Di banyak lingkungan industri dan laboratorium modern, pengukuran suhu bukan sekadar rutinitas—melainkan faktor krusial yang menentukan kualitas produk, efisiensi energi, hingga keselamatan kerja.
Bayangkan seorang teknisi di instalasi pengolahan air limbah (WWTP) yang harus memastikan suhu tangki reaksi tetap stabil. Atau analis QA di industri makanan yang perlu memverifikasi suhu permukaan peralatan produksi tanpa mengganggu proses. Dalam konteks farmasi, bahkan deviasi kecil suhu pada permukaan reaktor bisa berdampak pada kualitas batch.
Namun, metode pengukuran suhu konvensional sering menghadapi kendala:
- Harus kontak langsung dengan objek → berisiko kontaminasi
- Lambat untuk inspeksi area luas
- Sulit menjangkau objek panas atau berbahaya
- Data sering tidak konsisten karena teknik pengukuran berbeda-beda
Di sinilah kebutuhan akan alat ukur suhu non-kontak yang cepat, akurat, dan mudah digunakan menjadi sangat penting.
Infrared thermometer seperti PCE-MIR 20 hadir sebagai solusi praktis untuk inspeksi suhu permukaan secara instan tanpa menyentuh objek—membuka peluang monitoring yang lebih aman dan efisien.
Prinsip Infrared: Mengukur Suhu Tanpa Menyentuh Objek
PCE-MIR 20 bekerja menggunakan teknologi inframerah (infrared), yaitu dengan mendeteksi radiasi panas yang dipancarkan oleh suatu objek.
Setiap benda dengan suhu di atas nol absolut akan memancarkan energi dalam bentuk gelombang inframerah. Sensor pada alat ini menangkap radiasi tersebut dan mengonversinya menjadi nilai suhu.
Beberapa konsep penting:
- Spektral range: 8–14 µm → rentang ideal untuk pengukuran suhu permukaan industri
- Emissivity (0.10–1.00): faktor koreksi sesuai jenis material
- Spot ratio 12:1: semakin jauh jarak, area ukur makin besar
Artinya:
Jika Anda mengukur dari jarak 120 cm, maka area yang diukur sekitar 10 cm diameter.
Mengapa teknologi ini penting dalam jangka panjang?
- Minim risiko kontaminasi (penting untuk farmasi & F&B)
- Aman untuk objek panas tinggi
- Mendukung inspeksi cepat pada banyak titik
- Konsisten untuk audit kualitas
Dibandingkan metode kontak seperti thermocouple:
- Tidak perlu waktu stabilisasi
- Tidak merusak permukaan
- Bisa digunakan untuk objek bergerak
Alat Ukur Suhu Infrared yang Dirancang untuk Kebutuhan Lapangan
PCE-MIR 20 adalah infrared thermometer portabel yang dirancang untuk penggunaan praktis di berbagai sektor—mulai dari laboratorium hingga industri proses.
Keunggulan utamanya:
- Rentang pengukuran luas: -50 hingga 760 °C
- Respon cepat (2 Hz)
- Laser pointer untuk akurasi target
- Pengaturan emissivity fleksibel
Yang membuatnya menonjol di kelasnya:
- Fitur statistik langsung (MAX, MIN, AVG, DIF)
- Alarm batas suhu (limit value)
- Desain ringan dan ergonomis
Alat ini tidak hanya mengukur suhu—tetapi membantu pengguna memahami dinamika suhu dalam suatu proses.
Desain dan Ergonomi untuk Penggunaan Harian
Secara fisik, PCE-MIR 20 memiliki desain seperti pistol grip yang familiar dan mudah dipegang.
Spesifikasi fisik:
- Dimensi: 175 x 75 x 35 mm
- Berat: 114 g (tanpa baterai)
Keunggulan desain:
- Ringan → tidak melelahkan saat inspeksi panjang
- Grip ergonomis → stabil saat pengukuran
- Tombol trigger → intuitif seperti alat industri lain
Catu daya:
- Menggunakan baterai 9V block
Kondisi operasi:
- Suhu: 0–50 °C
- Kelembaban: <90% RH
Ini membuatnya cocok untuk:
- Indoor lab
- Workshop industri
- Area produksi
Antarmuka dan Pengalaman Pengguna
Display pada PCE-MIR 20 dirancang sederhana namun informatif.
Elemen display:
- Nilai suhu utama
- Indikator SCAN (saat pengukuran aktif)
- HOLD (data ditahan)
- Status baterai
- Emissivity
- Mode statistik (MAX/MIN/AVG/DIF)
Navigasi:
- Tombol MODE untuk berpindah fungsi
- Tombol panah untuk pengaturan
- Trigger untuk pengukuran
Fitur kenyamanan:
- Auto-off setelah 10 detik tidak digunakan
- Backlight (terlihat dari spesifikasi visual)
- Indikator alarm suhu
Pengalaman pengguna:
- Tidak perlu pelatihan kompleks
- Cocok untuk operator lapangan
- Minim risiko salah baca
Fitur Penting yang Mendukung Monitoring Presisi
1. Pengaturan Emissivity
Memungkinkan penyesuaian berdasarkan material:
- Logam
- Plastik
- Cairan
Manfaat:
- Meningkatkan akurasi pengukuran
2. Statistik Pengukuran (MAX, MIN, AVG, DIF)
Menampilkan:
- Suhu tertinggi
- Suhu terendah
- Rata-rata
- Selisih
Manfaat:
- Analisis cepat tanpa software tambahan
- Berguna untuk validasi proses
3. Alarm Batas Suhu
Pengguna dapat:
- Set batas maksimum
- Set batas minimum
Manfaat:
- Deteksi dini overheating
- Monitoring otomatis saat inspeksi
4. Laser Pointer Ganda
Membantu:
- Menentukan area ukur secara visual
Manfaat:
- Mengurangi kesalahan target
Kontrol Data dan Integrasi Sistem
Berdasarkan manual resmi, PCE-MIR 20:
- Tidak memiliki fitur transfer data ke PC
- Tidak mendukung ekspor langsung ke Excel/LIMS
Namun:
- Cocok untuk inspeksi cepat manual
- Ideal sebagai alat screening sebelum analisis lanjutan
Spesifikasi Teknis Lengkap
| Parameter | Nilai |
|---|---|
| Rentang ukur | -50 … 760 °C |
| Resolusi | 0.1 °C |
| Akurasi | ±3 °C (-50…20 °C), ±2% ±2 °C (20…760 °C) |
| Repeatability | ±1 °C |
| Spot ratio | 12:1 |
| Emissivity | 0.10 … 1.00 |
| Measuring rate | 2 Hz |
| Spectral range | 8 … 14 µm |
| Laser | <1 mW, 630–670 nm, class 2 |
| Power supply | 9V battery |
| Dimensi | 175 x 75 x 35 mm |
| Berat | 114 g |
Penjelasan sederhana:
- Resolusi 0.1 °C → perubahan kecil bisa terdeteksi
- Spot ratio 12:1 → penting untuk menentukan jarak ukur
- Akurasi ±2% → cukup untuk inspeksi industri
Faktor yang Mempengaruhi Akurasi Pengukuran
| Faktor | Dampak |
|---|---|
| Emissivity | Menentukan akurasi |
| Jarak ukur | Mempengaruhi area pengukuran |
| Permukaan objek | Reflektif vs matte |
| Lingkungan | Uap, debu, kelembaban |
Aksesori:
- Tas transport (sudah termasuk)
- Baterai cadangan
Studi Lapangan: Dari Industri Air hingga Produksi Makanan
1. Monitoring Tangki Reaksi WWTP
Seorang operator menggunakan PCE-MIR 20 untuk:
- Memeriksa suhu permukaan tangki
- Mengidentifikasi hotspot
Hasil:
- Inspeksi lebih cepat tanpa membuka tangki
- Mengurangi risiko paparan gas
2. Kontrol Suhu Conveyor Industri Makanan
QA staff memantau suhu:
- Permukaan conveyor
- Mesin pemanas
Manfaat:
- Menjaga konsistensi proses
- Deteksi dini overheating motor
Panduan Penggunaan di Lapangan (Contoh: Industri Air)
- Nyalakan alat dengan tombol trigger
- Arahkan laser ke permukaan target
- Pastikan jarak sesuai rasio 12:1
- Tekan dan tahan untuk membaca suhu
- Gunakan MODE untuk melihat MAX/MIN
- Atur emissivity jika material berbeda
- Lepaskan trigger untuk HOLD data
Kesimpulan dan Rekomendasi
PCE-MIR 20 adalah alat ukur suhu inframerah yang:
- Praktis
- Cepat
- Cukup akurat untuk inspeksi industri
Cocok untuk:
- QA/QC lab
- Industri air & limbah
- F&B
- Farmasi (non-kontak monitoring)
- Maintenance industri
Jika kebutuhan Anda adalah:
- Monitoring cepat
- Inspeksi rutin
- Deteksi masalah awal
Maka alat ini merupakan pilihan yang efisien.
FAQ
- Apakah alat ini bisa mengukur suhu cairan?
Bisa, selama permukaan terlihat (tidak transparan). - Apakah akurat untuk logam?
Perlu pengaturan emissivity. - Apakah bisa menyimpan data?
Tidak, hanya display langsung. - Apakah aman digunakan?
Ya, laser class 2 aman jika tidak diarahkan ke mata. - Berapa lama baterai bertahan?
Tidak dinyatakan pabrikan.
Sebagai pemasok dan distributor alat laboratorium terkemuka, CV. Java Multi Mandiri memahami pentingnya instrumen pengukuran suhu dalam mendukung berbagai proses industri dan penelitian Anda. Kami menyediakan perangkat seperti PCE-MIR 20 Infrared Thermometer dan berbagai alat laboratorium lainnya untuk membantu meningkatkan efisiensi monitoring, memastikan kontrol proses yang konsisten, dan memenuhi standar kualitas. Mari diskusikan kebutuhan perusahaan Anda bersama kami untuk menemukan solusi yang tepat.
Rekomendasi Thermometer Unggulan untuk Kebutuhan Anda
-

Thermometer PCE-HT 112
Lihat Produk★★★★★ -

Thermometer PCE-THT 10
Lihat Produk★★★★★ -

Thermometer PCE-EMD 5-ICA incl. ISO Calibration Certificate
Lihat Produk★★★★★ -

Thermometer PCE-CMM 8
Lihat Produk★★★★★ -

Thermometer PCE-T 330
Lihat Produk★★★★★ -

Thermometer PCE-AQD 50
Lihat Produk★★★★★ -

Thermometer PCE-RCM 8
Lihat Produk★★★★★ -

Thermometer PCE-895
Lihat Produk★★★★★
Referensi
- Suryono, S., & Widodo, S. (2017). RANCANG BANGUN ALAT PENGUKUR SUHU TANPA KONTAK BERBASIS SENSOR INFRARED MLX90614. Jurnal Teknik Elektro, 9(2), 101–106. Retrieved from https://jurnal.unej.ac.id/index.php/JTE/article/download/5714/4233
- Hidayat, T., & Nurhayati, N. (2020). PERBANDINGAN PENGUKURAN SUHU MENGGUNAKAN TERMOMETER KONTAK DAN NON-KONTAK BERBASIS INFRARED. Jurnal Fisika dan Aplikasinya, 16(1), 27–32. Retrieved from https://jurnal.unair.ac.id/JFA/article/download/18463/10024
- Pratama, R. A., & Kusuma, H. (2019). IMPLEMENTASI SENSOR INFRARED MLX90614 UNTUK PENGUKURAN SUHU TANPA KONTAK BERBASIS ARDUINO. Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan, 7(3). Retrieved from https://jurnal.untan.ac.id/index.php/jitet/article/download/35732/75676582903

























