Teknisi percetakan Indonesia menggunakan colorimeter PCE-CSM 20 untuk mengukur warna hasil cetak pada karton kemasan di area produksi mesin offset.

PCE-CSM 20 – Colorimeter 8 mm D/8 | Kontrol Warna Presisi Industri

Daftar Isi

Dalam industri percetakan komersial, konsistensi warna bukan sekadar persoalan estetika. Perbedaan kecil pada nilai ΔE dapat berdampak pada penolakan produk, klaim pelanggan, hingga pengulangan produksi yang menggerus margin. Tantangan semakin kompleks ketika produksi melibatkan berbagai substrat—kertas art paper, duplex, karton kemasan, hingga material berlapis UV—yang masing-masing memiliki karakter reflektansi berbeda.

Pengukuran warna secara visual atau mengandalkan perbandingan sampel manual sering kali tidak cukup. Faktor pencahayaan, sudut pandang, dan kelelahan mata operator dapat memicu inkonsistensi evaluasi. Tanpa alat ukur yang terstandarisasi dan repeatable, proses quality control menjadi rentan terhadap variasi. Di sinilah peran colorimeter/spektrofotometer portabel seperti PCE-CSM 20 menjadi krusial untuk memastikan warna tercetak sesuai standar referensi, baik dalam proses pre-press, running produksi, maupun final inspection.

Deskripsi Singkat PCE-CSM 20

PCE-CSM 20 adalah colorimeter berbasis prinsip spektrofotometri dengan geometri pengukuran 8°/d (diffuse illumination, 8° viewing angle). Alat ini dirancang untuk pengukuran warna reflektansi dengan aperture 8 mm dan mendukung mode SCI (Specular Component Included) serta SCE (Specular Component Excluded).

Dengan rentang panjang gelombang 400–700 nm dan interval 10 nm, perangkat ini mampu menampilkan data spektrum, nilai warna dalam berbagai color space (CIE Lab, XYZ, LCh, CIE LUV, Hunter Lab), serta perhitungan perbedaan warna seperti ΔEab, ΔE94, ΔEcmc, dan ΔE00. Data dapat ditransfer melalui USB ke perangkat lunak PC untuk analisis lebih lanjut.

Desainnya portabel dengan baterai Li-ion terintegrasi, layar TFT 3.5 inci sentuh kapasitif, serta kapasitas penyimpanan hingga 2.000 standar dan 20.000 sampel. Kombinasi ini menjadikannya relevan untuk lini produksi percetakan yang membutuhkan pengukuran cepat, konsisten, dan terdokumentasi.

Fungsi & Kegunaan Produk

Fungsi Utama

  • Mengukur spektrum reflektansi permukaan (400–700 nm).

  • Menghitung nilai warna dalam berbagai color space.

  • Menghitung perbedaan warna (ΔE) antara standar dan sampel.

  • Menampilkan hasil PASS/FAIL berdasarkan toleransi yang ditentukan.

  • Menyimpan dan mengelola data pengukuran.

Kegunaan Spesifik di Industri Percetakan

  1. Sebelum Produksi (Pre-Press & Setup)

    • Verifikasi warna proof terhadap standar referensi.

    • Penyesuaian formulasi tinta berdasarkan nilai Lab dan ΔE.

  2. Saat Produksi (In-Process Control)

    • Monitoring warna cetak secara periodik di mesin offset atau digital.

    • Membandingkan hasil cetak dengan standar master.

    • Penggunaan mode average measurement untuk area cetak besar atau tidak seragam.

  3. Setelah Produksi (Final QC)

    • Validasi konsistensi warna antar batch.

    • Dokumentasi nilai warna untuk keperluan audit pelanggan.

Mode Pengukuran

  • Single Measurement: Pengukuran satu kali untuk evaluasi cepat.

  • Average Measurement: Pengukuran rata-rata 2–99 kali untuk permukaan besar atau variasi warna tidak homogen.

  • SCI / SCE:

    • SCI: Termasuk komponen kilap (cocok untuk evaluasi total reflektansi).

    • SCE: Mengabaikan kilap, lebih representatif terhadap persepsi visual pada permukaan glossy.

Bidang / Industri Pengguna

  • Percetakan komersial dan kemasan: Kontrol warna cetak pada karton, label, dan fleksibel.

  • Industri tinta dan coating: Validasi warna formulasi.

  • Industri plastik: Evaluasi warna masterbatch.

  • Tekstil: Kontrol kesesuaian warna kain.

  • Industri cat dan pelapis: Standarisasi warna finishing.

Keunggulan / Highlights

Beberapa keunggulan praktis bagi teknisi QC dan operator produksi:

  • Geometri 8°/d sesuai standar CIE untuk evaluasi warna industri.

  • Mendukung SCI & SCE untuk fleksibilitas evaluasi kilap dan non-kilap.

  • Repeatability hingga ΔE*ab ≤ 0.06 (MAV/SCI) pada model CSM 20.

  • Inter-instrument error ΔE*ab ≤ 0.4.

  • Waktu ukur sekitar 2.6 detik.

  • Kapasitas penyimpanan besar: 2.000 standar dan 20.000 sampel.

  • Baterai Li-ion untuk penggunaan lapangan tanpa ketergantungan listrik langsung.

  • Fungsi kamera untuk membantu penentuan titik ukur.

Keunggulan ini membantu:

  • Meminimalkan risiko salah evaluasi visual.

  • Mempercepat pengambilan keputusan di lini produksi.

  • Mengurangi rework akibat deviasi warna yang tidak terdeteksi.

Perbandingan / Posisi Produk

MetodeDampak ke MaterialKecepatanRepeatabilityKesesuaian Commissioning
Visual manualTidak merusakCepatRendah (subjektif)Tidak terstandarisasi
Color chart manualTidak merusakSedangTerbatasTerbatas
Spektrofotometer portabel (PCE-CSM 20)Tidak merusak±2.6 detikΔE*ab ≤ 0.06Sesuai standar CIE & ASTM

Pendekatan destruktif atau sampling laboratorium yang memerlukan potongan material tidak diperlukan karena pengukuran bersifat non-destruktif dan kontak langsung dengan permukaan.

Spesifikasi Teknis

ParameterSpesifikasi
Geometri Pengukuran8° / d
Ukuran Integrating Sphere48 mm
Sumber CahayaCombined LED Light
Mode SpektrofotometriConcave grating
Sensor256 Image Element Double Array CMOS
Rentang Panjang Gelombang400–700 nm
Interval Panjang Gelombang10 nm
Rentang Reflektansi0–200%
ApertureSingle aperture 8 mm
Komponen SpekularSCI & SCE
Color SpaceCIE Lab, XYZ, Yxy, LCh, CIE LUV, Hunter LAB
Formula ΔEΔEab, ΔEuv, ΔE94, ΔEcmc(2:1), ΔEcmc(1:1), ΔE00v, ΔE(Hunter)
Observer Angle2° / 10°
IlluminantD65, A, C, D50
Waktu Ukur2.6 s
RepeatabilityMAV/SCI: ΔE* ≤ 0.06
Inter-instrument ErrorMAV/SCI: ΔE* ≤ 0.4
Penyimpanan Data2.000 standar, 20.000 sampel
Dimensi184 × 77 × 105 mm
Berat600 g
Layar3.5-inch TFT color LCD, capacitive touchscreen
AntarmukaUSB
Kondisi Operasi0–40°C, 0–85% RH non-condensing

Tata Cara Pemakaian

  1. Persiapan Alat

    • Pastikan baterai terisi.

    • Nyalakan alat melalui power switch.

  2. Kalibrasi

    • Lakukan white calibration menggunakan pelat putih.

    • Lanjutkan dengan black calibration menggunakan pelat hitam.

    • Pastikan kalibrasi masih dalam masa valid.

  3. Pengaturan Mode

    • Pilih mode SCI atau SCE.

    • Tentukan color space dan illuminant sesuai standar produksi.

  4. Proses Pengukuran

    • Tempelkan aperture 8 mm pada permukaan cetak.

    • Tekan tombol ukur, tunggu ±2.6 detik hingga hasil muncul.

  5. Penyimpanan Data

    • Simpan otomatis atau manual sesuai pengaturan.

    • Beri nama standar/sampel untuk pelacakan.

  6. Transfer Data

    • Hubungkan ke PC melalui USB untuk analisis lanjutan.

Catatan: Kalibrasi ulang direkomendasikan bila kondisi lingkungan berubah signifikan atau lebih dari 24 jam sejak kalibrasi terakhir.

Cara Kerja / Metode Pengukuran

PCE-CSM 20 menggunakan sistem pencahayaan difus (d/8) dengan concave grating untuk memisahkan panjang gelombang cahaya. Cahaya LED diproyeksikan ke permukaan sampel, kemudian cahaya pantul ditangkap oleh sensor CMOS 256 elemen.

Alat menganalisis intensitas reflektansi pada interval 10 nm dari 400–700 nm. Dari data spektral ini dihitung parameter warna dalam color space tertentu serta perbedaan warna terhadap standar.

Mode SCI menyertakan komponen kilap, sedangkan SCE mengecualikannya melalui mekanisme optical trap. Hal ini membantu teknisi membedakan perubahan warna akibat pigmen dari efek kilap permukaan.

Kelengkapan Produk

  • Unit utama PCE-CSM 20

  • Built-in Li-ion battery

  • Power adapter

  • White dan black calibration cavity

  • Dust cover

  • PC software

  • User manual

Manfaat bagi Pengguna

  • Efisiensi kerja: Waktu ukur singkat mempercepat approval warna.

  • Peningkatan kualitas: Data numerik objektif mengurangi subjektivitas.

  • Penghematan biaya: Mengurangi risiko cetak ulang akibat mismatch warna.

  • Pengurangan kesalahan: Sistem toleransi dan PASS/FAIL membantu keputusan cepat.

FAQ

Apakah alat ini bisa digunakan untuk kertas glossy?
Ya. Mode SCI dan SCE memungkinkan evaluasi dengan atau tanpa pengaruh kilap.

Apakah perlu kalibrasi rutin?
Ya. Disarankan kalibrasi ulang jika melewati 24 jam atau kondisi lingkungan berubah.

Apakah bisa menyimpan banyak data produksi?
Ya. Dapat menyimpan hingga 20.000 data sampel dan 2.000 standar.

Apakah alat ini portabel untuk dibawa ke mesin cetak?
Ya. Menggunakan baterai Li-ion internal dan berat sekitar 600 g.

Sebagai pemasok dan distributor alat laboratorium terkemuka, CV. Java Multi Mandiri memahami pentingnya kontrol warna yang presisi dalam industri percetakan dan manufaktur. Kami mengkhususkan diri dalam melayani klien bisnis dan aplikasi industri, menyediakan instrumen berkualitas seperti PCE-CSM 20 serta perangkat pengujian dan laboratorium lainnya untuk membantu perusahaan Anda menjaga konsistensi warna, meningkatkan kontrol mutu, dan memenuhi standar internasional. Jika Anda ingin meningkatkan akurasi evaluasi warna dalam proses produksi, mari diskusikan kebutuhan perusahaan Anda bersama kami untuk menemukan solusi yang tepat.

Rekomendasi Colorimeter Unggulan untuk Kebutuhan Anda

Referensi

Bagikan artikel ini

Butuh Bantuan Pilih Alat?

Author picture

Tim customer service CV. Java Multi Mandiri siap melayani Anda!

Konsultasi gratis alat ukur dan uji yang sesuai kebutuhan Anda. Segera hubungi kami.