Dalam industri makanan ekspor, konsistensi warna bukan sekadar estetika. Warna daging yang terlalu gelap, tingkat kematangan pisang yang tidak seragam, atau warna saus yang melenceng dari standar bisa berujung pada penolakan produk di negara tujuan. Perbedaan kecil yang sulit dilihat mata sering kali terdeteksi saat audit kualitas atau inspeksi pembeli internasional.
Tanpa sistem pengukuran warna yang objektif, penilaian visual sangat bergantung pada pencahayaan, kelelahan operator, dan persepsi individu. Risiko yang muncul bukan hanya komplain pelanggan, tetapi juga klaim kualitas, retur produk, hingga kerugian reputasi. Di sinilah kebutuhan akan colorimeter presisi seperti PCE-CSM 4 menjadi relevan: alat ukur warna yang memberikan data numerik terstandar untuk memastikan konsistensi produk dari lini produksi hingga pengiriman.
Deskripsi Singkat PCE-CSM 4
PCE-CSM 4 adalah colorimeter profesional untuk pengukuran warna berbasis sistem CIE, dirancang untuk kebutuhan quality control di industri. Alat ini menggunakan sumber cahaya D65 dengan LED dan sensor silikon photodiode untuk mendeteksi pantulan cahaya dari permukaan objek, kemudian mengonversinya menjadi nilai numerik seperti Lab*, LabCh, dan XYZ.
Model PCE-CSM 4 memiliki measuring aperture berdiameter 20 mm, sehingga cocok untuk permukaan produk pangan yang relatif lebih luas seperti potongan daging, buah utuh, atau produk olahan dengan area pengukuran besar.
Dilengkapi fitur kalibrasi otomatis hitam dan putih serta memori internal hingga 100 standar dan 20.000 sampel, alat ini membantu tim QC memastikan konsistensi warna produk secara terukur dan terdokumentasi.
Fungsi & Kegunaan Produk
Fungsi Utama
Mengukur parameter warna dalam sistem CIE LabCh, CIE Lab*, dan CIE XYZ
Menghitung perbedaan warna menggunakan ΔEab, ΔLab, dan ΔECH
Membandingkan sampel terhadap standar referensi
Menyimpan dan mentransfer data ke komputer melalui USB
Kegunaan Spesifik di Industri Makanan Ekspor
Verifikasi warna daging sebelum dan sesudah pendinginan
Penentuan tingkat kematangan buah berdasarkan nilai L*, a*, b*
Pengujian konsistensi warna saus, pasta, atau produk olahan
Pemeriksaan warna permukaan produk sebelum pengemasan
Skenario Penggunaan
Sebelum produksi:
Menetapkan standar warna referensi sebagai “Standard Measurement”.
Saat produksi:
Melakukan pengukuran sampel (Sample Measurement) dan membandingkan nilai ΔE terhadap standar.
Sesudah produksi:
Menyimpan data sebagai dokumentasi audit atau klaim kualitas.
Mode Pengukuran
Standard Measurement: pengukuran acuan awal.
Sample Measurement: pengukuran pembanding terhadap standar, dengan tampilan deviasi dan indikasi Pass/Fail berbasis toleransi ΔE.
Averaging mode: rata-rata beberapa pengukuran untuk meningkatkan konsistensi.
Bidang / Industri Pengguna
Industri pengolahan daging – sebagai alat verifikasi warna produk sebelum ekspor.
Industri buah dan hortikultura – sebagai indikator tingkat kematangan.
Industri saus dan produk olahan – untuk menjaga keseragaman warna antar batch.
Laboratorium QC pangan – sebagai instrumen dokumentasi warna terstandar.
Industri kemasan makanan – untuk kontrol warna permukaan kemasan plastik.
Keunggulan / Highlights
Kalibrasi hitam dan putih untuk menjaga akurasi pengukuran
Repeatability dengan deviasi standar dalam ΔE*ab 0.08
Penyimpanan hingga 20.000 sampel, memudahkan pelacakan batch
Indikator toleransi berbasis ΔE untuk keputusan cepat lulus/gagal
Desain ergonomis dan user interface sederhana
Baterai Li-ion 3.7 V 3200 mAh, hingga ±5.000 pengukuran per pengisian
Perbandingan / Posisi Produk
| Metode | Dampak ke Material | Kecepatan | Repeatability | Kesesuaian QC Ekspor |
|---|---|---|---|---|
| Penilaian visual | Tidak merusak | Cepat | Rendah | Kurang konsisten |
| Alat konvensional tanpa memori | Tidak merusak | Sedang | Sedang | Dokumentasi terbatas |
| Metode destruktif lab | Merusak sampel | Lambat | Tinggi | Tidak praktis untuk lini produksi |
| PCE-CSM 4 | Tidak merusak | ±1 detik per ukur | ΔE*ab 0.08 | Cocok untuk QC rutin |
Spesifikasi Teknis
| Parameter | Spesifikasi |
|---|---|
| Measuring aperture | 20 mm (PCE-CSM 4) |
| Geometri | 45°/0 |
| Sensor | Silicon photoelectric diode |
| Colour space | CIELabCh; CIELab*; CIEXYZ |
| Colour difference formula | ΔEab; ΔLab; ΔECH |
| Light source | D65 |
| Light source device | LED blue light |
| Storage | 100 standard samples, 20.000 test samples |
| Repeatability | SD within ΔE*ab 0.08 |
| Power supply | Rechargeable lithium-ion battery 3.7 V @ 3200 mAh |
| Charging time | 8 hours |
| Battery life | Approx. 5.000 measurements |
| Lamp life | 5 years, >1.6 million measurements |
| Temperature range | 0 … +40 °C |
| Relative humidity | 0 … 85 %, non-condensing |
| Dimensions | 205 x 67 x 80 mm |
| Weight | 500 g |
Tata Cara Pemakaian
Persiapan alat: pastikan baterai terisi atau terhubung adaptor.
Nyalakan alat dengan tombol On/Off.
Lakukan kalibrasi putih menggunakan white calibration plate, lalu kalibrasi hitam.
Arahkan aperture ke permukaan produk.
Tekan dan tahan tombol pengujian, lepaskan untuk mulai ukur.
Simpan hasil atau bandingkan dengan standar.
Transfer data ke PC bila diperlukan.
Catatan: hindari perubahan suhu dan kelembapan ekstrem saat pengukuran.
Cara Kerja / Metode Pengukuran
Alat memancarkan cahaya standar D65 ke permukaan objek. Sebagian cahaya diserap dan sebagian dipantulkan. Sensor silikon photodiode menangkap pantulan tersebut dan mengubahnya menjadi data numerik warna.
Geometri 45°/0 membantu meminimalkan pengaruh kilap permukaan. Dengan aperture 20 mm, area pengukuran cukup luas untuk memberikan representasi warna yang stabil pada produk pangan berpermukaan besar.
Kelengkapan Produk
1 x Colorimeter PCE-CSM 4
1 x USB cable
1 x aluminium transportation case
1 x battery
1 x adapter
1 x wrist band
1 x standard calibration plate (white)
1 x computer software
1 x instruction manual
Manfaat bagi Pengguna
Membantu teknisi QC mengambil keputusan berbasis data
Meminimalkan risiko penolakan produk ekspor
Mempercepat proses inspeksi warna di lini produksi
Meningkatkan konsistensi antar batch produksi
Mendukung dokumentasi audit dan klaim kualitas
FAQ
Apakah alat ini bisa digunakan pada produk basah seperti daging?
Ya, desain pengukuran memungkinkan pengukuran pada berbagai permukaan termasuk makanan.
Apakah perlu kalibrasi rutin?
Disarankan melakukan kalibrasi saat pertama kali digunakan, setelah perubahan lingkungan, atau saat hasil dirasa tidak akurat.
Apakah data bisa dipindahkan ke komputer?
Ya, melalui koneksi USB ke PC.
Berapa lama waktu satu kali pengukuran?
Sekitar ±1 detik per pengukuran.
Sebagai pemasok dan distributor alat laboratorium terkemuka, CV. Java Multi Mandiri memahami pentingnya kontrol warna dalam industri makanan ekspor. Kami menyediakan instrumen pengukuran seperti PCE-CSM 4 dan perangkat laboratorium lainnya untuk membantu perusahaan Anda menjaga konsistensi mutu, meminimalkan risiko klaim, dan memenuhi standar kualitas internasional. Mari diskusikan kebutuhan perusahaan Anda bersama kami untuk menemukan solusi pengukuran warna yang tepat.
Rekomendasi Colorimeter Unggulan untuk Kebutuhan Anda
-

Surface Testing – Colorimeter PCE-CSM 8
Lihat Produk★★★★★ -

Surface Testing – Colorimeter PCE-CSM 4
Lihat Produk★★★★★ -

Surface Testing Colorimeter PCE-CSM 7-ICA incl. ISO-Calibration Certificate
Lihat Produk★★★★★ -

Surface Testing Colorimeter PCE-CSM 3-ICA incl. ISO-Calibration Certificate
Lihat Produk★★★★★ -

Surface Testing – Colorimeter PCE-CSM 7
Lihat Produk★★★★★ -

Surface Testing – Colorimeter PCE-CSM 3
Lihat Produk★★★★★ -

Surface Testing Colorimeter PCE-CSM 6-ICA incl. ISO-Calibration Certificate
Lihat Produk★★★★★ -

Surface Testing Colorimeter PCE-CSM 2-ICA incl. ISO-Calibration Certificate
Lihat Produk★★★★★
Referensi
- Tauhid, K. (2024). EVALUASI MUTU VISUAL PRODUK PANGAN MENGGUNAKAN MODEL WARNA CIE-LAB DAN TEKNOLOGI NIR. Karimah Tauhid Journal, 3(7), 145–152. Retrieved from https://ojs.unida.info/karimahtauhid/article/download/14075/5464
- Pratiwi, R., & Santoso, B. (2021). ANALISIS PERUBAHAN WARNA PADA SAYURAN SELAMA PENYIMPANAN DENGAN METODE CIE Lab. Jurnal Teknologi Hasil Pertanian, 14(2), 95–102. Retrieved from https://journal.universitasbumigora.ac.id/jtmp/article/download/4776/1919*
- Suryaningrum, T. D., & Susanto, E. (2020). ANALISIS KARAKTERISTIK WARNA PADA PRODUK HORTIKULTURA MENGGUNAKAN CHROMAMETER. Jurnal Penelitian Saintek, 25(1), 21–29. Retrieved from https://journal.uny.ac.id/index.php/saintek/article/view/47930

























