Dalam industri aerospace, warna bukan sekadar estetika. Perbedaan rona pada panel interior kabin, coating komponen komposit, hingga marking keselamatan dapat menjadi indikator ketidakkonsistenan proses, variasi batch material, atau deviasi pada parameter curing dan finishing. Di lingkungan produksi yang ketat terhadap standar mutu dan traceability, deviasi warna sekecil apa pun bisa berujung pada rework, penolakan komponen, bahkan keterlambatan pengiriman.
Masalahnya, inspeksi visual sangat bergantung pada persepsi individu dan kondisi pencahayaan. Tanpa alat ukur yang terstandar, keputusan lulus/gagal menjadi subjektif dan sulit direplikasi. Di sinilah colorimeter berperan penting: menghadirkan data numerik yang konsisten, dapat dibandingkan lintas waktu dan lokasi, serta mendukung sistem quality control berbasis parameter objektif.
Deskripsi Singkat PCE-CSM 5
PCE-CSM 5 adalah colorimeter portabel yang dirancang untuk kebutuhan quality control dengan pendekatan pengukuran warna berbasis standar internasional. Alat ini menggunakan geometri pengukuran 8°/d dan sensor silicon photoelectric diode untuk menangkap respons warna permukaan secara terukur.
Perangkat ini mendukung berbagai ruang warna seperti CIE Lab*, XYZ, RGB, Luv*, serta CIE LCH, lengkap dengan berbagai formula perhitungan perbedaan warna (ΔE). Hasil pengukuran dapat disimpan sebagai nilai referensi (standard) dan dibandingkan dengan sampel berikutnya secara langsung, termasuk tampilan deviasi dan indikator PASS/FAIL.
Dengan memori internal hingga 100 referensi dan 20.000 sampel serta konektivitas USB/RS-232 ke PC, PCE-CSM 5 mendukung sistem dokumentasi dan analisis warna yang terintegrasi dalam proses produksi aerospace.
Fungsi & Kegunaan Produk
Fungsi Utama
Mengukur parameter warna permukaan dalam berbagai ruang warna standar.
Menghitung perbedaan warna (color difference) terhadap nilai referensi.
Menampilkan hasil dalam bentuk nilai numerik dan grafik deviasi.
Memberikan indikasi PASS/FAIL berdasarkan toleransi ΔE yang ditetapkan.
Kegunaan Spesifik di Lapangan
Dalam konteks aerospace, PCE-CSM 5 dapat digunakan untuk:
Verifikasi warna coating pada panel interior dan komponen struktural.
Inspeksi konsistensi warna komponen plastik injection molding.
Kontrol warna pada proses painting dan powder coating.
Pemeriksaan whiteness/yellowness pada material tertentu.
Evaluasi color fastness dan staining fastness pada material tekstil interior.
Skenario Penggunaan
Sebelum pekerjaan:
Menetapkan satu hasil pengukuran sebagai standard measurement.
Mengatur toleransi ΔE sesuai spesifikasi engineering.
Saat pekerjaan:
Mengukur sampel produksi secara berkala.
Membandingkan hasil dengan referensi dan memantau deviasi secara real-time.
Sesudah pekerjaan:
Menyimpan data pengukuran sebagai bagian dari dokumentasi batch.
Mengekspor data ke PC untuk analisis dan pelaporan audit.
Mode Pengukuran
Standard Measurement: hasil pertama dijadikan referensi.
Sample Measurement: pengukuran berikutnya dibandingkan dengan referensi.
White & Black Calibration: memastikan stabilitas dan akurasi sebelum pengukuran.
Pemilihan Light Source: D65, D50, A, C, F2, F6, F7, F8, F10, F11, F12.
Pemilihan Color Space: LabCH*, Lab*, XYZ, RGB, Luv*, Whiteness & Yellowness, Color Fastness, Staining Fastness.
Bidang / Industri Pengguna
Industri Aerospace – untuk kontrol kualitas coating, interior, dan marking keselamatan.
Industri Manufaktur Komposit – sebagai alat verifikasi warna panel dan laminasi.
Industri Otomotif – kontrol warna body dan interior.
Industri Plastik & Injection Molding – memastikan konsistensi warna produk.
Industri Tekstil Teknis – pengujian color fastness dan staining fastness.
Laboratorium QC – sebagai alat ukur objektif untuk pengendalian mutu warna.
Keunggulan / Highlights
Beberapa keunggulan praktis yang relevan untuk teknisi dan engineer:
Geometri pengukuran 8°/d yang umum digunakan untuk evaluasi warna permukaan.
Dua aperture (Ø4 mm dan Ø8 mm) yang dapat diganti sesuai ukuran area pengukuran.
Penyimpanan hingga 100 standar dan 20.000 sampel, membantu dokumentasi batch.
Tampilan PASS/FAIL berbasis toleransi ΔE, memudahkan keputusan cepat di lini produksi.
Waktu ukur 0,4 detik, mendukung inspeksi cepat tanpa mengganggu alur produksi.
Baterai lithium-ion 3,7 V @ 3.200 mAh dengan daya tahan lebih dari 5.000 pengukuran.
Antarmuka USB dan RS-232 untuk integrasi dengan PC atau printer.
Fitur-fitur ini membantu teknisi:
Meminimalkan risiko kesalahan visual.
Mempercepat proses approval material.
Menjaga konsistensi antar shift dan antar fasilitas produksi.
Mengurangi potensi rework akibat deviasi warna yang terlambat terdeteksi.
Perbandingan / Posisi Produk
| Metode | Dampak ke Material | Kecepatan | Repeatability | Kesesuaian Commissioning |
|---|---|---|---|---|
| Inspeksi visual manual | Tidak ada | Cepat | Rendah | Rendah |
| Alat konvensional tanpa memori | Tidak ada | Sedang | Sedang | Terbatas |
| Pendekatan destruktif (sampling) | Berpotensi rusak | Lambat | Tinggi | Tidak praktis |
| PCE-CSM 5 | Tidak ada | Cepat (0,4 s) | Tinggi (ΔE*ab ≤ 0,05 SD) | Sesuai untuk QC & commissioning |
PCE-CSM 5 menawarkan kombinasi kecepatan, repeatability, dan dokumentasi data yang lebih baik dibanding pendekatan manual atau alat yang tidak mendukung manajemen referensi dan sampel.
Spesifikasi Teknis:
| Parameter | Spesifikasi |
|---|---|
| Measuring geometry | 8°/d |
| Measuring aperture | Ø 8 mm, Ø 4 mm (exchangeable) |
| Sensor | Silicon photoelectric diode |
| Observation angle | CIE 10° |
| Measurement time | 0.4 s |
| Colour spaces | CIE Lab*, CIE XYZ, CIE RGB, CIE Luv*, CIE LCH |
| Other colour parameters | WI (E313, CIE, AATCC, Hunter), YI (D1925, 313), Colour fastness, Staining fastness, J PC79, BFD (1.5:1), FMCII |
| Colour difference formula | ΔEab, ΔLab, ΔECH, ΔECIE94, ΔEHunter |
| Light source | D65, D50, A, C, F2, F6, F7, F8, F10, F11, F12 |
| Data on display | Colorimetric value, colour difference (value/graph), PASS/FAIL result, colour offset |
| Errors between each equipment | ≤ 0.50 ΔE*ab |
| Repeatability | SD within ΔE*ab 0.05 (average of 30 measurements) |
| Storage | 100 reference values, 20,000 samples |
| Interface | USB / RS-232 |
| Display | TFT 2.8” (16:9) |
| Power supply | Rechargeable lithium-ion battery 3.7 V @ 3,200 mAh |
| Battery life | > 5,000 measurements |
| Lamp life | 5 years, > 1.6 million measurements |
| Operating conditions | 0 … +40 °C; 0 … 85 % RH non-condensing |
| Storage conditions | -20 … +50 °C; 0 … 85 % RH non-condensing |
| Dimensions | 205 x 67 x 80 mm |
| Weight | 500 g |
Tata Cara Pemakaian
Persiapan alat
Pastikan baterai terpasang atau alat terhubung ke adaptor/PC.Kalibrasi
Lakukan white calibration menggunakan calibration plate putih. Jika diperlukan, lakukan black calibration di lingkungan gelap.Pilih aperture dan ruang warna
Sesuaikan Ø4 mm atau Ø8 mm serta pilih color space sesuai kebutuhan aplikasi.Pengukuran standard
Tekan tombol uji, arahkan ke titik ukur, dan lepaskan untuk mengambil nilai referensi.Pengukuran sampel
Masuk ke mode sample measurement dan lakukan pengukuran untuk dibandingkan dengan referensi.Penyimpanan data
Aktifkan auto save atau simpan manual ke memori internal.Transfer data
Hubungkan melalui USB untuk analisis lanjutan di PC.
Catatan: Setelah mengganti aperture, lakukan kalibrasi ulang.
Cara Kerja / Metode Pengukuran
PCE-CSM 5 menggunakan sensor silicon photoelectric diode untuk menangkap cahaya yang dipantulkan dari permukaan material. Dengan geometri 8°/d dan sudut observasi CIE 10°, alat mengukur distribusi respons warna terhadap sumber cahaya yang dipilih (misalnya D65 atau D50).
Nilai reflektansi yang ditangkap dikonversi ke parameter warna dalam ruang yang dipilih, seperti Lab*. Perbedaan warna dihitung menggunakan formula ΔE yang tersedia. Ketika nilai ΔE melebihi toleransi yang ditetapkan, sistem menampilkan indikasi Fail; jika tidak, Pass.
Kinerja alat dipengaruhi oleh:
Kondisi lingkungan (suhu, kelembapan).
Kebersihan aperture.
Stabilitas posisi saat pengukuran.
Kelengkapan Produk
1 x Colorimeter PCE-CSM 5
1 x Aperture Ø4 mm
1 x Aperture Ø8 mm
1 x USB cable
1 x Aluminium carrying case
1 x Lithium-ion battery
1 x Mains adaptor
1 x Calibration plate (white)
1 x PC software
1 x Instruction manual
Manfaat bagi Pengguna
Efisiensi kerja
Waktu ukur 0,4 detik mempercepat inspeksi di lini produksi.Peningkatan kualitas
Kontrol ΔE berbasis angka mengurangi ketergantungan pada persepsi visual.Penghematan biaya
Deteksi dini deviasi warna mengurangi rework dan scrap.Pengurangan kesalahan
Sistem referensi dan sampel membantu menjaga konsistensi antar batch.Dokumentasi audit
Penyimpanan hingga 20.000 sampel mendukung traceability produksi.
FAQ
Apakah alat ini bisa digunakan untuk permukaan kecil?
Ya, tersedia aperture Ø4 mm untuk area pengukuran yang lebih kecil.
Apakah hasil pengukuran bisa dibandingkan dengan standar internal perusahaan?
Bisa. Nilai pertama dapat disimpan sebagai referensi dan digunakan untuk membandingkan sampel berikutnya.
Apakah perlu kalibrasi rutin?
Kalibrasi disarankan saat pertama kali digunakan, setelah perubahan lingkungan signifikan, atau jika hasil terasa tidak konsisten.
Apakah data bisa diintegrasikan ke sistem komputer?
Ya, tersedia koneksi USB dan RS-232 untuk transfer data ke PC atau printer.
Apakah alat ini cocok untuk inspeksi di area produksi?
Dengan desain portabel 500 g dan baterai isi ulang, alat ini sesuai untuk penggunaan di lini produksi.
Sebagai pemasok dan distributor alat laboratorium terkemuka, CV. Java Multi Mandiri memahami pentingnya pengendalian warna dalam mendukung berbagai proses penelitian dan produksi Anda, termasuk pada industri aerospace dan manufaktur presisi. Kami mengkhususkan diri dalam melayani klien bisnis dan aplikasi industri, menyediakan instrumen berkualitas tinggi seperti PCE-CSM 5 Colorimeter dan perangkat laboratorium lainnya untuk membantu perusahaan Anda mengoptimalkan kontrol mutu warna, memastikan konsistensi antar batch, serta mendukung kepatuhan terhadap standar internal dan audit eksternal. Jika Anda ingin meningkatkan akurasi dan efisiensi dalam pengujian warna material dan coating, mari diskusikan kebutuhan perusahaan Anda bersama kami untuk menemukan solusi yang tepat.
Rekomendasi Colorimeter Unggulan untuk Kebutuhan Anda
-

Surface Testing – Colorimeter PCE-CSM 8
Lihat Produk★★★★★ -

Surface Testing – Colorimeter PCE-CSM 4
Lihat Produk★★★★★ -

Surface Testing Colorimeter PCE-CSM 7-ICA incl. ISO-Calibration Certificate
Lihat Produk★★★★★ -

Surface Testing Colorimeter PCE-CSM 3-ICA incl. ISO-Calibration Certificate
Lihat Produk★★★★★ -

Surface Testing – Colorimeter PCE-CSM 7
Lihat Produk★★★★★ -

Surface Testing – Colorimeter PCE-CSM 3
Lihat Produk★★★★★ -

Surface Testing Colorimeter PCE-CSM 6-ICA incl. ISO-Calibration Certificate
Lihat Produk★★★★★ -

Surface Testing Colorimeter PCE-CSM 2-ICA incl. ISO-Calibration Certificate
Lihat Produk★★★★★
Referensi
Rahmawati, F., & Kurniawan, A. (2021). Implementasi Colorimeter Portable dalam Sistem Quality Control Industri Manufaktur Presisi. Jurnal Instrumentasi dan Metrologi Indonesia, 3(2), 25–33. Retrieved from https://jurnalinstrumentasi.bsn.go.id/index.php/ji/article/download/298/167
Wibowo, E., & Santoso, B. (2018). Evaluasi Perbedaan Warna (ΔE) pada Material Polimer Industri Menggunakan Metode CIELAB. Jurnal Teknologi Industri, 18(1), 55–63. Retrieved from https://journal.uii.ac.id/JTI/article/download/15234/9876
Hidayati, N., & Prasetyo, A. (2019). Analisis Pengaruh Variasi Pigmen terhadap Konsistensi Warna Material Polimer Teknik. Jurnal Rekayasa Mesin, 10(3), 145–152. Retrieved from https://journal.unnes.ac.id/index.php/jrm/article/download/19876/10345
Saputra, D., & Nugroho, Y. (2020). Analisis Deviasi Warna terhadap Risiko Scrap pada Produksi Komponen Industri. Jurnal Manajemen dan Rekayasa Industri, 13(2), 115–123. Retrieved from https://journal.uii.ac.id/JMRI/article/download/27890/14321

























