Dalam industri otomotif, warna bukan sekadar estetika. Perbedaan kecil pada tone dashboard, panel pintu, bumper, atau komponen plastik eksterior bisa menjadi sumber komplain pelanggan dan potensi klaim garansi. Ketidaksesuaian warna antar-batch produksi juga sering memicu rework, scrap material, hingga keterlambatan pengiriman.
Masalahnya, inspeksi visual semata tidak cukup. Persepsi mata manusia dipengaruhi pencahayaan, sudut pandang, dan kelelahan operator. Tanpa alat ukur warna yang objektif dan terstandar, keputusan quality control menjadi inkonsisten. Di sinilah colorimeter seperti PCE-CSM 2-ICA berperan sebagai alat bantu pengukuran warna yang terukur, repeatable, dan terdokumentasi.
Deskripsi Singkat PCE-CSM 2-ICA
PCE-CSM 2-ICA adalah colorimeter portabel yang dirancang untuk mengukur spektrum warna berbagai objek secara kuantitatif. Alat ini menggunakan sumber cahaya dan sensor untuk mendeteksi cahaya yang dipantulkan dari permukaan material, lalu mengonversinya menjadi parameter warna dalam ruang warna standar industri.
Instrumen ini banyak digunakan dalam pengendalian mutu di sektor industri, terutama pada aplikasi di mana konsistensi warna sangat penting. Dengan dukungan baterai lithium-ion isi ulang, memori internal, serta perangkat lunak yang disertakan, PCE-CSM 2-ICA membantu proses dokumentasi dan analisis warna menjadi lebih sistematis.
Keunggulan utamanya terletak pada geometri pengukuran 45/0, aperture pengukuran Ø8 mm, serta dukungan berbagai color space seperti CIELab dan CIEXYZ. Sertifikat ISO-Calibration yang disertakan juga mendukung kebutuhan audit dan sistem manajemen mutu.
Fungsi & Kegunaan Produk
Fungsi Utama
Mengukur warna permukaan material berdasarkan cahaya pantul.
Menghitung perbedaan warna dalam parameter ΔE.
Mendukung evaluasi kualitas warna secara kuantitatif.
Kegunaan Spesifik di Industri Otomotif
Pemeriksaan incoming material
Digunakan untuk memverifikasi warna part plastik, cat, atau pelapis dari supplier sebelum masuk ke lini produksi.Kontrol proses produksi
Memastikan konsistensi warna pada komponen interior seperti dashboard, door trim, konsol tengah, maupun komponen eksterior seperti bumper dan housing spion.Audit akhir sebelum pengiriman
Membandingkan warna produk jadi terhadap standar master atau golden sample.
Skenario Penggunaan
Sebelum produksi:
Menetapkan standar warna (standard reference) di dalam memori alat.
Melakukan kalibrasi putih atau hitam sesuai kebutuhan.
Saat produksi:
Mengukur sampel dari batch berjalan.
Membandingkan nilai warna dengan standar tersimpan.
Mengevaluasi nilai ΔE sebagai indikator deviasi.
Setelah produksi:
Menyimpan data hasil ukur.
Mengunduh data melalui Mini-USB ke komputer untuk dokumentasi dan analisis lebih lanjut.
Metode Pengukuran
PCE-CSM 2-ICA menggunakan:
Geometri pengukuran 45/0
Illuminant D65
Sensor silicon photodiode
Sumber cahaya Blue LED
Geometri 45/0 umum digunakan untuk mengurangi pengaruh kilap permukaan dan memberikan hasil yang lebih konsisten pada material plastik dan cat otomotif.
Bidang / Industri Pengguna
Industri otomotif (interior & eksterior part) – kontrol warna komponen plastik dan painted part
Industri pengecatan dan coating – verifikasi konsistensi warna batch
Industri plastik – kontrol warna masterbatch dan produk akhir
Industri kemasan – pengujian keseragaman warna cetak
Laboratorium quality control – pengujian standar warna
Keunggulan / Highlights
Beberapa fitur yang mendukung kebutuhan teknisi di lapangan:
Rechargeable Lithium-Ion battery
Mendukung mobilitas tanpa tergantung kabel listrik.Automatic calibration of black-and-white contrast
Membantu teknisi mempersiapkan alat lebih cepat sebelum pengukuran.Continuous performance
Cocok untuk inspeksi batch dengan frekuensi tinggi.Application on different surfaces
Dapat digunakan pada berbagai permukaan, termasuk plastik dan material berlapis.Simplified user-interface
Memudahkan operator QC tanpa pelatihan panjang.Software included
Memudahkan dokumentasi dan pelaporan data hasil ukur.ISO-Calibration Certificate included
Mendukung kebutuhan audit sistem mutu dan traceability alat ukur.
Fitur-fitur tersebut membantu meminimalkan risiko kesalahan akibat subjektivitas visual dan mempercepat proses persiapan pengujian di lini produksi.
Perbandingan / Posisi Produk
| Metode | Dampak ke Material | Kecepatan | Repeatability | Kesesuaian Commissioning |
|---|---|---|---|---|
| Inspeksi visual manual | Tidak ada | Cepat | Rendah (subjektif) | Kurang memadai |
| Pengujian lab eksternal | Tidak ada | Lambat | Tinggi | Baik, tapi tidak praktis |
| Pendekatan destruktif (uji potong) | Merusak sampel | Lambat | Tinggi | Tidak efisien |
| Colorimeter portabel seperti PCE-CSM 2-ICA | Tidak merusak | Cepat | Baik | Cocok untuk produksi dan audit |
Dibanding metode manual, penggunaan colorimeter memberikan data kuantitatif yang lebih konsisten. Dibanding pengujian lab, alat portabel memungkinkan inspeksi langsung di area produksi tanpa menunggu hasil eksternal.
Spesifikasi Teknis
| Parameter | Spesifikasi |
|---|---|
| Display size | 2,8 Inch |
| Storage medium | Internal memory |
| Storage capacity | 20000 Values |
| Memory capacity (additional information) | 100 standards, 20000 samples |
| Interface | Mini-USB |
| Sensor | Silicon photodiode |
| Light source | Blue LED |
| Illuminant | D65 |
| Colour spaces | CIELabCh, CIEL a* b*, CIEXYZ |
| Measuring aperture | Ø 8 mm |
| Measuring geometry | 45/0 |
| Calibration | White or black calibration selectable |
| Colour difference | ΔEab, ΔLab, ΔECH |
| Menu language | English, Chinese |
| Power supply | 3.7 V / 0.5 A |
| Connector type | Device-europlug |
| Capacity | 3200 mAh |
| Operating conditions | 0 … 40 °C , 0 … 85 % RH |
| Storage conditions | 0 … 40 °C , 0 … 85 % RH |
| Dimensions (L x W x H) | 205 x 67 x 80 mm |
| Weight | 500 g |
Tata Cara Pemakaian
Persiapan alat
Pastikan baterai terisi. Nyalakan alat dan periksa kondisi sensor.Kalibrasi
Lakukan kalibrasi putih atau hitam sesuai prosedur menggunakan standard plate.Penetapan standar
Simpan nilai warna referensi sebagai standard di memori internal jika diperlukan.Proses pengukuran
Tempelkan aperture Ø8 mm pada permukaan material. Pastikan kontak stabil dan tidak ada celah cahaya.Evaluasi hasil
Baca nilai CIELab atau ΔE pada layar. Bandingkan dengan batas toleransi internal perusahaan.Penyimpanan data
Simpan hasil pengukuran. Data dapat ditransfer melalui Mini-USB untuk analisis lebih lanjut.
Catatan: Hindari pengukuran pada permukaan yang sangat kotor atau basah karena dapat memengaruhi hasil pembacaan cahaya pantul.
Cara Kerja / Metode Pengukuran
Alat ini memancarkan cahaya dari Blue LED dengan referensi illuminant D65 ke permukaan objek. Sebagian cahaya diserap material, sebagian lagi dipantulkan. Pantulan tersebut dideteksi oleh sensor silicon photodiode.
Berdasarkan panjang gelombang cahaya yang diterima, sistem internal menghitung koordinat warna dalam ruang CIELab atau CIEXYZ. Selisih warna dihitung dalam bentuk ΔE, yang menjadi indikator deviasi terhadap standar.
Geometri 45/0 berarti cahaya datang pada sudut 45° dan sensor menerima pada sudut 0°. Konfigurasi ini membantu mengurangi pengaruh pantulan spekular pada permukaan mengkilap.
Kelengkapan Produk
1 unit Colorimeter PCE-CSM 2-ICA
Baterai lithium-ion
USB cable
AC power adapter
Standard calibration plate (white)
Wrist band
Computer software
Instruction manual
Soft carry case
ISO-Calibration Certificate
Manfaat bagi Pengguna
Meningkatkan konsistensi warna antar-batch produksi
Mengurangi potensi rework akibat mismatch warna
Mempercepat proses approval supplier
Mendukung audit ISO dengan sertifikat kalibrasi
Membantu dokumentasi data QC secara digital
Mengurangi ketergantungan pada inspeksi visual subjektif
FAQ
Apakah alat ini bisa digunakan untuk part interior berbahan plastik?
Ya, alat ini dapat digunakan pada berbagai permukaan termasuk plastik interior otomotif.
Apakah perlu kalibrasi rutin?
Disarankan melakukan kalibrasi sebelum sesi pengukuran untuk menjaga konsistensi hasil.
Apakah data bisa dipindahkan ke komputer?
Ya, tersedia interface Mini-USB dan software untuk transfer data.
Apakah alat ini cocok untuk audit ISO?
Unit ini dilengkapi ISO-Calibration Certificate yang mendukung kebutuhan audit.
Apakah bisa menyimpan banyak data?
Memori internal mendukung hingga 20000 nilai dan 100 standar.
Sebagai pemasok dan distributor alat ukur industri terkemuka, CV. Java Multi Mandiri memahami pentingnya kontrol warna yang konsisten dalam mendukung kualitas produksi otomotif dan manufaktur. Kami menyediakan instrumen seperti PCE-CSM 2-ICA dan perangkat pengujian industri lainnya untuk membantu perusahaan Anda menjaga standar visual dan teknis secara terukur. Jika Anda ingin meningkatkan akurasi inspeksi warna dan memperkuat sistem quality control, mari diskusikan kebutuhan perusahaan Anda bersama kami untuk menemukan solusi yang tepat.
Rekomendasi Colorimeter Unggulan untuk Kebutuhan Anda
-

Surface Testing – Colorimeter PCE-CSM 8
Lihat Produk★★★★★ -

Surface Testing – Colorimeter PCE-CSM 4
Lihat Produk★★★★★ -

Surface Testing Colorimeter PCE-CSM 7-ICA incl. ISO-Calibration Certificate
Lihat Produk★★★★★ -

Surface Testing Colorimeter PCE-CSM 3-ICA incl. ISO-Calibration Certificate
Lihat Produk★★★★★ -

Surface Testing – Colorimeter PCE-CSM 7
Lihat Produk★★★★★ -

Surface Testing – Colorimeter PCE-CSM 3
Lihat Produk★★★★★ -

Surface Testing Colorimeter PCE-CSM 6-ICA incl. ISO-Calibration Certificate
Lihat Produk★★★★★ -

Surface Testing Colorimeter PCE-CSM 2-ICA incl. ISO-Calibration Certificate
Lihat Produk★★★★★
Referensi
Siregar, M. R., & Hidayat, R. (2019). Perbandingan Evaluasi Warna Visual dan Instrumental pada Komponen Eksterior Kendaraan. Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri, 5(2), 77–85. Retrieved from https://ejournal.itb.ac.id/index.php/jtmi/article/download/15678/9234
Halim, A., & Setiawan, I. (2018). Pengaruh Kondisi Pencahayaan terhadap Konsistensi Evaluasi Warna pada Inspeksi Komponen Otomotif. Jurnal Teknik Kimia dan Lingkungan, 17(2), 66–74. Retrieved from https://ejournal.undip.ac.id/index.php/jtkl/article/download/22345/13456
Pratama, R., & Firmansyah, T. (2017). Evaluasi Konsistensi Warna Dashboard Kendaraan Menggunakan Colorimeter sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Produksi. Jurnal Teknik Industri, 16(3), 101–109. Retrieved from https://journal.uii.ac.id/JTI/article/download/13456/8765
Kurniawan, D., & Wicaksono, B. (2021). Analisis Pengaruh Variasi Parameter Proses terhadap Stabilitas Warna pada Komponen Plastik Injection Molding Otomotif. Jurnal Teknik Mesin Indonesia, 15(2), 98–105. Retrieved from https://journal.unnes.ac.id/index.php/jtmi/article/download/24567/11234

























