Di banyak fasilitas pengolahan air, laboratorium kampus, hingga tambak ikan, angka oksigen terlarut (DO) bukan sekadar “angka di laporan”. Nilai ini menentukan apakah bak aerasi bekerja efektif, apakah ikan masih mau makan, apakah fermentor berjalan stabil, bahkan apakah sebuah batch produksi farmasi atau minuman layak dilepas ke pasar.
Masalahnya, pengukuran DO bukan pekerjaan yang selalu nyaman. Di IPAL, analis harus naik ke atas bak aerasi yang lembap dan bising, sambil memegang meter konvensional dengan kabel panjang. Di tambak udang, petani harus berpacu dengan waktu—turunnya DO beberapa menit saja sudah cukup memicu stres bahkan kematian massal. Sementara di laboratorium QA/QC, teknisi harus memastikan data DO untuk uji BOD atau OUR/SOUR tercatat rapi dan siap audit.
Beberapa pain point yang sering muncul:
Pengukuran tidak stabil karena suhu air berubah cepat dan tidak dikompensasi dengan baik.
Koreksi salinitas dan tekanan barometrik dilakukan manual, sehingga rentan salah hitung.
Pencatatan masih di buku tulis atau Excel manual, menyulitkan penelusuran data saat audit.
Pengujian BOD dan OUR/SOUR membutuhkan serangkaian perhitungan yang memakan waktu.
Di lapangan, membawa meter besar dengan kabel sensor panjang tidak selalu praktis.
Di sisi lain, tuntutan regulasi makin ketat: baku mutu limbah cair, standar air minum, validasi proses biotek, hingga persyaratan ekspor produk perikanan. Akurasi dan traceability data menjadi kunci. Di sinilah S60 Bluetooth Dissolved Oxygen Tester hadir sebagai solusi: meter DO portabel dengan sensor polarografik dan koneksi Bluetooth ke aplikasi Android, yang dirancang untuk menjawab kebutuhan nyata di laboratorium maupun lapangan.
Teknologi Sensor DO Polarografik & Bluetooth: Cara Kerja dan Keunggulannya
S60 menggunakan elektroda oksigen terlarut tipe polarografik. Secara sederhana, di dalam probe terdapat dua elektroda: anoda dan katoda yang terendam dalam larutan elektrolit dan dilindungi oleh membran semipermeabel. Molekul oksigen yang terlarut dalam air akan berdifusi menembus membran dan direduksi di katoda. Reaksi ini menghasilkan arus listrik kecil yang proporsional dengan konsentrasi oksigen terlarut.
Sebelum dipakai, membran diisi elektrolit dan elektroda dipolarisasi dengan tegangan tertentu. Proses ini menstabilkan sistem sehingga arus yang terbaca benar-benar mewakili kadar oksigen, bukan noise dari reaksi lain. Pada S60, pengguna cukup mengisi ulang elektrolit pada membrane cap dan memastikan tidak ada gelembung udara di dalamnya—seleksi desain yang membuat perawatan harian relatif mudah.
Dibanding metode klasik seperti titrasi Winkler:
Pengukuran jauh lebih cepat (hitungan detik-menit, bukan puluhan menit).
Tidak perlu banyak reagen kimia, sehingga lebih aman dan hemat.
Dapat digunakan untuk pemantauan kontinu atau pencatatan berkala (interval 10–300 detik) melalui aplikasi.
Keunggulan lain dari S60 adalah integrasi Bluetooth 4.0 dengan aplikasi BanteLab di Android. Tester hanya memiliki satu tombol fisik; seluruh pengaturan, kalibrasi, hingga perekaman data dilakukan dari smartphone atau tablet. Koneksi nirkabel hingga 10 meter memberikan keleluasaan: pengguna bisa berdiri di tempat aman atau kering, sementara probe berada di bak aerasi, kolam ikan, atau botol BOD.
Pendekatan ini sangat relevan untuk jangka panjang:
Meminimalkan kabel dan konektor yang biasanya menjadi titik lemah dan sumber kerusakan.
Memudahkan integrasi data digital tanpa harus mengetik ulang hasil baca manual.
Memungkinkan multi-parameter measurement: hingga tiga tester seri S lain (pH, konduktivitas, ion, dll.) dapat terhubung dan tampil bersamaan di aplikasi, sehingga tren kualitas air dapat dilihat secara menyeluruh.
S60 dalam Sekilas: DO Tester yang Dirancang untuk Dunia Nyata
S60 adalah bagian dari S Series Bluetooth Water Quality Tester dari Bante Instruments. Model ini secara khusus mengukur:
Dissolved Oxygen (DO) dalam mg/L
% Saturation of Oxygen
Serta mendukung perhitungan BOD, Oxygen Uptake Rate (OUR), dan Specific Oxygen Uptake Rate (SOUR) langsung dari aplikasi.
Beberapa hal yang membuat S60 menonjol dibanding banyak DO meter portabel lain:
Akurasi dan rentang lebar
Rentang: 0,00–20,00 mg/L, resolusi 0,01/0,1 mg/L, akurasi ±0,2 mg/L.
Rentang saturasi: 0,0–200,0%, resolusi 0,1%, akurasi ±2,0%.
Ini cukup untuk air murni, air limbah, air laut, hingga kultur sel dan fermentasi.
Kompensasi lingkungan bawaan
Kompensasi suhu otomatis 0–50 °C.
Koreksi tekanan barometrik: 60,0–113,3 kPa (450–850 mmHg), diinput manual sesuai ketinggian lokasi.
Koreksi salinitas: 0,0–50,0 g/L, sehingga cocok untuk air payau dan laut.
Mode aplikasi yang langsung mengarah ke kebutuhan industri
Mode DO biasa untuk pemantauan harian.
Mode BOD (Initial/Final) dengan manajemen botol dan volume sampel.
Mode OUR/SOUR dengan pengaturan waktu pengujian minimum–maksimum, DO awal–akhir, dan konsentrasi padatan.
Berbasis aplikasi, bukan layar mungil di badan alat
Dengan menggeser antarmuka ke smartphone, layar menjadi lebih luas dan intuitif. Data juga lebih mudah dianalisis, disimpan, dan dicetak tanpa perlu software PC khusus.
Untuk pengguna di sektor air minum, IPAL, akuakultur, F&B, biotek, maupun teaching lab, kombinasi faktor di atas menjadikan S60 bukan sekadar DO meter, tetapi alat kerja harian yang menyederhanakan banyak tahapan pengukuran DO.
Desain dan Ergonomi: Ringkas, Tahan Lapangan, dan Mudah Dibawa
Secara fisik, S60 mengadopsi bentuk pens-style yang ramping. Dimensi bodi sekitar 175 × 40 mm dengan berat 120 g, sehingga nyaman digenggam atau dimasukkan ke dalam tas sampling. Ukuran ini memudahkan teknisi menyelipkan alat di saku jas lab atau rompi lapangan tanpa terasa bulky.
Beberapa poin desain penting:
Bodi silinder yang kokoh dengan permukaan yang tidak licin, membantu saat tangan basah di pinggir bak aerasi atau tambak.
Di bagian atas terdapat kompartemen baterai sekaligus port USB untuk pengisian daya. Brochure menampilkan konektor USB modern yang memudahkan pengisian dari adaptor 5V maupun power bank.
Di bagian tengah terdapat satu tombol multifungsi untuk menyalakan dan mematikan tester. Semua kontrol lanjutan dilakukan melalui aplikasi, sehingga bagian alat yang terekspos di lapangan tetap minimalis dan mudah dibersihkan.
Di ujung bawah, elektroda DO polarografik dipasangi membrane cap yang dapat diganti. Desain ulir memudahkan penggantian dan pengisian elektrolit, tanpa alat khusus.
S60 ditenagai baterai isi ulang 3,7 V yang di-charge sekitar 2 jam melalui USB. Indikator pada adaptor akan berubah warna saat pengisian penuh. Untuk pemakaian lapangan, pengguna dapat mengisi penuh di laboratorium lalu membawa power bank sebagai cadangan—praktis saat melakukan kampanye sampling sepanjang hari.
Dari sisi ketahanan lingkungan:
Rentang suhu operasi: 0–50 °C.
Kelembapan relatif: <80% (non-kondensasi).
IP rating: IP54 – terlindung dari debu dalam jumlah terbatas dan percikan air dari segala arah.
Artinya, S60 cukup aman digunakan di area berdebu lembap seperti WTP/WWTP, area pengolahan makanan, atau ruang produksi, selama tidak tercelup total atau terkena semprotan bertekanan tinggi. Untuk memperpanjang umur alat, praktik baiknya adalah mengeringkan bodi dengan tisu setelah pengukuran dan menyimpannya di carrying case yang memang sudah termasuk dalam paket pembelian.
Antarmuka dan Pengalaman Pengguna dengan Aplikasi BanteLab
Berbeda dari DO meter konvensional dengan layar kecil, S60 mengandalkan aplikasi BanteLab di Android sebagai “otak” dan tampilan utama. Begitu tester dinyalakan, ia akan muncul di daftar sensor pada aplikasi. Pengguna cukup mengetuk ID sensor untuk melakukan pairing; hingga tiga tester dapat terhubung secara bersamaan untuk pengukuran multi-parameter.
Antarmuka aplikasi menawarkan beberapa kelebihan:
Dua tampilan utama untuk mode tunggal: grafik tren dan tabel angka. Pengguna dapat menggeser area grafik untuk berpindah ke tabel data log.
Tombol fungsi di layar:
Simpan/print data,
Kunci/lepas kunci pembacaan (HOLD),
Pilih mode pengukuran (DO, BOD, OUR/SOUR),
Navigasi kembali ke layar multi-parameter.
Menu Settings yang terintegrasi, dimana pengguna bisa mengatur unit suhu, kriteria stabilitas (Fast/Standard/Slow), mode pengukuran (Auto-read atau Continuous), interval pembacaan berwaktu, sampai pengaturan password.
Fitur kualitas hidup lain yang terasa di lapangan:
Auto-Read / Auto-Hold: aplikasi secara otomatis mendeteksi ketika pembacaan sudah stabil, lalu mengunci nilai tersebut dan menampilkan ikon “HOLD”. Ini mengurangi risiko salah catat akibat angka yang masih bergerak.
Timed Interval Readings: pengguna dapat mengatur interval 10/30/60/300 detik sehingga pembacaan dikirim otomatis ke memori atau printer tanpa harus menekan tombol berulang-ulang. Cocok untuk studi tren DO di aerasi atau reaktor biakan.
Sample ID dan Bottle ID: setiap pengukuran dapat diberi kode 4 digit, sangat membantu untuk pelacakan sampel BOD atau titik sampling di lapangan.
Data Log: pengguna bisa melihat, menghapus per data atau sekaligus, serta mencetak seluruh log bila diperlukan.
Untuk teaching lab atau tim QA/QC yang sering bergantian operator, ada dua lapisan pengamanan:
Password protection (6 digit) untuk mencegah kalibrasi atau pengubahan setting oleh pihak yang tidak berwenang.
Calibration due alarm yang dapat diatur 1–99 hari. Ketika jadwal kalibrasi terlewat, aplikasi akan menampilkan pengingat di layar.
Secara keseluruhan, workflow terasa mirip seperti memakai alat analisis meja, namun di tubuh sebuah tester genggam.
Fitur Kunci S60 yang Menghemat Waktu dan Menjaga Konsistensi Data
Beberapa fitur S60 dan aplikasinya langsung menyasar pada efisiensi kerja dan konsistensi pengukuran:
Kompensasi Suhu Otomatis
Sensor suhu pada elektroda memastikan pembacaan DO dikoreksi otomatis di rentang 0–50 °C. Pengguna tidak perlu memasukkan suhu manual, sehingga mengurangi potensi kesalahan saat sampling cepat.Kompensasi Tekanan Barometrik & Salinitas
Di daerah dataran tinggi atau untuk air payau/laut, DO aktual sangat dipengaruhi tekanan udara dan salinitas. Pengaturan barometric pressure dan salinity coefficient di S60 membantu menghasilkan nilai yang lebih representatif tanpa perhitungan manual.Mode BOD Terintegrasi
Pengaturan Initial dan Final measurement dengan Bottle ID, volume sampel, dan opsi blank.
Setelah pengukuran akhir, aplikasi otomatis menghitung nilai BOD berdasarkan data awal–akhir dan parameter yang dimasukkan.
Ini mengurangi waktu olah data dan meminimalkan salah ketik di spreadsheet.
Perhitungan OUR dan SOUR Otomatis
Parameter seperti waktu minimum–maksimum pengujian, DO awal–akhir, dan konsentrasi padatan diinput sekali di menu.
Setelah pengujian, aplikasi langsung menampilkan nilai OUR atau SOUR, sudah dikoreksi ke 20 °C untuk SOUR pada rentang suhu yang valid.
Sangat relevan untuk IPAL biologis, bioreaktor, atau studi respirasi lumpur aktif.
Limit Alarm dan Calibration-Due Alarm
Limit alarm akan berbunyi ketika pembacaan melebihi batas yang ditentukan—misalnya, DO kurang dari 2 mg/L di tambak ikan.
Calibration due alarm menjaga disiplin kalibrasi; penting untuk memenuhi SOP dan persyaratan audit internal maupun eksternal.
Multiparameter Measurement
Aplikasi memungkinkan hingga tiga tester tersambung secara bersamaan (misalnya S10 pH, S50 konduktivitas, dan S60 DO). Di monitoring kualitas air proses atau penelitian, hal ini mempermudah melihat hubungan pH–DO–konduktivitas dalam satu layar.
Dengan serangkaian fitur ini, S60 membantu menghemat waktu teknisi, mengurangi kesalahan manual, dan meningkatkan repeatability pengukuran.
Kontrol Eksternal dan Integrasi Data ke Sistem
S60 berkomunikasi dengan dunia luar terutama lewat aplikasi BanteLab dan printer Bluetooth ZJ5890C (opsional). Setelah pairing, pengguna dapat memilih mode Data Transfer:
Save to memory – hasil pengukuran disimpan di memori aplikasi dan bisa ditinjau kembali di menu Data Log.
Send to printer – setiap kali tombol simpan ditekan, data akan langsung tercetak. Pengguna juga dapat mencetak seluruh data log sekaligus.
Untuk integrasi ke workflow modern:
Hasil cetak bisa dipindai atau diarsipkan sebagai bukti dokumenter saat audit.
Data yang tampil di aplikasi dapat dicatat ke LIMS atau spreadsheet internal; penggunaan Sample ID dan Bottle ID memudahkan pelacakan.
Memang belum ada koneksi langsung ke PC/LIMS melalui USB atau software khusus, namun pendekatan berbasis aplikasi Android memberi fleksibilitas: tablet khusus lab bisa difungsikan sebagai “hub” data DO, sementara hasil akhir diintegrasikan ke sistem perusahaan sesuai prosedur masing-masing.
Spesifikasi Teknis S60
Tabel Spesifikasi Utama
| Parameter | Nilai |
|---|---|
| Model | S60 Dissolved Oxygen Tester |
| Metode pengukuran | Elektroda DO polarografik dengan membran & elektrolit |
| Rentang DO | 0,00 – 20,00 mg/L |
| Resolusi DO | 0,01 / 0,1 mg/L (pilih) |
| Akurasi DO | ±0,2 mg/L |
| Rentang % saturasi | 0,0 – 200,0 % |
| Resolusi % saturasi | 0,1 % |
| Akurasi % saturasi | ±2,0 % |
| Titik kalibrasi | 1 atau 2 titik (air jenuh udara & larutan nol oksigen) |
| Kompensasi suhu | 0 – 50 °C otomatis |
| Koreksi tekanan barometrik | 60,0 – 113,3 kPa / 450 – 850 mmHg (manual) |
| Koreksi salinitas | 0,0 – 50,0 g/L (manual) |
| Aplikasi tambahan | BOD, OUR, SOUR |
| Kriteria stabilitas | Fast / Standard / Strict |
| Mode pengukuran | Continuous / Auto-read endpoint |
| Interval pembacaan | 10 / 30 / 60 / 300 detik atau off |
| Transfer data | Simpan ke memori atau kirim ke printer Bluetooth |
| Konektivitas | Bluetooth 4.0, jangkauan maks. 10 m |
| Catu daya | Baterai isi ulang 3,7 V |
| Dimensi bodi | ±175 × 40 mm |
| Berat | 120 g |
| Kondisi operasi | 0 – 50 °C; RH <80 % (non-kondensasi) |
| IP rating | IP54 (percikan air & debu terbatas) |
Membaca Angka-angka Ini dengan Kacamata Pemula
Sebagai gambaran:
Rentang 0–20 mg/L mencakup hampir semua skenario air: dari air limbah yang miskin oksigen (mendekati 0 mg/L) hingga air jenuh oksigen di suhu rendah (~14–15 mg/L). Jadi, satu alat cukup untuk tambak, IPAL, dan air minum.
Akurasi ±0,2 mg/L berarti jika hasil baca 6,50 mg/L, nilai sebenarnya berada di sekitar 6,30–6,70 mg/L. Untuk uji regulasi dan kontrol proses, ini sudah lebih dari memadai.
Resolusi 0,01 mg/L berguna di studi laboratorium atau fermentasi; bila hanya butuh pemantauan kasar di lapangan, pengguna bisa beralih ke resolusi 0,1 mg/L agar tampilan lebih stabil.
IP54 bukan untuk diselamkan, tetapi cukup aman untuk kondisi sampling harian di luar ruangan.
Panduan Memilih Komponen Tambahan & Kondisi Pengukuran
Rentang DO dan Contoh Aplikasi
| Rentang DO (mg/L) | Contoh Aplikasi | Catatan |
|---|---|---|
| 0 – 2 | Air limbah berat, bak anaerob, kondisi hipoksia di tambak | Umumnya kondisi darurat untuk ikan; cocok untuk pemantauan IPAL dan troubleshooting proses biologis. |
| 2 – 5 | Bak aerasi IPAL, sungai perkotaan, proses biotek tertentu | Dipakai untuk mengontrol loading aerasi dan aktivitas biomassa. |
| 5 – 8 | Air minum, kolam renang, budidaya ikan/udang intensif | Zona aman untuk sebagian besar organisme akuatik. |
| >8 | Air dingin, air pegunungan, kondisi over-aeration | Penting untuk riset ekologi atau validasi sistem aerasi. |
Aksesori yang Relevan
Paket standar S60 sudah mencakup: dissolved oxygen electrode DO100, larutan elektrolit, membrane cap, kabel USB, adaptor daya 5 V DC, dan carrying case.
Untuk pemakaian intensif, disarankan menyiapkan:
Membrane cap cadangan (DO-MEM) dan electrolyte solution DO-ES.
Larutan zero oxygen (DO-ZO) untuk kalibrasi dua titik dan pengecekan berkala.
Printer Bluetooth ZJ5890C bila diperlukan pencetakan langsung di lapangan.
Faktor yang Mempengaruhi Hasil Pengukuran
Beberapa variabel yang perlu diperhatikan:
Suhu – walau sudah terkompensasi, sampel sangat panas/dingin memerlukan waktu lebih lama untuk stabil.
Aliran di sekitar membran – minimal 0,3 m/s dianjurkan untuk menghindari “oxygen starvation” di permukaan membran.
Salinitas – wajib diinput saat mengukur air payau/laut.
Gas pengganggu – H₂S, SO₂, Cl₂, dan CO₂ dapat berdifusi melalui membran dan mengganggu hasil. Hindari sampel dengan konsentrasi tinggi gas-gas tersebut atau gunakan prosedur khusus.
Fouling membran – lumut, minyak, atau biofilm dapat menutup membran dan membuat respon lambat. Rutin bilas dengan air bersih, dan ganti membran bila perlu.
Dari IPAL hingga Tambak Ikan: Contoh Penerapan S60 di Lapangan
1. IPAL Industri Minuman: Menjaga Aerasi Tetap Efisien
Bayangkan sebuah pabrik minuman di Jawa Barat yang mengoperasikan IPAL biologis dengan bak aerasi besar. Sebelumnya, operator memantau DO menggunakan meter lama dengan kabel panjang. Pencatatan dilakukan manual ke lembar harian, dan angka DO sering terlambat diketahui supervisor.
Dengan beralih ke S60:
Operator membawa smartphone Android dengan aplikasi BanteLab dan S60 di kantong.
Saat inspeksi harian, mereka cukup menurunkan probe ke beberapa titik bak aerasi sambil berdiri di jalur inspeksi yang relatif kering.
Mode Timed Interval 60 detik diaktifkan, sehingga selama 10–15 menit di bak aerasi, data DO tercatat otomatis setiap menit.
Limit alarm disetel misalnya pada 2,0 mg/L; ketika DO mendekati batas, operator langsung mendapat peringatan dan dapat menyesuaikan blower sebelum proses terganggu.
Hasilnya, pengaturan aerasi menjadi lebih responsif. Tidak perlu menunggu laporan manual di akhir shift; tren DO sudah terekam dan siap dievaluasi di rapat harian operasi.
2. Tambak Ikan Air Tawar: Mengantisipasi Krisis Oksigen Malam Hari
Di sebuah kelompok budidaya ikan nila, petani sering mengalami kematian ikan mendadak pada dini hari saat DO turun drastis. Mereka sebelumnya hanya mengandalkan perkiraan dan kebiasaan menyalakan kincir ketika “air terlihat tenang”.
Dengan S60:
Petani mengukur DO di beberapa titik kolam pada sore dan menjelang tengah malam.
Data sore hari dipakai untuk memutuskan apakah aerasi perlu dipercepat mulai magrib.
Saat musim penghujan, DO malam terpantau sering turun di bawah 3 mg/L. Petani lalu mengatur jadwal aerator berdasarkan data, bukan tebakan.
Pada beberapa sampling, mereka juga menggunakan mode % saturasi untuk memahami bagaimana perubahan suhu air mempengaruhi ketersediaan oksigen.
Secara praktis, S60 membantu petani mengurangi risiko kematian massal dan menjaga pertumbuhan ikan tetap stabil—dengan keputusan yang berbasis data, bukan sekadar intuisi.
Langkah demi Langkah Menggunakan S60 untuk Monitoring DO di IPAL & Tambak
Berikut panduan praktik yang menggabungkan dua konteks di pendahuluan: IPAL industri dan tambak ikan.
A. Persiapan Umum
Siapkan elektroda
Lepas membrane cap, bilas dengan air suling, isi hingga setengah dengan elektrolit, pasang kembali tanpa gelembung.
Pasang elektroda ke tester dengan menancapkan konektor 6-pin sampai rapat.
Nyalakan S60 dengan menekan tombol di bodi.
Buka aplikasi BanteLab, pilih ID sensor DO dan tunggu ikon koneksi muncul.
B. Kalibrasi Cepat di Laboratorium
Siapkan air jenuh udara (diaerasi minimal 1 jam) dan, bila perlu, larutan nol oksigen.
Di menu DO Settings, atur:
Unit: mg/L atau % sesuai kebutuhan.
Calibration points: 1 (hanya air jenuh) atau 2 (nol & jenuh).
Barometric pressure sesuai ketinggian lokasi (lihat tabel pada manual).
Jalankan prosedur kalibrasi sesuai instruksi aplikasi hingga muncul pesan “Calibration is completed”.
C. Pengukuran di Bak Aerasi IPAL
Di aplikasi, pilih mode Dissolved Oxygen biasa.
Atur Sample ID berdasarkan titik sampling (mis. 0101 untuk inlet bak aerasi).
Turunkan probe S60 ke kedalaman yang mewakili zona aerasi (hindari menempel tepat di dekat diffuser).
Pilih mode Auto-read dan tunggu ikon stabil muncul, lalu simpan data.
Ulangi di beberapa titik untuk mendapatkan profil DO bak aerasi.
Bila ingin tren jangka pendek, aktifkan Timed Interval (mis. 60 detik) dan biarkan alat merekam beberapa menit.
D. Pengukuran di Tambak Ikan
Pilih beberapa titik representatif (dekat inlet, tengah kolam, dekat outlet).
Masukkan DO Settings yang sama, namun bila salinitas berubah (untuk tambak payau), perbarui nilai salinity coefficient.
Ukur pada waktu-waktu kritis: pagi, sore, dan menjelang tengah malam.
Gunakan Limit alarm dengan batas, misalnya, 3 mg/L untuk memberi peringatan dini.
Catat trend harian; jika DO malam selalu mendekati batas, jadwalkan aerasi tambahan.
Dengan prosedur seperti ini, S60 bukan sekadar alat ukur, tetapi menjadi bagian dari sistem manajemen proses dan budidaya yang lebih terkendali.
Kesimpulan dan Rekomendasi
S60 Bluetooth Dissolved Oxygen Tester memadukan sensor DO polarografik yang andal dengan koneksi Bluetooth dan aplikasi Android yang kaya fitur. Dari sisi teknis, alat ini menawarkan:
Rentang dan akurasi pengukuran yang memadai untuk berbagai aplikasi air.
Kompensasi suhu, tekanan, dan salinitas yang membuat hasil lebih representatif.
Mode khusus untuk BOD, OUR, dan SOUR yang menghemat waktu olah data.
Fitur operasional seperti Auto-read, interval logging, alarm batas, dan pengingat kalibrasi.
Untuk siapa S60 paling cocok?
Laboratorium QA/QC & riset yang membutuhkan DO, BOD, atau OUR/SOUR rutin tanpa kerumitan titrasi manual.
WTP/WWTP yang memantau bak aerasi dan kualitas efluen harian.
Akuakultur dan perikanan yang sensitif terhadap penurunan DO mendadak.
Industri makanan & minuman, farmasi, biotek, kimia, dan kosmetik yang memerlukan pemantauan DO dalam proses atau utilitas.
Teaching lab yang ingin mengenalkan konsep DO, BOD, dan respirasi biologis dengan alat modern yang mudah digunakan mahasiswa.
Bagi organisasi yang ingin bertransisi dari pencatatan manual ke sistem yang lebih digital dan traceable tanpa investasi besar pada instrumen meja, S60 adalah pilihan yang sangat rasional.
FAQ Singkat
1. Apakah S60 bisa digunakan untuk air laut?
Bisa, selama pengguna mengatur salinity coefficient sesuai kadar garam sampel (0,0–50,0 g/L). Hal ini penting agar perhitungan DO dan % saturasi tetap akurat.
2. Seberapa sering elektroda DO perlu dikalibrasi?
Frekuensi ideal tergantung intensitas penggunaan dan persyaratan SOP. Umumnya, kalibrasi dilakukan harian atau tiap kali kampanye sampling. Fitur Calibration due alarm bisa diatur 1–99 hari sebagai pengingat.
3. Kapan membrane cap harus diganti?
Ketika respon menjadi lambat, nilai DO sulit stabil, atau membran terlihat keruh/tergores. Karena S60 menggunakan membrane cap yang dapat diganti, pengguna cukup melepas cap lama, mengisi elektrolit baru pada cap pengganti, lalu memasangnya kembali.
4. Bisakah S60 digunakan untuk pemantauan DO kontinu 24 jam?
S60 lebih dirancang untuk pengukuran lapangan dan studi jangka pendek dengan interval otomatis (hingga setiap 10 detik). Untuk pemantauan 24/7 non-stop, biasanya digunakan sistem online khusus. Namun S60 dapat mendukung pengukuran spot dan studi tren beberapa jam.
5. Apakah aplikasi BanteLab bisa berjalan di iOS?
Dokumen resmi menyebutkan bahwa BanteLab disediakan untuk sistem Android dengan Bluetooth 4.0 atau lebih baru.
6. Bagaimana jika alat terkena percikan air limbah?
Dengan IP54, bodi terlindung dari percikan, tetapi sebaiknya segera dibilas dengan air bersih dan dikeringkan. Hindari perendaman total dan jangan biarkan cairan masuk ke kompartemen baterai.
Sebagai pemasok dan distributor alat laboratorium terkemuka, CV. Java Multi Mandiri memahami pentingnya pemantauan oksigen terlarut dalam mendukung berbagai proses penelitian dan produksi Anda. Kami mengkhususkan diri dalam melayani klien bisnis dan aplikasi industri, menyediakan instrumen berkualitas tinggi seperti S60 Bluetooth Dissolved Oxygen Tester dan perangkat laboratorium lainnya untuk membantu perusahaan Anda mengoptimalkan pengendalian kualitas air, memastikan konsistensi proses biologis, dan memenuhi standar regulasi yang berlaku. Jika Anda ingin meningkatkan akurasi dan efisiensi dalam pengujian DO, BOD, maupun OUR/SOUR pada utilitas dan proses, mari diskusikan kebutuhan perusahaan Anda bersama kami untuk menemukan solusi yang tepat.
Rekomendasi Water Quality Meter Unggulan untuk Kebutuhan Anda
-

Portable Multiparameter Water Quality
Lihat Produk★★★★★ -

Portable Multiparameter Water Quality Meter
Lihat Produk★★★★★ -

Portable Multiparameter Water Quality System
Lihat Produk★★★★★ -

Pocket Multiparameter Water Quality PC-5
Lihat Produk★★★★★ -

Portable Datalogging pH-mV-ORP-Cond-TDS-Salinity-Temperature Meter
Lihat Produk★★★★★ -

Bante904P-CN Portable Multi-parameter Water Quality Meter
Lihat Produk★★★★★ -

Bante903P-CN Portable Multi-parameter Water Quality Meter
Lihat Produk★★★★★ -

Bante902P-CN Portable Multi-parameter Water Quality Meter
Lihat Produk★★★★★
Referensi
- Yuliantari, R. V., Novianto, D., Hartono, M. A., & Widodo, T. R. (2021). PENGUKURAN KEJENUHAN OKSIGEN TERLARUT PADA AIR MENGGUNAKAN DISSOLVED OXYGEN SENSOR. Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat, 18(2), 101–104. Retrieved from https://ppjp.ulm.ac.id/journal/index.php/f/article/view/9997/7246
- Sutisna, A. (2018). PENENTUAN ANGKA DISSOLVED OXYGEN (DO) PADA AIR SUMUR WARGA SEKITAR INDUSTRI CV. BUMI WARAS BANDAR LAMPUNG. Analis Farmasi, 3(4), 246–251. Retrieved from https://ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/analisfarmasi/article/view/2816























