Di lapangan, banyak masalah kualitas dan reliability pada lini produksi otomotif dan manufaktur bukan muncul dari “kerusakan besar”, tetapi dari gejala kecil yang luput terlihat: belt yang mulai slip, coupling yang sedikit eksentrik, fan yang imbalance, atau timing mekanisme yang bergeser tipis. Pada kecepatan tinggi, mata manusia tidak sanggup “membekukan” gerakan. Akibatnya inspeksi sering bergantung pada perkiraan, atau menunggu sampai mesin benar-benar menunjukkan tanda gagal.
Risiko jika kondisi ini dibiarkan biasanya mahal: downtime mendadak, scrap meningkat karena proses tidak stabil, komponen aus lebih cepat, hingga potensi bahaya K3 ketika teknisi mencoba mengamati bagian berputar terlalu dekat. Kebutuhan praktisnya jelas: ada cara untuk melihat perilaku komponen berputar secara aman, cepat, dan tanpa menghentikan produksi. Di sinilah UV stroboscope seperti PCE-LES 108UV-385-ICA menjadi alat kerja yang relevan, terutama untuk inspeksi berbasis kondisi (condition monitoring) dan verifikasi putaran/timing di lapangan.
Deskripsi Singkat
PCE-LES 108UV-385-ICA adalah UV stroboscope portabel dengan 8 LED UVA high-power (panjang gelombang 380–390 nm) yang menghasilkan intensitas tinggi untuk “membekukan” gerakan objek berputar melalui kilatan cahaya terkontrol. Frekuensi flash dapat diatur dalam satuan FPM (flashes per minute) maupun Hz, sehingga cocok untuk inspeksi visual putaran, sinkronisasi mekanisme, serta pengecekan anomali gerak pada mesin berputar.
Kelebihan utama yang terasa di lapangan adalah kombinasi intensitas UV yang kuat, pengaturan frekuensi yang presisi (resolusi halus dan akurasi berbasis setting), fitur phase shift untuk menggeser titik observasi, serta kendali yang cepat lewat tombol x2 dan ÷2. Ditambah lagi unit ini pocket size dan ditenagai baterai isi ulang (mains-independent), sehingga praktis untuk inspeksi di area produksi, workshop, maupun saat commissioning.
Fungsi & Kegunaan Produk
Produk ini bisa dipakai untuk apa saja? Secara praktis, PCE-LES 108UV-385-ICA membantu Anda melakukan inspeksi gerak dan putaran tanpa kontak dan tanpa perlu menghentikan mesin.
Jenis pengukuran/observasi yang didukung:
Verifikasi kecepatan putar berbasis sinkronisasi stroboskop (set frekuensi dalam FPM atau Hz sesuai putaran yang ingin “dibekukan”).
Observasi visual perilaku komponen berputar: fan, pulley, belt, gear, cam, roller, spindle, agitator, dan mekanisme indexing.
Pemeriksaan fenomena yang sulit dilihat pada putaran tinggi: wobble kecil, slip periodik, getaran visual, ketidakselarasan timing, atau deviasi gerak berulang.
Inspeksi dengan bantuan UV (380–390 nm): membantu menonjolkan tanda/marking tertentu (misalnya tinta/penanda fluoresen pada target inspeksi) saat dibutuhkan di lingkungan industri.
Kondisi penggunaan yang umum:
Mesin tetap berjalan (in-service inspection), terutama saat penghentian mesin mahal atau berisiko mengganggu yield.
Area maintenance/inspection yang membutuhkan alat ringkas dan cepat dipindahkan.
Situasi troubleshooting: ketika anomali muncul hanya pada putaran atau beban tertentu.
Masalah yang diselesaikan:
Mengurangi “trial and error” saat mencari sumber ketidakstabilan gerak.
Mempercepat verifikasi setelah perbaikan (alignment, penggantian belt, pengencangan, balancing awal).
Membantu keputusan QC/engineering dengan bukti observasi yang lebih repeatable dibanding inspeksi visual biasa.
Bidang / Industri Pengguna
Target pengguna yang paling sering mendapatkan manfaat dari UV stroboscope ini:
Industri otomotif (assembly, powertrain, stamping, painting support equipment, conveyor & rotating fixtures)
Manufaktur & fabrikasi (spindle, fan, blower, gearbox line, rotating tooling)
Industri kertas, tekstil, dan converting (roller, web handling, printing mechanisms)
Maintenance & inspection (predictive/condition-based maintenance)
Energi & utilitas pabrik (pompa, fan, motor-driven systems)
R&D, commissioning, dan engineering service (uji fungsi mekanisme berputar)
Keunggulan / Highlights
Berikut poin yang biasanya paling terasa nilainya untuk teknisi dan engineer:
8 LED UVA high-power dengan panjang gelombang 380–390 nm untuk inspeksi berbasis UV.
Intensitas tinggi untuk jarak kerja yang realistis: 4617 µW/cm² pada 30 cm (juga tercantum 6617 µW/cm² @ 20 cm dan 2002 µW/cm² @ 50 cm pada kondisi referensi).
Frekuensi flash bisa diatur dalam FPM dan Hz, memudahkan adaptasi ke standar kerja RPM/Hz di lapangan.
Rentang frekuensi luas: hingga 300.000 FPM dan hingga 5.000 Hz untuk berbagai aplikasi mesin berputar.
Fitur phase shift -360° sampai +360° untuk menggeser “posisi beku” tanpa mengubah frekuensi, sangat membantu saat mencari sudut inspeksi yang nyaman.
Pulse width (0,01–1% durasi) untuk mengatur durasi kilatan: bisa dipakai menyeimbangkan ketajaman visual vs kebutuhan intensitas.
Pengoperasian cepat: tombol x2 dan ÷2 mempercepat hunting frekuensi saat mencari kondisi “beku”.
Portabel dan independen dari listrik AC: baterai Li-ion internal 7,4 V 2200 mAh, daya via 5 V DC 2 A (charging).
Termasuk ISO-Calibration Certificate untuk kebutuhan QA/QC yang mengutamakan keterlacakan kalibrasi.
Memiliki deklarasi kesesuaian untuk seri PCE-LES 108 terhadap EU Directive 2014/30/EU dan standar EN IEC 61326-2:2021 (EMC).
Perbandingan & Posisi Produk
Dalam praktik, inspeksi gerak mesin berputar sering dilakukan dengan tiga pendekatan: visual biasa, metode manual (mengandalkan tanda putaran dan perkiraan), atau stroboscope.
Perbandingan dengan metode manual/konvensional:
Visual biasa (tanpa strobe): cepat, tetapi gerak cepat terlihat blur; sulit membedakan slip periodik, runout kecil, dan deviasi timing.
Metode manual berbasis hitungan/estimasi: bisa membantu, tetapi rentan error ketika putaran berubah-ubah, dan tidak memberi “gambaran” perilaku mekanisme.
Stroboscope: memberi “freeze frame” visual sehingga anomali mekanik sering lebih cepat dikenali, terutama saat mesin tetap berjalan.
Posisi PCE-LES 108UV-385-ICA di kategori alat sejenis:
Masuk kategori stroboscope portabel intensitas tinggi dengan fitur advance control (phase shift dan pulse width) untuk inspeksi condition monitoring.
Keunikan utamanya adalah sumber cahaya UV 380–390 nm, yang pada pekerjaan tertentu dapat membantu menonjolkan marking/indikator fluoresen pada target inspeksi.
Tabel ringkas posisi manfaat:
| Aspek kerja | Metode konvensional | Stroboscope portabel seperti PCE-LES 108UV-385-ICA |
|---|---|---|
| Observasi komponen berputar cepat | Sering blur dan subjektif | Gerak bisa “dibekukan” pada frekuensi tertentu |
| Troubleshooting slip/runout kecil | Sulit diulang konsisten | Lebih repeatable dengan setting frekuensi dan phase shift |
| Kebutuhan portabilitas | Umumnya butuh setup/alat bantu | Pocket size, baterai isi ulang, siap inspeksi |
| Kebutuhan kalibrasi | Sering tidak terdokumentasi | Termasuk ISO-Calibration Certificate |
Spesifikasi Teknis
Spesifikasi yang paling relevan untuk engineer/QC disajikan ringkas berikut ini.
| Parameter | Nilai |
|---|---|
| Sumber cahaya | 8 UVA high-power LEDs |
| Panjang gelombang (light colour) | UV 380–390 nm |
| Rentang frekuensi (FPM) | 60–9999,99 FPM; 10000–300000 FPM |
| Resolusi (FPM) | 0,01 FPM (hingga 9999,99); 0,1 FPM (10000–300000) |
| Akurasi frekuensi (FPM/Hz) | ±0,003% dari setting atau ±1 LSD |
| Rentang frekuensi (Hz) | 1–5000 Hz |
| Resolusi (Hz) | 0,01 Hz |
| Intensitas cahaya (referensi) | 6617 µW/cm² @ 20 cm @ 1000 Hz, 1%; 4617 µW/cm² @ 30 cm @ 1000 Hz, 1%; 2002 µW/cm² @ 50 cm @ 1000 Hz, 1% |
| Phase shift | -360° sampai +360° |
| Pulse width | 0,01–1% dari pulse duration; resolusi 0,01% |
| Display | LC colour display, 2,8 inch |
| Operating time | 3 jam (referensi: 100 Hz, 1%, brightness 70%) |
| Auto power-off | 2–10 menit, bisa dinonaktifkan |
| Bahasa menu | Turkish, English, Polish, Spanish, German, Chinese, Russian, French, Italian, Dutch |
| Proteksi | IP52 |
| Catu daya pengisian | 5 V DC, 2 A |
| Baterai | 1x internal Li-ion 7,4 V; kapasitas 2200 mAh |
| Kondisi operasi | -20 hingga 60 °C; 35–85% RH |
| Dimensi / berat | 165 x 90 x 35 mm; 284 g |
| Kepatuhan EMC (seri terkait) | EU Directive 2014/30/EU; EN IEC 61326-2:2021 |
Sumber produk yang mencantumkan model PCE-LES 108UV-385-ICA (untuk kebutuhan rujukan katalog):
Halaman produk PCE Instruments (bahasa Inggris) memuat order no., GTIN, deskripsi, dan delivery scope.
Halaman produk PCE Instruments (bahasa Inggris) pada kategori stroboscope/condition monitoring juga memuat model yang sama.
Tata Cara Pemakaian
Berikut alur ringkas 5–7 langkah yang umum dipakai teknisi saat inspeksi:
Persiapan alat
Pastikan baterai cukup; cek kondisi fisik lensa dan casing.
Tentukan objek berputar yang akan diamati dan pastikan akses aman (guarding, jarak, izin kerja).
Set satuan dan target awal
Pilih unit Hz atau FPM sesuai kebutuhan tim.
Mulai dari estimasi putaran (misalnya dari nameplate motor, inverter setpoint, atau data proses).
Kalibrasi/validasi kerja (praktik lapangan)
Untuk pekerjaan QC/QA, pastikan sertifikat kalibrasi tersedia dan masih berlaku sesuai prosedur internal.
Lakukan pengecekan fungsi singkat: flash menyala stabil, display terbaca jelas.
Proses pengukuran/observasi
Arahkan strobe ke area target dari jarak aman.
Naikkan/turunkan frekuensi sampai gerak tampak “stasioner” (freeze).
Gunakan tombol x2 dan ÷2 untuk mempercepat pencarian titik sinkron.
Fine-tuning visual
Gunakan phase shift untuk menggeser posisi tampilan beku sehingga detail tertentu terlihat jelas tanpa mengubah frekuensi.
Atur pulse width bila perlu: pulse lebih sempit biasanya membantu “ketajaman” freeze, sementara pulse lebih lebar membantu intensitas tampilan.
Dokumentasi hasil
Catat frekuensi yang membuat objek freeze, kondisi mesin (beban/kecepatan), dan temuan (misalnya slip, runout, wobble).
Jika ada standar internal, masukkan ke form inspeksi atau CMMS.
Setelah selesai
Matikan alat, bersihkan ringan, simpan di tas/penyimpanan yang sesuai.
Manfaatkan auto power-off bila inspeksi dilakukan berpindah-pindah untuk menghemat baterai.
Catatan penting keselamatan:
Stroboscope dapat menimbulkan ilusi objek berhenti atau bergerak lambat; tetap perlakukan semua komponen sebagai berputar dan berbahaya.
Pastikan prosedur K3 dan guarding dipatuhi saat inspeksi.
Cara Kerja / Metode Pengukuran
Prinsip kerja stroboscope sederhana namun efektif: alat memancarkan kilatan cahaya periodik. Jika frekuensi kilatan disetel sama (atau kelipatan tertentu) dengan frekuensi putaran objek, mata menangkap objek seolah-olah diam karena setiap kilatan “memotret” posisi yang sama berulang kali. Di PCE-LES 108UV-385-ICA, frekuensi ini dapat diatur dalam FPM maupun Hz dengan resolusi halus dan akurasi berbasis setting.
Dua fitur yang sering jadi pembeda di lapangan:
Phase shift (-360° hingga +360°) memungkinkan Anda menggeser fase kilatan terhadap putaran. Praktisnya, Anda bisa “memindahkan” posisi tampilan beku untuk melihat bagian lain dari siklus tanpa mengubah frekuensi.
Pulse width (0,01–1%) mengatur durasi kilatan. Durasi lebih pendek cenderung mengurangi blur (lebih tajam), sedangkan durasi lebih panjang meningkatkan energi cahaya yang terlihat. Ini membantu menyesuaikan inspeksi di area terang atau pada permukaan dengan reflektivitas tertentu.
Karena menggunakan UV (380–390 nm), alat ini juga relevan ketika target inspeksi menggunakan penanda fluoresen (misalnya marking tertentu pada proses identifikasi/validasi).
Kelengkapan Produk
Kelengkapan yang umum tercantum untuk paket PCE-LES 108UV-385-ICA mencakup:
Unit UV stroboscope PCE-LES 108UV-385-ICA
Kabel USB-C
Quick start guide
Service bag / tas
ISO-Calibration Certificate
Manfaat bagi Pengguna
Dari sudut pandang QC senior atau maintenance engineer, manfaatnya biasanya muncul pada empat area:
Efisiensi kerja
Inspeksi cepat tanpa bongkar dan tanpa menghentikan mesin, cocok untuk line yang sensitif downtime.
Pencarian frekuensi lebih singkat berkat tombol x2 dan ÷2.
Peningkatan kualitas dan kestabilan proses
Lebih mudah mendeteksi slip, runout, atau deviasi timing yang berdampak pada hasil finishing, akurasi proses, dan repeatability.
Penghematan biaya
Deteksi dini anomali kecil membantu mencegah kerusakan besar dan penggantian komponen yang seharusnya belum perlu.
Observasi yang lebih jelas mengurangi trial-and-error saat troubleshooting.
Pengurangan kesalahan
Setting frekuensi dan fitur phase shift membuat observasi lebih konsisten antar teknisi, sehingga keputusan perbaikan lebih terarah.
Sertifikat kalibrasi membantu menjaga keterlacakan saat alat dipakai dalam sistem mutu.
FAQ
Untuk apa alat ini digunakan?
Untuk membantu inspeksi visual mesin/komponen berputar dengan cara “membekukan” gerakan menggunakan kilatan UV stroboscope, sehingga anomali gerak lebih mudah dilihat tanpa kontak.Apakah pengukuran merusak material?
Tidak. Stroboscope bekerja dengan cahaya (non-kontak) dan tidak perlu menyentuh objek yang diuji.Bisa digunakan untuk material apa saja?
Umumnya bisa untuk berbagai material selama objek memiliki detail visual yang bisa diamati (misalnya tepi, marking, atau fitur geometris). Pada kasus tertentu, UV membantu ketika ada penanda fluoresen pada target.Apakah perlu kalibrasi?
Untuk lingkungan QA/QC yang menerapkan sistem mutu, kalibrasi dan keterlacakan biasanya menjadi persyaratan. Paket ini menyertakan ISO-Calibration Certificate untuk mendukung kebutuhan tersebut.Siapa yang cocok menggunakan alat ini?
Teknisi maintenance, QC, engineer produksi, reliability/condition monitoring, hingga commissioning engineer yang perlu mengecek perilaku komponen berputar secara cepat dan aman.
Sebagai pemasok dan distributor alat ukur industri terkemuka, CV. Java Multi Mandiri memahami pentingnya inspeksi mesin berputar dan pengujian kondisi dalam menjaga stabilitas proses, kualitas produk, serta menekan downtime. Kami berfokus melayani klien bisnis dan aplikasi industri, menyediakan instrumen berkualitas tinggi seperti PCE-LES 108UV-385-ICA beserta perangkat pengujian dan pengukuran lainnya untuk membantu tim QC, teknisi, dan engineer bekerja lebih akurat, cepat, dan konsisten. Jika Anda ingin meningkatkan efektivitas inspeksi tanpa menghentikan mesin dan memperkuat program condition monitoring di fasilitas Anda, mari diskusikan kebutuhan perusahaan Anda bersama kami untuk menemukan solusi yang tepat.
Rekomendasi Automotive Tester Unggulan untuk Kebutuhan Anda
-

Automotive Tester PCE-LES 103UV-365-CTA-KIT
Lihat Produk★★★★★ -

Automotive Tester PCE-CT 80-FN3
Lihat Produk★★★★★ -

Automotive Tester PCE-CT 80-FN0D5
Lihat Produk★★★★★ -

Automotive Tester PCE-VE 800N4 1.5 m / 4-way-head / Ø 2.8 mm
Lihat Produk★★★★★ -

Automotive Tester PCE-CT 22BT-ICA incl. ISO Calibration Certificate
Lihat Produk★★★★★ -

Automotive Tester PCE-VE 1500-22190
Lihat Produk★★★★★ -

Automotive Tester PCE-MCM 10-ICA incl. ISO Calibration Certificate
Lihat Produk★★★★★ -

Automotive Tester PCE-LES 308UV-365
Lihat Produk★★★★★
Referensi
- Pratama, A. R., Nugroho, S., & Hidayat, T. (2018). Analisis Getaran Mesin Rotating untuk Mendeteksi Kerusakan Bantalan (Bearing). Jurnal Teknik Mesin, 6(2), 85–92.
https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jtm/article/view/21045 - Siregar, R. H., & Setiawan, D. (2020). Penerapan Condition Monitoring Berbasis Getaran pada Mesin Produksi Industri Manufaktur. Jurnal Rekayasa Mesin, 11(3), 413–420.
https://rekayasamesin.ub.ac.id/index.php/rm/article/view/715

























