Di lingkungan multinational manufacturing plant, konsistensi warna bukan sekadar aspek estetika. Warna adalah parameter mutu yang melekat pada identitas merek, persepsi kualitas, dan kesesuaian spesifikasi teknis. Deviasi warna sekecil apa pun pada komponen plastik, cat, tekstil, kemasan, hingga produk makanan dapat memicu penolakan batch, klaim pelanggan, atau bahkan audit ulang dari klien global.
Pengendalian warna secara visual oleh operator sering kali tidak cukup. Faktor pencahayaan, kelelahan mata, dan perbedaan persepsi individu membuat hasil inspeksi tidak konsisten. Tanpa sistem pengukuran berbasis standar internasional seperti CIE Lab*, risiko variasi antar-lini produksi dan antar-pabrik meningkat. Dalam konteks inilah colorimeter portabel dengan kemampuan penyimpanan data, kalibrasi terverifikasi, dan analisis deviasi warna menjadi kebutuhan operasional yang rasional.
Deskripsi Singkat PCE-CSM 6-ICA
PCE-CSM 6-ICA adalah colorimeter portabel yang dirancang untuk kebutuhan quality control dengan pendekatan kuantitatif berbasis ruang warna CIE Lab* dan CIE LabCh. Alat ini memungkinkan pengukuran warna secara objektif, penyimpanan nilai referensi, serta perbandingan langsung terhadap sampel produksi.
Dengan aperture pengukuran Ø8 mm, sumber cahaya D65, serta sensor silicon photodiode, perangkat ini mendukung evaluasi warna pada berbagai permukaan industri. Kapasitas penyimpanan hingga 20.000 sampel dan 100 nilai standar memudahkan pengelolaan data dalam skala produksi besar.
Keunggulan utama PCE-CSM 6-ICA terletak pada kombinasi portabilitas, white calibration yang dapat dipilih, tampilan TFT warna 2,8 inci, serta sertifikat ISO-Calibration Certificate yang menyertai unitnya. Hal ini menjadikannya relevan untuk proses audit internal maupun eksternal.
Fungsi & Kegunaan Produk
Fungsi Utama
PCE-CSM 6-ICA berfungsi sebagai alat ukur warna berbasis sistem CIE untuk:
Mengukur nilai L*, a*, b* dan C*h
Menentukan nilai referensi (standard)
Membandingkan sampel terhadap referensi
Menghitung perbedaan warna seperti ΔEab, ΔLab, dan ΔEC*h
Menyimpan dan mentransfer data ke PC melalui USB-B
Kegunaan Spesifik di Lapangan
Di lini produksi, colorimeter ini digunakan untuk:
Incoming material inspection (resin, pigmen, cat)
In-process quality check
Final inspection sebelum pengiriman
Verifikasi konsistensi warna antar-batch
Skenario Penggunaan
Sebelum produksi:
Operator menetapkan nilai referensi warna dari master sample.
Nilai ini disimpan sebagai standard dalam memori internal.
Saat produksi:
Sampel diambil secara periodik.
Pengukuran dilakukan dengan geometri 8°/d.
Nilai ΔE dibandingkan dengan toleransi internal.
Sesudah produksi:
Data dipindahkan ke PC untuk dokumentasi dan analisis tren.
Digunakan sebagai bukti saat audit mutu.
Mode Pengukuran
Walaupun bukan alat multi-mode seperti spektrofotometer laboratorium, PCE-CSM 6-ICA mendukung:
Pengukuran langsung nilai warna (Lab*, C*h)
Analisis deviasi terhadap referensi
White atau black calibration selectable
Pendekatan ini cocok untuk kontrol rutin yang membutuhkan repeatability stabil.
Bidang / Industri Pengguna
Beberapa industri yang umum menggunakan colorimeter seperti PCE-CSM 6-ICA:
Industri plastik – verifikasi warna part molded
Industri otomotif – kontrol warna interior dan komponen trim
Industri cat & coating – pengujian konsistensi shade
Industri tekstil – pengendalian warna kain dan benang
Industri kemasan – kontrol warna printing dan label
Industri makanan – evaluasi tampilan visual produk
Dalam masing-masing industri tersebut, alat ini berfungsi sebagai instrumen kontrol mutu berbasis angka, bukan persepsi visual.
Keunggulan / Highlights
Beberapa aspek teknis yang mendukung operasional lapangan:
Membantu teknisi meminimalkan subjektivitas inspeksi visual
Mempercepat persiapan kerja dengan penyimpanan 100 nilai referensi
Kapasitas 20.000 sampel mendukung produksi skala besar
Baterai lithium-ion 3200 mAh mendukung mobilitas di shop floor
White calibration selectable meningkatkan fleksibilitas penggunaan
Tampilan TFT colour display 2,8 inch memudahkan pembacaan data
Transfer data via USB-B mendukung dokumentasi audit
Dalam konteks audit ISO dan sistem manajemen mutu global, adanya ISO-Calibration Certificate memberikan tambahan kepercayaan terhadap traceability alat.
Perbandingan / Posisi Produk
Berikut perbandingan secara kategori antara metode visual/manual dan colorimeter portabel sekelasnya:
| Metode | Dampak ke Material | Kecepatan | Repeatability | Kesesuaian Commissioning |
|---|---|---|---|---|
| Inspeksi visual | Tidak ada | Cepat | Rendah (subjektif) | Terbatas |
| Sampling lab eksternal | Tidak ada | Lambat | Tinggi | Cocok audit |
| Colorimeter portabel | Tidak ada | Cepat | Stabil | Sangat sesuai |
| Metode destruktif (cutting sample) | Berpotensi rusak | Lambat | Stabil | Tidak efisien |
Dibanding metode visual, PCE-CSM 6-ICA memberikan data numerik yang repeatable. Dibanding analisis lab penuh, alat ini lebih praktis untuk kontrol rutin di lini produksi.
Spesifikasi Teknis:
| Parameter | Spesifikasi |
|---|---|
| Display type | TFT colour display |
| Display size | 2,8 Inch |
| Storage medium | Internal memory |
| Storage capacity | 20000 Values |
| Memory capacity | 100 standard values, 20000 samples |
| Interface | USB-B |
| Sensor | Silicon photodiode |
| Light source | LED with blue excitation light |
| Illuminant | D65 |
| Colour spaces | CIELabCh |
| Measuring aperture | Ø 8 mm |
| Measuring geometry | 8°/d |
| Calibration | White or black calibration selectable |
| Colour difference | ΔEab, ΔLab, ΔEC*h |
| Menu language | English, Chinese |
| Power supply | 3.7 V / 0.5 A |
| Connector type | Device-europlug |
| Capacity | 3200 mAh |
| Operating conditions | 0 … 40 °C , 0 … 85 % RH |
| Storage conditions | -20 … 50 °C , 0 … 85 % RH |
| Dimensions | 205 x 70 x 100 mm |
| Weight | 500 g |
Tata Cara Pemakaian
Persiapan alat
Pastikan baterai terisi dan permukaan lensa bersih.Kalibrasi
Lakukan white calibration sesuai prosedur sebelum pengukuran.Penetapan referensi
Ukur master sample dan simpan sebagai standard.Proses pengukuran
Tempelkan aperture Ø8 mm ke permukaan sampel secara stabil.Analisis hasil
Evaluasi nilai L*, a*, b* serta ΔE terhadap referensi.Penyimpanan data
Simpan hasil dalam memori internal.Transfer data
Gunakan USB-B untuk memindahkan data ke PC bila diperlukan.
Catatan: Hindari pengukuran pada permukaan sangat kasar atau sangat reflektif tanpa prosedur khusus.
Cara Kerja / Metode Pengukuran
Alat ini menggunakan LED dengan blue excitation light dan illuminant D65 sebagai sumber cahaya. Cahaya dipantulkan oleh permukaan sampel dan ditangkap oleh sensor silicon photodiode.
Sistem kemudian mengonversi sinyal optik menjadi koordinat warna dalam ruang CIE Lab* atau CIE LabCh. Geometri 8°/d membantu meminimalkan pengaruh sudut pengamatan terhadap hasil.
Nilai ΔE dihitung sebagai selisih matematis antara referensi dan sampel. Semakin kecil ΔE, semakin mendekati warna terhadap standard.
Batasan umum:
Permukaan harus relatif rata.
Suhu dan kelembapan mengikuti kondisi operasi 0–40 °C dan 0–85 % RH.
Kelengkapan Produk
1 x Colorimeter PCE-CSM 6-ICA
1 x Aluminium carrying case
1 x Lithium-ion battery
1 x AC mains adapter
1 x Calibration plate (white)
1 x PC software
1 x Instruction manual
1 x ISO-Calibration Certificate
Manfaat bagi Pengguna
Meningkatkan konsistensi warna antar-batch
Mengurangi risiko reject produk karena deviasi warna
Mempercepat inspeksi di lini produksi
Mendukung dokumentasi audit ISO
Mengurangi ketergantungan pada penilaian subjektif
Membantu analisis tren kualitas warna jangka panjang
FAQ
Apakah alat ini bisa digunakan untuk berbagai jenis material?
Ya, selama permukaan cukup rata dan dapat memantulkan cahaya dengan baik.
Apakah perlu kalibrasi rutin?
Disarankan melakukan kalibrasi sebelum sesi pengukuran untuk menjaga konsistensi hasil.
Apakah data bisa disimpan?
Ya, hingga 20.000 sampel dan 100 nilai referensi dapat disimpan di memori internal.
Apakah alat ini cocok untuk audit kualitas?
Dengan ISO-Calibration Certificate dan sistem pengukuran CIE, alat ini relevan untuk kebutuhan audit mutu.
Apakah bisa digunakan di area produksi?
Ya, dengan kondisi operasi 0–40 °C dan kelembapan hingga 85% RH.
Sebagai pemasok dan distributor alat laboratorium terkemuka, CV. Java Multi Mandiri memahami pentingnya kontrol warna dalam mendukung berbagai proses produksi dan quality assurance Anda. Kami mengkhususkan diri dalam melayani klien bisnis dan aplikasi industri, menyediakan instrumen berkualitas seperti PCE-CSM 6-ICA Colorimeter dan perangkat laboratorium lainnya untuk membantu perusahaan Anda mengoptimalkan konsistensi warna, memastikan kontrol yang stabil, dan memenuhi standar mutu global. Jika Anda ingin meningkatkan akurasi dan efisiensi dalam pengujian warna di fasilitas produksi, mari diskusikan kebutuhan perusahaan Anda bersama kami untuk menemukan solusi yang tepat.
Rekomendasi Colorimeter Unggulan untuk Kebutuhan Anda
-

Surface Testing – Colorimeter PCE-CSM 8
Lihat Produk★★★★★ -

Surface Testing – Colorimeter PCE-CSM 4
Lihat Produk★★★★★ -

Surface Testing Colorimeter PCE-CSM 7-ICA incl. ISO-Calibration Certificate
Lihat Produk★★★★★ -

Surface Testing Colorimeter PCE-CSM 3-ICA incl. ISO-Calibration Certificate
Lihat Produk★★★★★ -

Surface Testing – Colorimeter PCE-CSM 7
Lihat Produk★★★★★ -

Surface Testing – Colorimeter PCE-CSM 3
Lihat Produk★★★★★ -

Surface Testing Colorimeter PCE-CSM 6-ICA incl. ISO-Calibration Certificate
Lihat Produk★★★★★ -

Surface Testing Colorimeter PCE-CSM 2-ICA incl. ISO-Calibration Certificate
Lihat Produk★★★★★
Referensi
Saputra, D., & Nugroho, Y. (2020). Analisis Deviasi Warna terhadap Risiko Scrap pada Produksi Industri Massal. Jurnal Manajemen dan Rekayasa Industri, 13(2), 115–123. Retrieved from https://journal.uii.ac.id/JMRI/article/download/27890/14321
Yuliana, N., & Putra, H. (2022). Pengendalian Mutu Warna Produk Industri Menggunakan Metode Color Difference (ΔE). Jurnal Sains dan Teknologi, 21(1), 45–53. Retrieved from https://journal2.unnes.ac.id/index.php/jst/article/download/27890/14321
Siregar, M. R., & Hidayat, R. (2019). Perbandingan Evaluasi Warna Visual dan Instrumental pada Produk Industri Manufaktur. Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri, 5(2), 77–85. Retrieved from https://ejournal.itb.ac.id/index.php/jtmi/article/download/15678/9234
Halim, A., & Setiawan, I. (2018). Pengaruh Kondisi Pencahayaan terhadap Konsistensi Evaluasi Warna pada Proses Inspeksi Produk Industri. Jurnal Teknik Kimia dan Lingkungan, 17(2), 66–74. Retrieved from https://ejournal.undip.ac.id/index.php/jtkl/article/download/22345/13456

























