Dalam berbagai industri manufaktur modern, konsistensi warna merupakan parameter kualitas yang sangat penting. Produk seperti plastik, tekstil, cat, tinta, kosmetik, hingga material bangunan sering kali harus memiliki warna yang identik pada setiap batch produksi. Perbedaan warna sekecil apa pun dapat menyebabkan produk ditolak oleh pelanggan, menimbulkan klaim kualitas, bahkan memicu kerugian produksi yang signifikan.
Pengukuran warna secara visual oleh operator masih sering digunakan di lapangan. Namun metode ini memiliki kelemahan mendasar karena persepsi warna manusia dipengaruhi oleh pencahayaan, kondisi lingkungan, serta perbedaan sensitivitas mata. Akibatnya, standar warna menjadi sulit dipertahankan secara konsisten.
Di sinilah peran alat ukur warna seperti colorimeter atau spectrophotometer menjadi krusial. Instrumen ini memungkinkan pengukuran warna secara kuantitatif menggunakan standar ilmiah internasional seperti CIE LAB, sehingga hasil pengukuran dapat dibandingkan secara objektif antar batch produksi, antar pabrik, maupun antar pemasok.
Salah satu perangkat yang dirancang untuk kebutuhan pengendalian warna di industri adalah Colorimeter PCE-CSM 8. Alat ini digunakan untuk menganalisis nilai warna objek, menentukan perbedaan warna terhadap standar, serta mendukung sistem manajemen kualitas berbasis data.
Deskripsi Colorimeter PCE-CSM 8
Colorimeter PCE-CSM 8 adalah instrumen pengukuran warna portabel yang dirancang untuk aplikasi kontrol kualitas di berbagai industri. Perangkat ini mengukur warna objek menggunakan sistem geometri optik 45°/0° serta rentang panjang gelombang cahaya tampak 400–700 nm.
Instrumen ini mampu menampilkan berbagai sistem warna seperti CIE LAB, XYZ, Yxy, LCh, LUV, dan HunterLAB, sehingga dapat digunakan dalam berbagai standar industri. Selain itu, alat ini juga dapat menghitung berbagai parameter perbedaan warna seperti ΔE*ab, ΔE94, ΔE00, dan ΔEcmc yang umum digunakan dalam sistem kontrol kualitas warna.
Colorimeter ini dilengkapi layar sentuh 3,5 inci yang memudahkan navigasi menu dan pembacaan hasil pengukuran. Selain itu, perangkat dapat menyimpan hingga 1000 data referensi dan 10.000 data sampel serta mendukung transfer data ke komputer melalui antarmuka USB.
Dengan kombinasi kemampuan analisis warna, penyimpanan data, dan integrasi perangkat lunak PC, PCE-CSM 8 menjadi alat yang praktis untuk kegiatan inspeksi warna di laboratorium maupun di area produksi.
Fungsi & Kegunaan Produk
Colorimeter PCE-CSM 8 dirancang untuk melakukan pengukuran warna secara objektif serta mengevaluasi perbedaan warna terhadap standar referensi.
Fungsi utama alat
Fungsi utama alat ini meliputi:
Mengukur nilai warna objek dalam berbagai ruang warna
Membandingkan warna sampel dengan standar referensi
Menghitung nilai perbedaan warna (ΔE)
Menampilkan kurva reflektansi spektral
Menyimpan dan mengelola data pengukuran
Instrumen ini memungkinkan pengguna melakukan pengendalian kualitas warna secara sistematis dan terdokumentasi.
Kegunaan spesifik di lapangan
Di lingkungan produksi, colorimeter ini sering digunakan untuk:
Memastikan warna produk sesuai spesifikasi
Mengontrol konsistensi warna antar batch
Mengevaluasi perubahan warna akibat proses produksi
Verifikasi warna material dari pemasok
Analisis warna pada penelitian dan pengembangan produk
Skenario penggunaan di lapangan
Sebelum pengukuran
Teknisi menentukan warna referensi yang akan digunakan sebagai standar produksi.
Saat pengukuran
Colorimeter ditempatkan pada permukaan sampel untuk membaca nilai warna dan menghitung selisih warna terhadap standar.
Sesudah pengukuran
Data disimpan dalam memori alat atau dipindahkan ke komputer untuk dokumentasi dan analisis lebih lanjut.
Bidang / Industri Pengguna
Colorimeter seperti PCE-CSM 8 digunakan dalam berbagai sektor industri yang memerlukan pengendalian warna yang konsisten.
Beberapa bidang yang umum menggunakan alat ini antara lain:
Industri plastik – memeriksa konsistensi warna resin dan produk molding
Industri tekstil – mengevaluasi kesesuaian warna kain dan pewarna
Industri cat dan coating – memastikan formulasi warna sesuai spesifikasi
Industri percetakan – mengontrol warna tinta dan hasil cetak
Industri kosmetik – menjaga keseragaman warna produk makeup
Industri makanan – analisis warna produk seperti cokelat, minuman, dan saus
Industri keramik dan bahan bangunan – pengendalian warna ubin dan cat dinding
Dalam konteks ini, colorimeter berfungsi sebagai alat verifikasi kualitas warna sebelum produk dikirim ke pelanggan.
Keunggulan / Highlights
Beberapa karakteristik teknis dari PCE-CSM 8 memberikan keuntungan praktis bagi teknisi maupun tim kontrol kualitas.
Mendukung kontrol kualitas berbasis standar
Instrumen ini dapat mengukur warna menggunakan berbagai sistem warna internasional seperti CIE LAB dan HunterLAB. Hal ini membantu teknisi membandingkan hasil pengukuran dengan standar industri yang berlaku.
Membantu teknisi meminimalkan kesalahan visual
Pengukuran warna secara manual sering dipengaruhi kondisi pencahayaan. Dengan menggunakan sensor optik dan sumber cahaya internal, pengukuran menjadi lebih konsisten.
Mempercepat proses inspeksi produksi
Waktu minimum antara dua pengukuran sekitar 1,5 detik, sehingga alat dapat digunakan untuk inspeksi cepat di lini produksi.
datasheet-colorimeter-pce-csm8
Penyimpanan data yang cukup besar
Instrumen ini mampu menyimpan:
1000 data referensi
10.000 data sampel
Fitur ini membantu tim QC melacak hasil pengukuran historis.
Mempermudah analisis data
Data pengukuran dapat ditransfer ke komputer melalui koneksi USB untuk analisis lebih lanjut menggunakan perangkat lunak yang disediakan.
Mendukung berbagai sumber cahaya standar
Alat menyediakan berbagai pilihan iluminan seperti D65, A, C, D50, D55, D75 dan seri F. Hal ini memungkinkan pengujian warna dalam kondisi pencahayaan yang berbeda.
Perbandingan / Posisi Produk
Berikut gambaran posisi colorimeter seperti PCE-CSM 8 dibandingkan metode pengukuran warna lain.
| Metode | Dampak ke material | Kecepatan | Repeatability | Kesesuaian commissioning |
|---|---|---|---|---|
| Penilaian visual manual | Tidak ada | Cepat | Rendah | Kurang konsisten |
| Colorimeter portabel | Tidak merusak | Cepat | Baik | Cocok untuk QC produksi |
| Pengujian laboratorium destruktif | Dapat merusak sampel | Lambat | Sangat tinggi | Lebih cocok untuk riset |
Colorimeter portabel berada pada posisi yang seimbang antara kecepatan pengukuran dan akurasi, sehingga cocok digunakan untuk inspeksi rutin di pabrik.
Spesifikasi Teknis
Berikut spesifikasi teknis utama Colorimeter PCE-CSM 8.
| Parameter | Spesifikasi |
|---|---|
| Model | PCE-CSM 8 |
| Sistem iluminasi / observasi | 45/0 (ring illumination 45°, vertical viewing) |
| Integrating sphere | Ø 58 mm |
| Sensor | Silicon photodiode array |
| Rentang panjang gelombang | 400 – 700 nm |
| Interval panjang gelombang | 10 nm |
| Aperture pengukuran | Ø 8 mm |
| Ruang warna | CIE LAB, XYZ, Yxy, LCh, CIE LUV, HunterLAB |
| Indeks warna | ΔEab, ΔEuv, ΔE94, ΔEcmc(2:1), ΔEcmc(1:1), ΔE00, ΔE(h) |
| Data kromatisitas | WI, YI, TI, Metamerism Index Mt, color stain, color fastness |
| Sudut pengamat | 2° / 10° |
| Sumber cahaya | D65, A, C, D50, D55, D75, F2, F6, F7, F8, F10, F11, F12 |
| Perangkat sumber cahaya | Combined LED |
| Interval minimum antar pengukuran | 1,5 detik |
| Repeatability | ΔE*ab 0.04 |
| Error antar alat | ΔE*ab 0.2 |
| Layar | TFT touch screen 3.5 inci |
| Interface | USB |
| Penyimpanan data | 1000 referensi, 10.000 sampel |
| Sumber daya | Baterai lithium-ion |
| Kondisi operasi | 0 – 40 °C |
| Kelembaban operasi | 0 – 85 % RH |
| Dimensi | 90 × 77 × 230 mm |
| Berat | 600 g |
Tata Cara Pemakaian
Berikut langkah dasar penggunaan colorimeter PCE-CSM 8.
1. Persiapan alat
Pastikan baterai terpasang atau adaptor daya tersedia
Nyalakan perangkat menggunakan tombol power
2. Kalibrasi
Masuk ke menu kalibrasi
Lakukan white calibration menggunakan pelat putih
Lakukan black calibration menggunakan cavity hitam
Proses ini memastikan akurasi pengukuran sebelum alat digunakan.
3. Pengukuran standar
Tempatkan aperture pengukuran pada sampel referensi
Tekan tombol pengukuran
Simpan hasil sebagai standar
4. Pengukuran sampel
Letakkan sensor pada sampel yang akan diuji
Jalankan pengukuran
Alat akan menghitung selisih warna terhadap standar
5. Penyimpanan data
Simpan data pengukuran
Data dapat diekspor ke komputer melalui USB
Cara Kerja / Metode Pengukuran
Colorimeter PCE-CSM 8 bekerja dengan mengukur reflektansi cahaya dari permukaan objek.
Sumber cahaya internal memancarkan cahaya ke objek pada sudut 45°, sedangkan sensor membaca cahaya yang dipantulkan secara vertikal (0°). Sistem ini dikenal sebagai geometri optik 45/0 yang umum digunakan dalam pengukuran warna industri.
Cahaya pantulan kemudian dianalisis dalam rentang spektrum tampak 400–700 nm. Dari data reflektansi ini, perangkat menghitung koordinat warna dalam berbagai ruang warna seperti CIE LAB atau XYZ.
Selanjutnya perangkat menghitung perbedaan warna antara sampel dan standar menggunakan formula ΔE. Nilai ini menunjukkan seberapa besar perbedaan warna yang terdeteksi.
Jika nilai ΔE berada di bawah batas toleransi yang ditentukan, maka warna dianggap memenuhi standar kualitas.
Kelengkapan Produk
Paket pengiriman Colorimeter PCE-CSM 8 meliputi:
1 unit Colorimeter PCE-CSM 8
Aluminium carrying case
Mains adapter
Baterai lithium-ion
Calibration plate (white)
Calibration plate (black)
Protective cover
USB cable
Wrist band
PC software
Instruction manual
Manfaat bagi Pengguna
Penggunaan colorimeter dalam proses produksi memberikan berbagai manfaat praktis.
Meningkatkan konsistensi warna produk
Mempercepat proses inspeksi kualitas
Mengurangi ketergantungan pada penilaian visual
Mempermudah dokumentasi data kualitas
Mengurangi risiko penolakan produk oleh pelanggan
Mendukung sistem manajemen mutu berbasis standar warna
FAQ
Apakah alat ini bisa digunakan untuk berbagai jenis material?
Ya. Colorimeter ini dapat digunakan pada berbagai material padat seperti plastik, tekstil, kertas, cat, keramik, dan produk lainnya yang memiliki permukaan reflektif.
Apakah alat ini memerlukan kalibrasi sebelum digunakan?
Ya. Pengguna perlu melakukan kalibrasi putih dan hitam sebelum pengukuran untuk memastikan akurasi hasil.
Apakah alat dapat menyimpan data pengukuran?
Ya. Perangkat dapat menyimpan hingga 1000 data referensi dan 10.000 data sampel.
Apakah hasil pengukuran bisa dipindahkan ke komputer?
Bisa. Alat memiliki interface USB untuk transfer data ke komputer.
Apakah alat ini portabel?
Ya. Instrumen menggunakan baterai lithium-ion sehingga dapat digunakan di laboratorium maupun di area produksi.
Sebagai pemasok dan distributor alat laboratorium terkemuka, CV. Java Multi Mandiri memahami pentingnya instrumen pengukuran warna dalam mendukung berbagai proses produksi dan pengendalian kualitas industri.
Kami mengkhususkan diri dalam menyediakan instrumen pengujian profesional seperti Colorimeter PCE-CSM 8 serta berbagai perangkat laboratorium lainnya untuk membantu perusahaan Anda menjaga konsistensi warna produk, meningkatkan efisiensi proses inspeksi, dan memenuhi standar kualitas internasional.
Jika perusahaan Anda membutuhkan solusi pengukuran warna yang andal untuk kegiatan produksi maupun penelitian, mari diskusikan kebutuhan perusahaan Anda bersama kami untuk menemukan solusi instrumen yang tepat.
Rekomendasi Colorimeter Unggulan untuk Kebutuhan Anda
-

Surface Testing – Colorimeter PCE-CSM 8
Lihat Produk★★★★★ -

Surface Testing – Colorimeter PCE-CSM 4
Lihat Produk★★★★★ -

Surface Testing Colorimeter PCE-CSM 7-ICA incl. ISO-Calibration Certificate
Lihat Produk★★★★★ -

Surface Testing Colorimeter PCE-CSM 3-ICA incl. ISO-Calibration Certificate
Lihat Produk★★★★★ -

Surface Testing – Colorimeter PCE-CSM 7
Lihat Produk★★★★★ -

Surface Testing – Colorimeter PCE-CSM 3
Lihat Produk★★★★★ -

Surface Testing Colorimeter PCE-CSM 6-ICA incl. ISO-Calibration Certificate
Lihat Produk★★★★★ -

Surface Testing Colorimeter PCE-CSM 2-ICA incl. ISO-Calibration Certificate
Lihat Produk★★★★★
Referensi
- Rahmawati, D., & Sari, R. (2020). ANALISIS KURVA KALIBRASI COLORIMETER SEDERHANA UNTUK PENENTUAN KADAR AMMONIUM PADA PUPUK. Jurnal Ilmiah Teknik Kimia, 5(2), 45–51. Retrieved from https://media.neliti.com/media/publications/521007-none-e31c2ce7.pdf
- Putra, R., & Hidayat, A. (2018). STUDI AWAL RANCANG BANGUN COLORIMETER SEBAGAI PENDETEKSI PEWARNA LARUTAN BERBASIS SENSOR CAHAYA. Jurnal Fisika Unnes, 7(2), 34–40. Retrieved from https://ejournal.unp.ac.id/students/index.php/fis/article/download/4648/2602
- Sari, N., & Haryanto, B. (2019). PENGARUH KADAR AIR TERHADAP NILAI WARNA CIE Lab* PADA GULA SEMUT SELAMA PENYIMPANAN. Jurnal Teknologi Pertanian, 24(3), 201–208. Retrieved from https://jurnal.fp.unila.ac.id/index.php/JTP/article/download/4215/pdf

























