Teknisi QC Indonesia menggunakan colorimeter PCE-CSM 4 untuk mengukur warna daging segar di area produksi pabrik makanan ekspor.

PCE-CSM 4 – Colorimeter Aperture 20 mm | Kontrol Warna Presisi Untuk Industri Makanan Ekspor

Daftar Isi

Dalam industri makanan ekspor, konsistensi warna bukan sekadar estetika. Warna daging yang terlalu gelap, tingkat kematangan pisang yang tidak seragam, atau warna saus yang melenceng dari standar bisa berujung pada penolakan produk di negara tujuan. Perbedaan kecil yang sulit dilihat mata sering kali terdeteksi saat audit kualitas atau inspeksi pembeli internasional.

Tanpa sistem pengukuran warna yang objektif, penilaian visual sangat bergantung pada pencahayaan, kelelahan operator, dan persepsi individu. Risiko yang muncul bukan hanya komplain pelanggan, tetapi juga klaim kualitas, retur produk, hingga kerugian reputasi. Di sinilah kebutuhan akan colorimeter presisi seperti PCE-CSM 4 menjadi relevan: alat ukur warna yang memberikan data numerik terstandar untuk memastikan konsistensi produk dari lini produksi hingga pengiriman.

Deskripsi Singkat PCE-CSM 4

PCE-CSM 4 adalah colorimeter profesional untuk pengukuran warna berbasis sistem CIE, dirancang untuk kebutuhan quality control di industri. Alat ini menggunakan sumber cahaya D65 dengan LED dan sensor silikon photodiode untuk mendeteksi pantulan cahaya dari permukaan objek, kemudian mengonversinya menjadi nilai numerik seperti Lab*, LabCh, dan XYZ.

Model PCE-CSM 4 memiliki measuring aperture berdiameter 20 mm, sehingga cocok untuk permukaan produk pangan yang relatif lebih luas seperti potongan daging, buah utuh, atau produk olahan dengan area pengukuran besar.

Dilengkapi fitur kalibrasi otomatis hitam dan putih serta memori internal hingga 100 standar dan 20.000 sampel, alat ini membantu tim QC memastikan konsistensi warna produk secara terukur dan terdokumentasi.

Fungsi & Kegunaan Produk

Fungsi Utama

  • Mengukur parameter warna dalam sistem CIE LabCh, CIE Lab*, dan CIE XYZ

  • Menghitung perbedaan warna menggunakan ΔEab, ΔLab, dan ΔECH

  • Membandingkan sampel terhadap standar referensi

  • Menyimpan dan mentransfer data ke komputer melalui USB

Kegunaan Spesifik di Industri Makanan Ekspor

  • Verifikasi warna daging sebelum dan sesudah pendinginan

  • Penentuan tingkat kematangan buah berdasarkan nilai L*, a*, b*

  • Pengujian konsistensi warna saus, pasta, atau produk olahan

  • Pemeriksaan warna permukaan produk sebelum pengemasan

Skenario Penggunaan

Sebelum produksi:

  • Menetapkan standar warna referensi sebagai “Standard Measurement”.

Saat produksi:

  • Melakukan pengukuran sampel (Sample Measurement) dan membandingkan nilai ΔE terhadap standar.

Sesudah produksi:

  • Menyimpan data sebagai dokumentasi audit atau klaim kualitas.

Mode Pengukuran

  • Standard Measurement: pengukuran acuan awal.

  • Sample Measurement: pengukuran pembanding terhadap standar, dengan tampilan deviasi dan indikasi Pass/Fail berbasis toleransi ΔE.

  • Averaging mode: rata-rata beberapa pengukuran untuk meningkatkan konsistensi.

Bidang / Industri Pengguna

  • Industri pengolahan daging – sebagai alat verifikasi warna produk sebelum ekspor.

  • Industri buah dan hortikultura – sebagai indikator tingkat kematangan.

  • Industri saus dan produk olahan – untuk menjaga keseragaman warna antar batch.

  • Laboratorium QC pangan – sebagai instrumen dokumentasi warna terstandar.

  • Industri kemasan makanan – untuk kontrol warna permukaan kemasan plastik.

Keunggulan / Highlights

  • Kalibrasi hitam dan putih untuk menjaga akurasi pengukuran

  • Repeatability dengan deviasi standar dalam ΔE*ab 0.08

  • Penyimpanan hingga 20.000 sampel, memudahkan pelacakan batch

  • Indikator toleransi berbasis ΔE untuk keputusan cepat lulus/gagal

  • Desain ergonomis dan user interface sederhana

  • Baterai Li-ion 3.7 V 3200 mAh, hingga ±5.000 pengukuran per pengisian

Perbandingan / Posisi Produk

MetodeDampak ke MaterialKecepatanRepeatabilityKesesuaian QC Ekspor
Penilaian visualTidak merusakCepatRendahKurang konsisten
Alat konvensional tanpa memoriTidak merusakSedangSedangDokumentasi terbatas
Metode destruktif labMerusak sampelLambatTinggiTidak praktis untuk lini produksi
PCE-CSM 4Tidak merusak±1 detik per ukurΔE*ab 0.08Cocok untuk QC rutin

Spesifikasi Teknis

ParameterSpesifikasi
Measuring aperture20 mm (PCE-CSM 4)
Geometri45°/0
SensorSilicon photoelectric diode
Colour spaceCIELabCh; CIELab*; CIEXYZ
Colour difference formulaΔEab; ΔLab; ΔECH
Light sourceD65
Light source deviceLED blue light
Storage100 standard samples, 20.000 test samples
RepeatabilitySD within ΔE*ab 0.08
Power supplyRechargeable lithium-ion battery 3.7 V @ 3200 mAh
Charging time8 hours
Battery lifeApprox. 5.000 measurements
Lamp life5 years, >1.6 million measurements
Temperature range0 … +40 °C
Relative humidity0 … 85 %, non-condensing
Dimensions205 x 67 x 80 mm
Weight500 g

Tata Cara Pemakaian

  1. Persiapan alat: pastikan baterai terisi atau terhubung adaptor.

  2. Nyalakan alat dengan tombol On/Off.

  3. Lakukan kalibrasi putih menggunakan white calibration plate, lalu kalibrasi hitam.

  4. Arahkan aperture ke permukaan produk.

  5. Tekan dan tahan tombol pengujian, lepaskan untuk mulai ukur.

  6. Simpan hasil atau bandingkan dengan standar.

  7. Transfer data ke PC bila diperlukan.

Catatan: hindari perubahan suhu dan kelembapan ekstrem saat pengukuran.

Cara Kerja / Metode Pengukuran

Alat memancarkan cahaya standar D65 ke permukaan objek. Sebagian cahaya diserap dan sebagian dipantulkan. Sensor silikon photodiode menangkap pantulan tersebut dan mengubahnya menjadi data numerik warna.

Geometri 45°/0 membantu meminimalkan pengaruh kilap permukaan. Dengan aperture 20 mm, area pengukuran cukup luas untuk memberikan representasi warna yang stabil pada produk pangan berpermukaan besar.

Kelengkapan Produk

  • 1 x Colorimeter PCE-CSM 4

  • 1 x USB cable

  • 1 x aluminium transportation case

  • 1 x battery

  • 1 x adapter

  • 1 x wrist band

  • 1 x standard calibration plate (white)

  • 1 x computer software

  • 1 x instruction manual

Manfaat bagi Pengguna

  • Membantu teknisi QC mengambil keputusan berbasis data

  • Meminimalkan risiko penolakan produk ekspor

  • Mempercepat proses inspeksi warna di lini produksi

  • Meningkatkan konsistensi antar batch produksi

  • Mendukung dokumentasi audit dan klaim kualitas

FAQ

Apakah alat ini bisa digunakan pada produk basah seperti daging?
Ya, desain pengukuran memungkinkan pengukuran pada berbagai permukaan termasuk makanan.

Apakah perlu kalibrasi rutin?
Disarankan melakukan kalibrasi saat pertama kali digunakan, setelah perubahan lingkungan, atau saat hasil dirasa tidak akurat.

Apakah data bisa dipindahkan ke komputer?
Ya, melalui koneksi USB ke PC.

Berapa lama waktu satu kali pengukuran?
Sekitar ±1 detik per pengukuran.

Sebagai pemasok dan distributor alat laboratorium terkemuka, CV. Java Multi Mandiri memahami pentingnya kontrol warna dalam industri makanan ekspor. Kami menyediakan instrumen pengukuran seperti PCE-CSM 4 dan perangkat laboratorium lainnya untuk membantu perusahaan Anda menjaga konsistensi mutu, meminimalkan risiko klaim, dan memenuhi standar kualitas internasional. Mari diskusikan kebutuhan perusahaan Anda bersama kami untuk menemukan solusi pengukuran warna yang tepat.

Rekomendasi Colorimeter Unggulan untuk Kebutuhan Anda

Referensi

Bagikan artikel ini

Butuh Bantuan Pilih Alat?

Author picture

Tim customer service CV. Java Multi Mandiri siap melayani Anda!

Konsultasi gratis alat ukur dan uji yang sesuai kebutuhan Anda. Segera hubungi kami.