Engineer Indonesia di ruang chiller gedung sedang memasang sensor clamp-on PCE-TDS 200+ pada pipa chilled water dan menempelkan dua sensor suhu supply–return untuk menghitung BTU, dengan layar alat menampilkan flow dan heat output.

PCE-TDS 200+ S-SW-KIT: BTU Meter Clamp-On Untuk Verifikasi Energi Termal Chilled Water Dan Hot Water Tanpa Bongkar Pipa

Daftar Isi

Di banyak gedung komersial, data center, dan fasilitas industri, “angka energi” sering terlihat rapi di laporan—namun tidak selalu rapi di lapangan. Ketika konsumsi pendinginan atau pemanasan melonjak, penyebabnya kerap tersembunyi di jaringan perpipaan: debit yang tidak sesuai desain, balancing valve yang melenceng, fouling pada heat exchanger, atau sensor suhu yang drifting. Pada sistem chilled water, selisih beberapa derajat dan sedikit perubahan debit bisa menggeser kapasitas, COP, serta biaya operasi secara signifikan. Masalahnya, verifikasi debit dan energi termal di pipa hidup (live) sering dianggap merepotkan karena “harus shutdown” atau “harus potong pipa”.

Risiko jika ini dibiarkan bukan cuma tagihan membengkak. Anda bisa menghadapi complaint kenyamanan, ketidakstabilan kontrol (hunting di valve/DP), kesalahan alokasi energi tenant (submetering), sampai keputusan retrofit yang salah sasaran. Di sinilah kebutuhan alat ukur yang mampu memvalidasi debit dan energi termal secara cepat, non-invasif, serta bisa dilogging menjadi krusial—terutama untuk engineer HVAC/MEP, auditor energi, teknisi commissioning, dan facility manager yang butuh data lapangan yang bisa dipertanggungjawabkan.

Deskripsi Singkat PCE-TDS 200+ S-SW-KIT

PCE-TDS 200+ S-SW-KIT adalah clamp-on ultrasonic flow meter yang pada seri “200+” juga berfungsi sebagai BTU meter/heat meter: mengukur debit (flow) dan menghitung heat output serta heat quantity berbasis beda suhu supply–return menggunakan dua sensor temperatur. Pada seri 200+, parameter yang diukur mencakup flow velocity, volume flow, volume, temperature, heat output, dan heat quantity.

Karena sensornya dipasang di luar pipa (clamp-on) dan pengukurannya berbasis transit-time ultrasonik, verifikasi bisa dilakukan tanpa mengganggu aliran dan tanpa memotong pipa. Prinsip ini membuat alat relevan untuk pekerjaan commissioning, troubleshooting, verifikasi performa chiller/AHU/heat exchanger, hingga audit energi. Seri 200+ juga menyertakan dua temperature contact sensor TF-RA330 untuk perhitungan energi termal.

Paket “S-SW-KIT” menekankan kelengkapan untuk kerja lapangan: sensor ukuran “S” (untuk pipa diameter kecil–menengah sesuai rentang sensornya) dan software (PCE-TDS 200 SW) untuk online measurement serta pembacaan/ekspor data. Di manual, software PCE-TDS 200 SW juga tercantum sebagai aksesori/opsi.

Fungsi & Kegunaan Produk

Menjawab “Bisa dipakai buat apa?”, PCE-TDS 200+ S-SW-KIT berperan sebagai alat verifikasi debit dan energi termal pada sistem perpipaan fluida (liquid).

Jenis pengukuran yang dilakukan:

  • Pengukuran flow velocity dan volume flow pada pipa (tanpa memotong pipa) dengan rentang hingga ±32 m/s dan resolusi 0,001 m/s.

  • Perhitungan heat output (daya termal) dan heat quantity (energi termal terakumulasi) pada seri 200+; dihitung dari beda suhu (dua channel temperatur) dan laju aliran.

  • Logging data internal dan ekspor ke format umum seperti CSV atau PDF melalui software.

Kondisi penggunaan yang cocok:

  • Pipa berisi cairan dengan tingkat impurity di bawah 5%.

  • Pipa hidup (operasi normal) saat Anda butuh snapshot atau trend data untuk analisis.

  • Situasi di mana downtime mahal atau tidak mungkin (mis. data center, rumah sakit, proses manufaktur).

Masalah lapangan yang diselesaikan:

  • Menguji apakah debit aktual sesuai desain tanpa membuka spool piece.

  • Memverifikasi kapasitas pendinginan/pemanasan aktual (kW/RT) dari coil atau heat exchanger.

  • Mengonfirmasi apakah delta-T supply–return sesuai target kontrol.

  • Membuat baseline sebelum retrofit (VFD pump, valve replacement, cleaning HX) dan memvalidasi hasil sesudahnya.

  • Mendukung submetering sementara untuk tenant atau area kritikal.

Bidang / Industri Pengguna

  • HVAC & Building Services

  • Manajemen Energi Gedung (Energy Management System / EMS)

  • Building Management System (BMS) & Facility Management

  • Data Center & Critical Facilities

  • Industri Manufaktur & Proses (utility panas & pendingin)

  • District Cooling & District Heating

  • EPC MEP (Engineering, Procurement, Construction)

  • Commissioning, Testing & Balancing (TAB)

  • Energy Audit & Energy Service Company (ESCO)

  • Rumah Sakit & Fasilitas Kesehatan

  • Hotel, Mall, dan Gedung Komersial

  • Kawasan Industri & Industrial Estate

Keunggulan / Highlights

  • Non-invasif: pengukuran tanpa mengganggu pipa dan tanpa mempengaruhi aliran; pipa boleh painted atau unpainted.

  • BTU/heat meter berbasis data lapangan: seri 200+ menghitung heat quantity dari beda suhu dan flow rate dengan dua channel temperatur.

  • Akurasi praktis untuk pekerjaan verifikasi: akurasi ±1,5% rdg untuk DN ≥ 50 mm (pada kecepatan > 0,3 m/s) dan repeatability ±0,5% rdg.

  • Setup terbantu: ada installation aid yang membantu memastikan posisi sensor dan kualitas sinyal.

  • Data logging internal 32 GB, hingga 100 record dengan maksimum 100.000 data points per record, cocok untuk trending.

  • Ekspor data rapi: via USB untuk online measurement dan pembacaan memori; data dapat diekspor melalui software ke CSV atau PDF.

  • Fleksibel unit: mendukung metric/imperial serta unit energi (kWh, MWh, Btu, dll.) pada PCE-TDS 200+.

  • Siap kerja lapangan: protection class IP52 dan baterai LiPo internal 3,7 V 2500 mAh.

Perbandingan & Posisi Produk

Dibanding metode manual atau konvensional

Pada banyak proyek, debit dan BTU “diestimasi” dari:

  • kurva pompa + estimasi DP,

  • pembacaan dari balancing valve (yang akurasinya sangat bergantung pada instalasi, kondisi valve, dan kalibrasi),

  • data BMS (yang validitasnya tergantung sensor flow dan sensor temperatur permanen).

Metode tersebut bisa cukup untuk monitoring kasar, tetapi saat Anda butuh verifikasi (commissioning, klaim performa, M&V ESCO, dispute alokasi energi), Anda memerlukan pengukuran lapangan yang:

  • langsung di pipa,

  • bisa dibandingkan dengan kondisi aktual (suhu, flow),

  • dapat direkam sebagai bukti (trend, report).

Di posisi ini, PCE-TDS 200+ S-SW-KIT bekerja sebagai “alat pembuktian” di lapangan: clamp-on flow + dua kanal temperatur untuk menghitung heat output/heat quantity.

Posisi dalam kategori alat sejenis

Dalam kelas portable clamp-on heat meter, pembeda yang biasanya dicari engineer adalah: kemudahan pemasangan, stabilitas sinyal, kapasitas data logging, fleksibilitas unit, dan kerapian pelaporan. Seri PCE-TDS 200+ menonjol karena kombinasi:

  • pengukuran non-invasif berbasis transit-time,

  • dukungan logging internal besar dan ekspor via software,

  • serta perhitungan energi termal di perangkat (heat output & heat quantity).

Tabel ringkas perbandingan pendekatan:

AspekEstimasi/BMS sajaClamp-on flow meter sajaPCE-TDS 200+ (Clamp-on heat meter)
Perlu shutdown/potong pipaTidakTidakTidak
Mengukur debit aktualTergantung sensor permanenYaYa
Mengukur suhu supply–returnTergantung sensor permanenTidakYa (2 channel temperatur untuk perhitungan energi)
Menghasilkan heat output/quantityEstimasiTidakYa
Bukti data (logging & ekspor)Tergantung sistemBervariasiLogging internal + ekspor via software

Spesifikasi Teknis

Berikut spesifikasi teknis penting untuk aplikasi HVAC/utility measurement.

ParameterNilai / Keterangan
Seri modelPCE-TDS 200 (flow meter) dan PCE-TDS 200+ (flow + temperature + heat output + heat quantity)
Parameter terukur (200+)flow velocity, volume flow, volume, temperature, heat output, heat quantity
Rentang flow velocity±32 m/s
Resolusi flow velocity0,001 m/s
Akurasi flowDN ≥ 50 mm: ±1,5% rdg (v > 0,3 m/s); DN < 50 mm: ±3,5% rdg (v > 0,3 m/s)
Repeatability±0,5% rdg
Mediasemua cairan dengan impurity < 5%
Pengukuran temperatur (200+)dukungan thermocouple type B/E/J/K/N/R/S/T
Resolusi temperatur0,1 °C
DisplayLCD 2,8 inci
Unitsmetric / imperial
Kondisi operasi/penyimpanan-20 hingga +65 °C; 10–95% RH non-condensing
Data logger internal32 GB; 100 record; maks. 100.000 data points per record
InterfaceUSB untuk online measurement dan pembacaan internal memory
Protection classIP52
Power supplyLiPo 3,7 V 2500 mAh; eksternal USB 5 VDC 500 mA
Operating timesekitar 8–10 jam (bergantung brightness display)
Sensor “S” (nominal diameter)DN 15–100; 20–108 mm; cable 5 m; liquid temperature -30 hingga 160 °C

Tata Cara Pemakaian

Berikut alur ringkas 6 langkah yang umum dipakai saat verifikasi debit dan BTU pada chilled water/hot water:

  1. Persiapan lokasi ukur

    • Pilih pipa lurus yang cukup panjang untuk stabilitas aliran (umumnya disarankan upstream 10D dan downstream 5D dari titik gangguan).

    • Pastikan pipa terisi penuh, minim gelembung/air pocket dan tidak ada kondisi yang membuat sinyal ultrasonik lemah.

  2. Siapkan sensor dan coupling

    • Tentukan metode pemasangan sensor (Z/V/N/W) sesuai diameter pipa dan kualitas sinyal.

    • Oleskan coupling gel agar transmisi ultrasonik efektif.

  3. Pasang clamp-on flow sensor

    • Tempelkan dua sensor di luar pipa pada jarak yang ditentukan perangkat (installation aid membantu posisi dan kualitas sinyal).

  4. Pasang dua sensor temperatur (untuk BTU/heat)

    • Tempatkan temperature contact sensor pada pipa supply dan return (atau inlet–outlet heat exchanger) dan pastikan kontak termal baik. Seri 200+ memang disertai dua TF-RA330 untuk kebutuhan ini.

  5. Input parameter pipa dan media, lalu mulai ukur

    • Masukkan data material pipa, diameter, ketebalan, lining (bila ada), serta pilih unit yang dibutuhkan (termasuk unit energi seperti kWh/Btu pada seri 200+).

  6. Logging dan ekspor data

    • Jalankan data logger untuk trend (mis. 30–120 menit saat beban stabil). Data tersimpan di internal memory dan dapat dibaca/diunduh via USB dan software.

Catatan penting lapangan:

  • Kualitas sinyal adalah “mata uang” clamp-on ultrasonic. Jika sinyal lemah, evaluasi: lokasi ukur, adanya bubble/partikel, metode pemasangan (sering V method disarankan bila memungkinkan; jika sinyal rendah, beralih ke Z method).

  • Untuk audit energi, pastikan periode ukur mewakili kondisi operasi (peak, partial load, atau jam sibuk) dan catat kondisi sistem (valve position, pump speed, setpoint).

Cara Kerja / Metode Pengukuran

PCE-TDS 200 menggunakan prinsip transit-time ultrasonik. Dua sensor berfungsi sebagai transmitter dan receiver; sinyal ultrasonik ditembakkan searah dan berlawanan arah aliran. Perbedaan waktu tempuh (transit time difference) kemudian dikonversi menjadi flow velocity. Karena pemasangan di luar pipa, pengukuran tidak mengganggu pipa dan tidak mempengaruhi aliran.

Untuk fungsi BTU/heat meter di seri 200+, perangkat memanfaatkan dua pengukuran temperatur (dua channel) untuk menghitung heat quantity berdasarkan temperature difference dan flow rate. Ini yang membuatnya relevan untuk verifikasi energi termal coil/heat exchanger serta perhitungan energi pendinginan/pemanasan di jaringan air.

Metode pemasangan sensor (Z/V/N/W) dipilih sesuai kondisi pipa dan target kualitas sinyal. Secara praktik:

  • V method sering memberi hasil baik untuk kualitas sinyal dan zero point stability jika parameter pipa memungkinkan.

  • Jika kualitas sinyal terlalu rendah, Z method menjadi alternatif.

Kelengkapan Produk

Berikut kelengkapan yang umum untuk seri PCE-TDS 200, dengan catatan seri 200+ menyertakan sensor temperatur:

  • 1 unit ultrasonic flow meter PCE-TDS 200 (handheld)

  • 2 unit flow sensor (tergantung model; untuk paket “S” menggunakan sensor PCE-TDS 200 S)

  • 2 unit temperature sensor TF-RA330 (khusus model PCE-TDS 200+)

  • 2 kabel koneksi 5 m

  • Mains adaptor, USB-C cable

  • Ultrasonic coupling gel

  • PCE tape measure

  • Plastic carrying case dan user manual

  • Software PCE-TDS 200 SW (tercantum sebagai software untuk flow meter pada aksesori/opsi; dalam paket S-SW-KIT software disertakan)

Manfaat bagi Pengguna

  • Efisiensi kerja

    • Verifikasi debit dan BTU tanpa shutdown, tanpa drain system, dan tanpa pekerjaan piping.

    • Setup lapangan lebih cepat untuk pekerjaan commissioning dan troubleshooting.

  • Peningkatan kualitas keputusan teknis

    • Data heat output/heat quantity membantu menguji klaim kapasitas coil/HX secara objektif, bukan asumsi.

    • Mengurangi risiko salah diagnosis: apakah masalah kenyamanan karena debit kurang, delta-T tidak tercapai, atau kontrol yang tidak stabil.

  • Penghematan biaya

    • Mendukung identifikasi peluang hemat energi berbasis pengukuran nyata (mis. optimasi flow, penyesuaian setpoint, penjadwalan operasi).

    • Mengurangi trial-and-error saat perbaikan.

  • Pengurangan kesalahan dan memudahkan pelaporan

    • Logging internal dan ekspor via software ke CSV/PDF memudahkan penyusunan laporan teknis dan dokumentasi M&V.

FAQ

  1. Untuk apa alat ini digunakan?
    Untuk mengukur debit (flow) pada pipa cairan secara clamp-on dan, pada versi PCE-TDS 200+, menghitung heat output serta heat quantity (energi termal) dari beda suhu dan laju aliran.

  2. Apakah pengukuran merusak material atau harus memotong pipa?
    Tidak. Sensor ditempel di luar pipa dan pengukuran dilakukan tanpa mengganggu pipa serta tanpa mempengaruhi aliran.

  3. Bisa digunakan untuk fluida apa saja?
    Umumnya untuk cairan, dengan syarat impurity kurang dari 5% agar kualitas sinyal tetap baik.

  4. Apakah perlu kalibrasi?
    Untuk pekerjaan yang membutuhkan traceability (mis. M&V kontrak, dispute billing), sertifikat kalibrasi dapat menjadi kebutuhan. Pada seri ini ada opsi sertifikat kalibrasi (mis. ISO/DAkkS) sebagai bagian dari skema kualitas pengukuran.

  5. Siapa yang cocok menggunakan alat ini?
    Engineer HVAC/MEP, teknisi commissioning/TAB, energy auditor, ESCO, utility measurement team, serta facility/building manager yang membutuhkan verifikasi debit dan energi termal berbasis data lapangan.

Sebagai pemasok dan distributor alat ukur industri terkemuka, CV. Java Multi Mandiri memahami pentingnya pengukuran debit dan energi termal dalam menjaga performa HVAC, heat exchanger, dan utilitas gedung tetap efisien. Kami berfokus melayani kebutuhan klien bisnis dan aplikasi industri, menyediakan BTU Meter / Clamp on Heat meter PCE-TDS 200+ S-SW-KIT incl. software untuk membantu tim engineering Anda melakukan verifikasi kapasitas pendinginan/pemanasan, audit energi, serta commissioning dengan data yang rapi dan bisa dilacak. Jika Anda ingin meningkatkan akurasi dan efisiensi pengukuran BTU pada sistem chilled water maupun hot water, mari diskusikan kebutuhan perusahaan Anda bersama kami untuk menemukan konfigurasi PCE-TDS 200+ yang paling sesuai.

Rekomendasi Btu Meter Clamp Unggulan untuk Kebutuhan Anda

Referensi

Bagikan artikel ini

Butuh Bantuan Pilih Alat?

Author picture

Tim customer service CV. Java Multi Mandiri siap melayani Anda!

Konsultasi gratis alat ukur dan uji yang sesuai kebutuhan Anda. Segera hubungi kami.