarkan parameter emisivitas material.
Pada mode thermocouple, alat mengukur suhu melalui kontak langsung menggunakan probe. Metode ini lebih cocok untuk pengukuran internal atau titik spesifik yang membutuhkan presisi lebih tinggi.
Batasan utama:
- Permukaan reflektif dapat mempengaruhi hasil infrared
- Jarak pengukuran harus sesuai dengan rasio optik (30:1)
- Lingkungan ekstrem dapat mempengaruhi akurasi
Kelengkapan Produk
- 1 unit Condition Monitoring Infrared Thermometer PCE-779N
- 1 thermocouple (maks. 200°C / 392°F)
- 2 baterai AAA
- 1 manual penggunaan
Manfaat bagi Pengguna
- Efisiensi kerja meningkat karena pengukuran cepat
- Mengurangi downtime akibat deteksi dini masalah suhu
- Meningkatkan kualitas inspeksi dan maintenance
- Menghemat biaya perbaikan melalui preventive maintenance
- Mengurangi kesalahan pengukuran manual
FAQ
Apakah alat ini bisa digunakan tanpa menyentuh objek?
Ya, mode infrared memungkinkan pengukuran tanpa kontak.
Apakah bisa digunakan untuk suhu sangat tinggi?
Ya, hingga 760°C untuk infrared dan 1400°C dengan thermocouple.
Apakah perlu kalibrasi rutin?
Disarankan untuk menjaga akurasi, terutama untuk penggunaan intensif.
Apakah aman digunakan pada panel listrik aktif?
Ya, karena pengukuran dapat dilakukan tanpa kontak langsung.
Apakah emisivitas bisa diatur?
Ya, dapat disesuaikan dari 0.1 hingga 1.0.
Sebagai pemasok dan distributor alat industri terkemuka, CV. Java Multi Mandiri memahami pentingnya pengukuran suhu yang akurat dalam mendukung berbagai proses produksi dan maintenance Anda. Kami mengkhususkan diri dalam menyediakan instrumen berkualitas tinggi seperti PCE-779N Infrared Thermometer dan perangkat pengukuran lainnya untuk membantu perusahaan Anda meningkatkan efisiensi operasional, menjaga keandalan peralatan, dan memenuhi standar keselamatan kerja. Jika Anda ingin meningkatkan sistem monitoring suhu di fasilitas Anda, mari diskusikan kebutuhan perusahaan Anda bersama kami untuk menemukan solusi yang tepat.
Rekomendasi Thermometer Unggulan untuk Kebutuhan Anda
-

Thermometer PCE-HT 112
Lihat Produk★★★★★ -

Thermometer PCE-THT 10
Lihat Produk★★★★★ -

Thermometer PCE-EMD 5-ICA incl. ISO Calibration Certificate
Lihat Produk★★★★★ -

Thermometer PCE-CMM 8
Lihat Produk★★★★★ -

Thermometer PCE-T 330
Lihat Produk★★★★★ -

Thermometer PCE-AQD 50
Lihat Produk★★★★★ -

Thermometer PCE-RCM 8
Lihat Produk★★★★★ -

Thermometer PCE-895
Lihat Produk★★★★★
Referensi
- Sari, D., & Nugroho, A. (2020). Analisis Pengaruh Temperatur terhadap Kinerja Mesin Industri. Jurnal Teknik Mesin Indonesia. Retrieved from https://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/jtm/article/view/24000
- Pratama, R., & Setiawan, B. (2019). Monitoring Suhu pada Sistem Listrik untuk Pencegahan Overheating. Jurnal Elektro Indonesia. Retrieved from https://ejournal.undip.ac.id/index.php/transient/article/view/22045
- Wibowo, A., & Kurniawan, D. (2021). Implementasi Infrared Thermometer dalam Maintenance Preventif. Jurnal Teknik Industri. Retrieved from https://journal.uii.ac.id/JTI/article/view/18021

























