Di banyak industri—mulai dari pengolahan air (WTP/WWTP), farmasi, hingga manufaktur makanan dan minuman—ketebalan material bukan sekadar angka teknis. Ia adalah indikator keselamatan, efisiensi, dan kualitas proses.
Bayangkan sebuah tangki kimia di instalasi pengolahan air limbah. Dindingnya terus terpapar korosi. Tanpa inspeksi rutin, penipisan dinding bisa menyebabkan kebocoran—bukan hanya kerugian finansial, tetapi juga risiko lingkungan.
Masalah yang sering muncul:
- Sulit mengukur ketebalan tanpa merusak atau membongkar sistem
- Data tidak konsisten karena metode manual
- Kesulitan mengakses area sempit seperti pipa atau sudut tangki
- Ketergantungan pada inspeksi visual yang tidak akurat
- Kurangnya dokumentasi data untuk audit atau validasi
Di sinilah alat seperti PCE-TG 300-NO5/90 menjadi relevan: memberikan pengukuran non-destruktif yang cepat, akurat, dan dapat diandalkan.
Prinsip Ultrasonik: Cara Kerja Pengukuran Tanpa Merusak Material
Teknologi utama yang digunakan adalah ultrasonic thickness measurement (pengukuran ketebalan berbasis gelombang ultrasonik).
Bagaimana cara kerjanya?
- Sensor mengirimkan gelombang suara frekuensi tinggi ke dalam material.
- Gelombang dipantulkan dari sisi belakang material.
- Alat menghitung waktu tempuh gelombang.
- Dengan mengetahui kecepatan suara material, ketebalan dapat dihitung.
Secara sederhana:
- Semakin lama waktu pantulan → semakin tebal material
- Semakin cepat pantulan → semakin tipis material
Keunggulan teknologi ini:
- Tidak merusak (non-destructive testing)
- Bisa digunakan pada produk jadi
- Tidak perlu akses ke kedua sisi material
Mode pengukuran penting:
- Pulse-Echo (P-E): untuk deteksi cacat dan rongga
- Echo-Echo (E-E): untuk mengukur tanpa terpengaruh lapisan coating seperti cat
Ini penting dalam jangka panjang karena:
- Mengurangi downtime inspeksi
- Meningkatkan keandalan data audit
- Memungkinkan predictive maintenance
PCE-TG 300-NO5/90: Fleksibilitas Sensor dan Jangkauan Luas untuk Beragam Industri
PCE-TG 300-NO5/90 adalah thickness meter berbasis ultrasonik dengan sensor sudut 90° yang dirancang untuk akses area sulit.
Keunggulan utama:
- Jangkauan hingga 600 mm (material baja)
- Sensor 90° untuk area sempit dan sulit dijangkau
- Mendukung berbagai material homogen (logam, plastik, keramik, kaca)
- Pengukuran tanpa merusak produk akhir
- Memori internal dan konektivitas data
Apa yang membuatnya menonjol dibanding alat sekelas:
- Kombinasi fleksibilitas sensor + mode pengukuran (P-E & E-E)
- Dukungan kalibrasi multi-metode
- Kapasitas penyimpanan data besar
- Dukungan Bluetooth dan USB untuk workflow modern
Desain dan Ergonomi untuk Penggunaan Lapangan
Alat ini dirancang sebagai perangkat portabel yang kokoh.
Detail fisik:
- Dimensi: 185 x 97 x 40 mm
- Berat: 375 gram
- Catu daya: 4 baterai AA 1.5 V
Desain penting:
- Sensor dapat dipasang fleksibel
- Tersedia kalibrasi disk internal
- Konektor probe terpisah untuk fleksibilitas
Kondisi operasi:
- Suhu: 0 hingga 50 °C
- Kelembaban: ≤80% RH non-kondensasi
Cocok untuk:
- Lapangan industri
- Area produksi
- Lingkungan laboratorium semi-industri
Antarmuka dan Pengalaman Pengguna yang Intuitif
Layar:
- TFT LCD warna 320 x 240 piksel
- Brightness dapat diatur
Navigasi:
- Tombol membran (tactile)
- Menu berbasis ikon
- Multi-bahasa (EN, DE, FR, dll)
Informasi yang ditampilkan:
- Ketebalan material real-time
- Mode pengukuran
- Status coupling
- Kecepatan suara
- Status baterai
Fitur kenyamanan:
- Auto power-off (hemat baterai)
- Standby mode
- Penyimpanan otomatis data
Fitur Analisis dan Kontrol yang Mendukung Audit Industri
Beberapa fitur kunci yang benar-benar berguna di lapangan:
1. Mode Scan
Menampilkan nilai minimum dan maksimum secara real-time
→ Berguna untuk inspeksi korosi pipa
2. Mode Difference
Menampilkan selisih dari ketebalan standar
→ Ideal untuk QA/QC produksi
3. Limit Alarm
Menandai hasil di luar batas toleransi
→ Memudahkan inspeksi cepat
4. Resolusi Fleksibel
- 0.1 mm
- 0.01 mm
- 0.001 mm
Manfaat:
- Pengguna bisa menyesuaikan dengan kondisi permukaan
Integrasi Data: Dari Lapangan ke Laporan Digital
Alat ini mendukung:
- USB 2.0 untuk transfer data ke PC
- Bluetooth untuk printing langsung
Manfaat praktis:
- Data bisa diekspor ke laporan audit
- Integrasi ke sistem LIMS atau Excel
- Dokumentasi inspeksi lebih rapi
Spesifikasi Teknis Lengkap
| Parameter | Spesifikasi |
|---|---|
| Rentang ukur | P-E: 0.65 – 600 mm (steel) |
| Mode E-E | 2.50 – 60 mm |
| Akurasi | ±0.04 mm (<10 mm); ±0.4% (>10 mm) |
| Resolusi | 0.1 / 0.01 / 0.001 mm |
| Material | Logam, plastik, keramik, kaca |
| Mode kerja | Pulse-Echo & Echo-Echo |
| Kalibrasi | Zero, velocity, 2-point |
| Memori | 100 grup x 100 data |
| Display | TFT LCD 320×240 |
| Baterai | 4x AA |
| Waktu operasi | 100 jam |
| Suhu kerja | 0–50°C |
| Dimensi | 185 x 97 x 40 mm |
| Berat | 375 g |
Penjelasan sederhana:
- Resolusi 0.001 mm → seperti mengukur setipis rambut manusia
- Memori 10.000 data → cukup untuk inspeksi satu fasilitas besar
Faktor yang Mempengaruhi Akurasi Pengukuran
| Faktor | Dampak |
|---|---|
| Coupling gel | Tanpa gel → hasil tidak stabil |
| Permukaan kasar | Menurunkan akurasi |
| Kalibrasi | Harus dilakukan sebelum ukur |
| Jenis material | Kecepatan suara berbeda |
| Sensor | Harus sesuai aplikasi |
Aksesori penting:
- Coupling gel
- Sensor tambahan (NO2, NO5, NO7, HT5)
Aplikasi Nyata di Industri
1. Inspeksi Tangki WTP (Simulasi Kasus)
Operator mengecek ketebalan tangki baja:
- Tanpa bongkar sistem
- Menggunakan mode scan
- Data disimpan untuk audit
Hasil:
- Deteksi dini penipisan material
- Mencegah kebocoran
2. Industri Makanan & Minuman
Pada pipa stainless:
- Mode E-E digunakan
- Lapisan coating tidak mengganggu hasil
Manfaat:
- Validasi ketebalan tanpa merusak lapisan sanitasi
Panduan Penggunaan Langkah demi Langkah
- Nyalakan alat
- Pilih sensor yang sesuai
- Lakukan zero calibration
- Atur mode (P-E / E-E)
- Oleskan coupling gel
- Tempelkan probe ke material
- Tunggu hasil stabil
- Simpan data jika diperlukan
Kesimpulan dan Rekomendasi
PCE-TG 300-NO5/90 adalah alat yang cocok untuk:
- QA/QC industri
- Inspeksi pipa dan tangki
- Laboratorium teknik material
- Industri proses dan kimia
Keunggulan utama:
- Non-destruktif
- Akurat
- Fleksibel
- Data terintegrasi
Jika Anda membutuhkan pengukuran ketebalan yang konsisten dan dapat diaudit, alat ini layak dipertimbangkan.
FAQ
- Apakah bisa untuk plastik?
Ya, selama material homogen. - Apakah perlu kalibrasi?
Ya, sebelum pengukuran untuk akurasi. - Bisa untuk material berlapis cat?
Bisa dengan mode Echo-Echo. - Apakah data bisa dipindahkan ke PC?
Bisa via USB. - Apakah cocok untuk pipa kecil?
Ya, dengan sensor yang sesuai.
Sebagai pemasok dan distributor alat laboratorium terkemuka, CV. Java Multi Mandiri memahami pentingnya pengukuran ketebalan material dalam mendukung berbagai proses inspeksi dan produksi Anda. Kami menyediakan instrumen berkualitas seperti PCE-TG 300-NO5/90 serta perangkat laboratorium lainnya untuk membantu meningkatkan efisiensi inspeksi, memastikan kontrol kualitas yang konsisten, dan memenuhi standar industri. Mari diskusikan kebutuhan perusahaan Anda bersama kami untuk menemukan solusi yang tepat.
Rekomendasi Thickness Gauge Unggulan untuk Kebutuhan Anda
-

Ultrasonic Thickness Gauge PCE-TG 300-P5EE
Lihat Produk★★★★★ -

Ultrasonic Thickness Gauge PCE-TG 300-NO2
Lihat Produk★★★★★ -

Ultrasonic Thickness Gauges PCE-UFD 50
Lihat Produk★★★★★ -

Ultrasonic Thickness Gauge PCE-TG 300-NO7-ICA incl. ISO calibration certificate
Lihat Produk★★★★★ -

Ultrasonic Thickness Gauge PCE-TG 300-NO7
Lihat Produk★★★★★ -

Ultrasonic Thickness Gauges PCE-TG 75A
Lihat Produk★★★★★ -

Ultrasonic Thickness Gauge PCE-FD 20
Lihat Produk★★★★★ -

Ultrasonic Thickness Gauges PCE-TG 150 F2.5
Lihat Produk★★★★★
Referensi
- Suharto, S., & Prasetyo, B. (2018). ANALISIS PENGUKURAN KETEBALAN PIPA MENGGUNAKAN METODE ULTRASONIK UNTUK DETEKSI KOROSI. Jurnal Teknik Mesin, 6(1), 23–29. Retrieved from https://ejournal.undip.ac.id/index.php/jtm/article/download/19645/13872
- Hidayat, R., & Kurniawan, D. (2019). PENERAPAN ULTRASONIC TESTING (UT) UNTUK MENGETAHUI KETEBALAN MATERIAL DAN DETEKSI CACAT. Jurnal Rekayasa Mesin, 10(2), 55–62. Retrieved from https://jurnal.polines.ac.id/index.php/rekayasa/article/download/1567/1245
- Setiawan, E., & Ramadhan, F. (2021). PENERAPAN NON-DESTRUCTIVE TESTING (NDT) PADA MATERIAL INDUSTRI UNTUK MENINGKATKAN KESELAMATAN OPERASI. Jurnal Teknik Industri, 22(1), 45–52. Retrieved from https://journal.uii.ac.id/index.php/JTI/article/download/17832/11234

























