Di banyak fasilitas—mulai dari laboratorium teaching, WTP/WWTP, pabrik F&B, farmasi-biotech, hingga industri proses/kimia—masalah yang paling “menguras energi” sering bukan uji di atas kertas, melainkan mencari sumber gangguan di lokasi yang sulit dijangkau. Pipa tertutup, manifold sempit, saluran drain yang berliku, celah di balik panel, ruang sempit di dalam tangki, atau bagian dalam mesin yang tidak mungkin terlihat mata langsung. Saat terjadi anomali (debit turun, tekanan fluktuatif, kualitas produk tidak stabil, atau ada indikasi kontaminasi), tim lapangan biasanya dihadapkan pada dua pilihan tidak enak: bongkar (biaya + waktu + risiko salah pasang) atau menerka (risiko masalah berulang).
Konteksnya nyata:
Di WTP/WWTP, kerak, biofilm, pasir halus, atau sisa koagulan bisa menumpuk di pipa/valve, tapi pembuktiannya sulit tanpa membuka jalur.
Di F&B dan dairy, inspeksi kondisi permukaan internal (misalnya area sambungan pipa, elbow, atau nozzle) penting untuk mencegah residu yang jadi sarang mikroba—namun downtime CIP/SIP tambahan itu mahal.
Di farmasi/biotek, dokumentasi inspeksi visual untuk area yang kritikal bisa membantu investigasi deviasi proses, tetapi akses fisik sering terbatas.
Di industri proses (plating/galvanis, chemical bath), deposit dan korosi di pipa sirkulasi atau bagian dalam pompa menjadi penyebab turun performa—dan sering baru ketahuan setelah gagal produksi.
Di titik seperti ini, alat inspeksi visual yang bisa “masuk” ke area sempit, memberi penerangan memadai, merekam bukti, dan memudahkan pelaporan, biasanya terasa seperti jalan tengah yang rasional: inspeksi dulu, bongkar kalau memang perlu.
Kamera inspeksi fleksibel: prinsip kerja borescope untuk melihat area tersembunyi
Borescope pada dasarnya adalah kamera kecil di ujung kabel fleksibel yang dirancang untuk menyusup ke ruang sempit: pipa, rongga mesin, saluran ventilasi, atau celah di balik panel. Prinsipnya sederhana: ujung kamera menangkap gambar/video, lalu sinyal ditampilkan di layar genggam. Tantangan utama pada inspeksi semacam ini adalah cahaya dan orientasi. Di dalam pipa atau ruang tertutup, cahaya nyaris tidak ada; sementara orientasi gambar bisa membingungkan karena sudut masuk kamera membuat “atas-bawah” terlihat terbalik.
Di sinilah detail teknis seperti LED di ujung kamera, sudut pandang, depth of field, serta fitur rotasi gambar dan boost untuk kondisi gelap menjadi penting. PCE-VE 333HR menggunakan pencahayaan 6 LED (4 di depan, 2 di samping) untuk membantu menerangi permukaan dari berbagai arah, sehingga detail deposit, retak halus, atau korosi lebih mudah terlihat. Kedua LED samping biasanya membantu ketika permukaan yang ingin dilihat bukan tepat di depan, tetapi agak ke samping—misalnya di elbow pipa atau di bibir sambungan.
Nilai jangka panjangnya bukan sekadar “bisa melihat”. Untuk organisasi yang mengejar konsistensi QA/QC dan perawatan berbasis data, inspeksi visual yang terdokumentasi membuat investigasi jauh lebih rapi: Anda tidak hanya berkata “kayaknya ada kerak”, tetapi bisa menunjukkan foto/video dengan tanggal, lalu membandingkan tren kondisi sebelum dan sesudah tindakan perawatan. Itu membantu pengambilan keputusan: kapan cukup cleaning, kapan perlu penggantian komponen, dan kapan inspeksi lanjutan diperlukan.
PCE-VE 333HR: inspeksi visual portabel yang bisa merekam
PCE-VE 333HR adalah automotive tester/borescope/kamera inspeksi untuk pemeriksaan non-destruktif (NDI) pada mesin, pipa, ducting, dan area sulit dijangkau. Karakter yang membuatnya menonjol untuk pekerjaan lapangan adalah kombinasi yang “praktis”: kamera kecil dengan kabel fleksibel, pencahayaan LED, layar bawaan, serta kemampuan menyimpan gambar dan video langsung ke SD card (kartu memori 8 GB termasuk dalam paket).
Beberapa hal yang terasa “beda” dibanding solusi seadanya (misalnya kamera murah tanpa dukungan dokumentasi yang rapi):
Ada fitur boost untuk meningkatkan kualitas tampilan pada kondisi gelap (sesuai keterangan pabrikan).
Ada rotasi gambar, berguna ketika orientasi kamera membuat tampilan membingungkan.
Data tersimpan sebagai JPEG (foto) dan video terkompresi (MPEG-4) sehingga lebih mudah dipindahkan dan dibagikan untuk laporan audit/maintenance.
Ujung kamera memiliki perlindungan IP68, relevan untuk inspeksi di area basah, kondensasi, atau pipa yang masih lembap (dengan batas yang tetap perlu dihormati).
Dengan kata lain, alat ini bukan untuk “mengganti” instrumentasi proses (flow/pressure/quality meter), melainkan untuk melengkapi proses troubleshooting: ketika angka di SCADA/lembar QC menunjukkan gejala, borescope membantu mencari bukti visual tanpa harus bongkar dari awal.
Desain dan ergonomi
PCE-VE 333HR dirancang sebagai perangkat genggam dengan layar terintegrasi. Dimensi unit handheld tercatat 207 × 118 × 37 mm, dengan bobot paket (termasuk carrying case) 450 g. Untuk kerja lapangan, ukuran seperti ini biasanya masih nyaman dibawa teknisi, dan cukup stabil saat dipegang sambil mendorong kabel kamera ke pipa atau celah panel.
Kabel kameranya memiliki panjang 3 m dan diameter 5,5 mm—angka yang penting karena menentukan “bisa masuk ke mana”. Diameter 5,5 mm cenderung cocok untuk banyak inspeksi umum (pipa kecil-menengah, celah mesin, saluran ventilasi), tetapi tentu tidak akan masuk ke tubing yang sangat sempit. Ada juga parameter bending radius 90 mm, yang bisa dibaca sebagai kebutuhan ruang belok minimum agar kabel tidak dipaksa menekuk terlalu tajam. Dalam praktik, ini membantu mengatur ekspektasi: kalau Anda ingin memutar tajam di elbow yang sangat kecil, mungkin perlu teknik dorong-tarik yang hati-hati atau akses dari sisi lain.
Untuk catu daya, perangkat ini memakai baterai lithium-ion 3,7 V rechargeable dan disertai mains power adapter dalam paket. Ini cocok untuk skenario lapangan: inspeksi bisa dilakukan tanpa bergantung pada stopkontak, namun tetap ada opsi daya eksternal saat sesi inspeksi panjang. Rentang lingkungan operasi dan penyimpanan tercatat -10 hingga 60 °C, cukup fleksibel untuk kebanyakan lokasi industri (ruang pompa, area proses, area outdoor teduh), dengan catatan tetap menghindari panas ekstrem dekat furnace/steam line tanpa proteksi.
Yang paling relevan untuk area lembap: kamera ber-rating IP68, dengan keterangan pabrikan bahwa kamera “dust-tight” dan tahan air, bahkan dapat berada di bawah air selama 30 menit pada kedalaman hingga 1,5 m. Ini bukan undangan untuk menyelamkan seluruh perangkat, tetapi memberi rasa aman untuk inspeksi pipa basah, sump, atau area kondensasi, selama yang masuk air memang bagian kameranya.
Antarmuka dan pengalaman pengguna
Pengalaman pengguna banyak ditentukan oleh layar dan alur kerja penyimpanan data. PCE-VE 333HR memakai layar TFT LCD 3,5 inci (88,9 mm). Ukuran 3,5 inci biasanya cukup untuk melihat detail kasar (kerak, korosi, retak besar, deposit), terutama dengan dukungan pencahayaan LED. Untuk inspeksi yang menuntut detail mikro, biasanya tetap lebih efektif bila mengambil foto/video, lalu meninjau ulang di monitor PC yang lebih besar.
Dari sisi perekaman, perangkat ini mendukung penyimpanan gambar atau video ke media memori. Paket mencakup kartu SD 8 GB, dan kapasitas bisa ditingkatkan hingga 32 GB. Foto disimpan sebagai JPEG 640 × 480, sedangkan video menggunakan format ASF 320 × 240 dengan kompresi MPEG-4. Angka resolusi ini realistis untuk dokumentasi inspeksi fungsional: cukup untuk “membuktikan kondisi” dan menyertakan lampiran dalam laporan maintenance, meski bukan untuk kebutuhan imaging resolusi tinggi.
Untuk navigasi orientasi, fitur image rotation membantu ketika kamera masuk dari arah yang membuat tampilan terbalik. Sementara itu, boost function ditujukan untuk membantu tampilan pada kondisi gelap. Kombinasi ini biasanya memang yang dicari teknisi: bukan menu rumit, tetapi fitur yang mempercepat interpretasi visual di lapangan.
Fitur yang paling terasa manfaatnya saat troubleshooting lapangan
Berikut rangkuman fitur unggulan yang disebutkan pada informasi pabrikan, beserta manfaat praktisnya:
Boost function (untuk gambar lebih baik di kondisi gelap)
Manfaatnya nyata ketika inspeksi dilakukan di pipa panjang, cavity mesin, atau ruang minim cahaya. Alih-alih memaksa LED selalu pada intensitas ekstrem (yang kadang memantulkan glare pada permukaan basah), boost membantu meningkatkan keterbacaan.6 LED untuk iluminasi (4 depan, 2 samping)
LED depan membantu melihat lurus ke depan, LED samping membantu membaca kondisi dinding samping. Ini berguna untuk menilai kerak di dinding pipa, bukan hanya apa yang “di ujung”.Rotasi gambar
Saat kabel diputar, “atas-bawah” di layar bisa terasa acak. Rotasi membantu interpretasi cepat, mengurangi salah diagnosis (misal mengira deposit di bawah padahal di sisi).Penyimpanan foto dan video
Dokumentasi ini penting untuk QA/QC dan maintenance: memudahkan diskusi lintas tim (produksi, engineering, QA), dan membantu membuat laporan audit yang tidak hanya berbasis asumsi.Kartu SD 8 GB termasuk + dukungan hingga 32 GB
Praktis untuk tim yang sering inspeksi banyak titik. Data bisa dipisah per area/line, lalu diarsipkan.Kabel 3 m, diameter 5,5 mm
Kombinasi panjang-diameter ini pas untuk banyak kasus umum. Panjang 3 m sering cukup untuk memeriksa pipa dari access point tanpa membongkar terlalu jauh.Carrying case yang kokoh
Ini kecil, tapi penting. Alat inspeksi yang sering dibawa ke lapangan butuh penyimpanan yang melindungi ujung kamera dan kabel.
Kontrol eksternal dan integrasi sistem
Untuk integrasi dan pemindahan data, PCE-VE 333HR memiliki Mini USB 1.1 dan AV out. Dari sisi workflow data, ini memungkinkan skenario berikut:
Transfer data ke PC melalui USB untuk pengarsipan, pelaporan, atau lampiran investigasi deviasi. Karena file disimpan sebagai JPEG dan video terkompresi, biasanya mudah diolah: diberi nama sesuai aset (tag pipa/tangki), ditambahkan ke laporan PDF, atau diunggah ke sistem dokumen internal.
AV out untuk menampilkan output video ke monitor eksternal (berguna saat inspeksi dilakukan bersama tim—misalnya QA ingin melihat langsung temuan di lapangan tanpa bergantian memegang unit).
Untuk organisasi yang memakai sistem perawatan/CMMS atau LIMS dokumen QA, file inspeksi dapat diperlakukan sebagai bukti pendukung: dilampirkan pada work order, deviation report, atau catatan preventive maintenance. Yang penting adalah disiplin penamaan file dan struktur folder—alatnya menyediakan format data yang umum, sehingga integrasinya lebih soal SOP internal.
Spesifikasi teknis lengkap
| Parameter | Nilai |
|---|---|
| Diameter kabel | 5,5 mm / 0,22 in |
| Panjang kabel | 3 m / 9,8 ft |
| Depth of field | 1,5 – 10 cm / 0,59 – 3,94 in |
| Field of view | 67° |
| Bending radius | 90 mm / 3,54 in |
| Iluminasi | 6 LED (4 depan, 2 samping) |
| Boost function | Untuk peningkatan kualitas gambar di kondisi gelap |
| Sensor gambar | CMOS |
| Frame rate | 30 fps |
| Layar | 88,9 mm / 3,5 in TFT LCD |
| Antarmuka | Mini USB 1.1 / AV out |
| Opsi penyimpanan | Gambar atau video |
| Media penyimpanan | Kartu memori 8 GB (dapat ditingkatkan hingga 32 GB) |
| Kompresi video | MPEG-4 |
| Format foto | JPEG (640 × 480) |
| Video output format | NTSC / PAL |
| Format video | ASF (320 × 240) |
| Suhu operasi & penyimpanan | -10 … 60 °C / 14 … 140 °F |
| Catu daya | Baterai lithium-ion 3,7 V (rechargeable) |
| Dimensi (unit handheld) | 207 × 118 × 37 mm / 8,15 × 4,65 × 1,46 in |
| Berat (termasuk carrying case) | 450 g / 1 lb |
| Proteksi kamera | IP68 (dust-tight, waterproof; dapat terendam 30 menit hingga 1,5 m) |
Cara cepat memahami angka-angka di atas (untuk pemula): bayangkan Anda ingin memeriksa dinding bagian dalam pipa. Diameter 5,5 mm itu seperti kabel agak lebih besar dari sedotan minum biasa—cukup ramping untuk banyak akses port. Field of view 67° seperti lensa yang cukup lebar: tidak terlalu “zoom”, tapi cukup untuk melihat konteks. Depth of field 1,5–10 cm artinya detail paling jelas biasanya muncul ketika kamera berada pada jarak beberapa sentimeter dari objek—jadi tekniknya adalah mendekatkan kamera ke permukaan yang ingin dilihat, bukan hanya menyorot dari jauh.
Panduan memilih komponen tambahan
Walau unit utama sudah siap pakai, ada beberapa komponen/opsi yang biasanya dipertimbangkan agar inspeksi lebih efektif dan rapi dalam workflow.
Tabel ringkas: pilihan kebutuhan inspeksi vs komponen yang relevan
| Kebutuhan inspeksi | Komponen/opsi yang relevan | Contoh aplikasi |
|---|---|---|
| Banyak titik inspeksi, butuh dokumentasi panjang | SD card kapasitas lebih besar (hingga 32 GB) | Audit kondisi pipa CIP, inspeksi berkala ducting, inspeksi beberapa mesin dalam 1 shift |
| Inspeksi bersama tim (QA + engineering) | AV out ke monitor | Diskusi temuan di lapangan tanpa bergantian memegang alat |
| Akses jalur berbeda pada aset yang sama | Kabel kamera tambahan (opsional, sesuai keterangan pabrikan “additional camera cables optional”) | Inspeksi dari dua sisi pipa atau akses port yang berbeda |
Aksesori yang tercantum dalam paket (delivery scope)
1× Automotive Tester / Borescope PCE-VE 333HR
1× Kartu SD 8 GB
1× Kabel USB
1× Carrying case
1× Mains power adapter
1× User manual
Catatan pabrikan: tidak untuk aplikasi medis.
Faktor yang memengaruhi hasil inspeksi
Kondisi permukaan: permukaan basah bisa memantulkan LED (glare). Gerakkan kamera pelan, cari sudut yang tidak menyilaukan.
Kebersihan jendela lensa: residu tipis saja bisa membuat tampilan “berkabut”.
Jarak ke objek: manfaatkan depth of field, dekatkan kamera untuk detail.
Teknik memasukkan kabel: hindari memaksa belokan di bawah bending radius agar kabel dan arah kamera tetap terkendali.
Dua skenario lapangan yang sering jadi “pembeda” hasilnya
Kasus 1: WTP/WWTP—mencari penyebab penurunan debit tanpa bongkar panjang
Sebuah instalasi pengolahan air menghadapi penurunan debit di salah satu jalur. Indikasi awal: differential pressure naik perlahan, tapi tidak ada alarm besar. Tim menduga ada penumpukan sedimen atau deposit di bagian pipa setelah sebuah elbow, namun untuk membongkar jalur perlu shutdown lebih lama dan berisiko mengganggu pasokan.
Dengan borescope PCE-VE 333HR, teknisi melakukan inspeksi dari access point yang tersedia. Pencahayaan 6 LED membantu melihat dinding pipa yang lembap, sementara rotasi gambar memudahkan orientasi saat kabel diputar mengikuti belokan. Hasilnya: terlihat area penumpukan lokal di satu sisi dinding pipa (bukan menyeluruh). Temuan ini mengubah tindakan: tim memilih flushing terarah dan pembersihan pada segmen yang tepat, bukan membongkar seluruh jalur. Foto/video disimpan ke SD card untuk lampiran laporan maintenance dan justifikasi tindakan. Dampak praktisnya biasanya terasa pada pengurangan trial-and-error: tindakan lebih terfokus, downtime lebih mudah diprediksi.
Kasus 2: F&B/dairy—verifikasi kebersihan area “rawan” setelah CIP
Dalam pabrik minuman atau dairy, titik rawan sering berada di elbow, sambungan, atau area dead-leg. Setelah CIP, hasil mikro bisa baik, namun bila ada keluhan rasa/odor atau indikasi residu, QA dan engineering perlu memastikan kondisi internal tanpa membongkar pipa (yang berisiko kontaminasi ulang dan downtime).
Borescope digunakan untuk inspeksi visual di titik yang dicurigai. Dengan menyimpan foto sebelum dan sesudah tindakan (misalnya setelah optimasi parameter CIP atau penggantian gasket), tim bisa menunjukkan bukti perbaikan secara visual. Video berguna untuk memperlihatkan “konteks”: misalnya deposit hanya di sisi tertentu yang terkait dengan arah aliran atau geometri fitting. Dalam diskusi lintas tim, bukti visual ini sering membuat keputusan lebih cepat: apakah cukup adjustment prosedur, atau perlu modifikasi piping.
Panduan cara menggunakan produk langkah demi langkah
Contoh berikut disesuaikan untuk kasus inspeksi pipa dan area basah di WTP/WWTP atau fasilitas proses (prinsipnya juga relevan untuk F&B, farmasi, dan industri kimia).
Tentukan tujuan inspeksi dan titik akses
Apakah ingin mencari deposit, korosi, retak, atau benda asing?
Tentukan titik masuk paling aman: port inspeksi, flange yang bisa dibuka minimal, atau akses panel.
Pastikan kondisi aman (LOTO bila perlu)
Untuk pipa bertekanan/temperatur tinggi: pastikan isolasi, depresurisasi, dan suhu aman.
Untuk area listrik: hindari kontak air dengan unit handheld (yang tidak dinyatakan IP68), fokus pada bagian kamera saja.
Siapkan alat dan media penyimpanan
Pastikan SD card terpasang (8 GB termasuk, bisa upgrade sampai 32 GB).
Siapkan folder penamaan: mis. “WTP_LineA_Valve3_2025-12-15”.
Nyalakan perangkat dan cek tampilan layar
Pastikan layar 3,5 inci menampilkan feed kamera dengan baik.
Gunakan fitur boost bila area sangat gelap.
Masukkan kamera perlahan, jaga radius belok
Jangan memaksa belokan sempit di bawah bending radius 90 mm.
Dorong perlahan sambil memutar kabel untuk mengarahkan kamera.
Optimalkan pencahayaan dan jarak
Dekatkan kamera ke permukaan untuk detail (ingat depth of field 1,5–10 cm).
Jika glare berlebih di permukaan basah, ubah sudut sedikit.
Gunakan rotasi gambar untuk memastikan orientasi
Bila “atas-bawah” membingungkan, aktifkan rotasi agar interpretasi deposit/retak tidak keliru.
Rekam bukti foto dan video
Foto untuk titik temuan yang jelas.
Video untuk menunjukkan area secara menyeluruh (misalnya sepanjang 30–60 detik melewati elbow).
Tarik kamera dan lakukan pemeriksaan ulang singkat
Kadang deposit terlihat dari satu arah saja. Jika memungkinkan, lakukan inspeksi balik untuk konfirmasi.
Transfer data ke PC dan rapikan pelaporan
Gunakan Mini USB 1.1 atau ambil SD card untuk pemindahan file.
Lampirkan pada work order/CMMS atau laporan QA sesuai SOP internal.
Kesimpulan dan rekomendasi
PCE-VE 333HR paling tepat diposisikan sebagai alat “pembuka mata” saat troubleshooting dan inspeksi berkala: membantu tim melihat kondisi internal pipa/mesin tanpa langsung bongkar. Spesifikasi kuncinya—kabel 3 m diameter 5,5 mm, iluminasi 6 LED (termasuk LED samping), layar TFT 3,5 inci, penyimpanan foto/video ke SD, serta kamera IP68—membuatnya praktis untuk lingkungan industri yang sering lembap dan penuh keterbatasan akses.
Rekomendasi pengguna yang paling diuntungkan:
Tim maintenance/engineering di WTP/WWTP, F&B, farmasi/biotek, dan industri proses yang perlu inspeksi cepat dan terdokumentasi.
Lab QA/QC atau teaching lab yang ingin mengajarkan prinsip inspeksi non-destruktif berbasis visual, lengkap dengan bukti foto/video.
Organisasi yang ingin mengurangi downtime akibat bongkar-pasang yang sebenarnya belum tentu perlu.
Jika kebutuhan Anda menuntut dokumentasi visual yang rapi, akses ke area sempit, serta bukti yang bisa dipakai untuk audit atau investigasi, alat ini cenderung memberi dampak paling terasa—bukan karena “canggih”, tetapi karena alur kerjanya realistis untuk lapangan.
FAQ singkat
Apakah PCE-VE 333HR bisa merekam video?
Ya. Perangkat mendukung penyimpanan gambar atau video ke kartu memori.Format file apa yang dihasilkan?
Foto disimpan sebagai JPEG (640×480). Video menggunakan kompresi MPEG-4 dan format video ASF (320×240).Apakah alat ini aman untuk area basah?
Bagian kamera memiliki proteksi IP68 dan dinyatakan dapat terendam 30 menit hingga 1,5 m. Tetap hindari merendam unit handheld karena spesifikasinya yang dinyatakan IP68 adalah untuk kamera.Berapa panjang dan diameter kabelnya?
Panjang kabel 3 m dengan diameter 5,5 mm.Bagaimana cara memindahkan data ke komputer?
Perangkat menyediakan Mini USB 1.1, dan data juga dapat dipindahkan melalui kartu SD.
Sebagai pemasok dan distributor alat laboratorium terkemuka, CV. Java Multi Mandiri memahami pentingnya inspeksi visual non-destruktif dalam mendukung keandalan proses, investigasi deviasi, dan efisiensi perawatan di industri. Kami melayani klien bisnis dan aplikasi industri—mulai dari WTP/WWTP, farmasi-biotech, makanan dan minuman, hingga industri proses—dengan instrumen berkualitas seperti Automotive Tester / Borescope PCE-VE 333HR dan perangkat laboratorium lainnya untuk membantu tim Anda mempercepat troubleshooting, memperkuat dokumentasi, dan mengurangi downtime yang tidak perlu. Jika Anda ingin meningkatkan efektivitas inspeksi dan pelaporan di fasilitas Anda, mari diskusikan kebutuhan perusahaan Anda bersama kami untuk menemukan solusi yang tepat.
Rekomendasi Borescope Unggulan untuk Kebutuhan Anda
-

Surface Testing – Automotive Tester / Borescope PCE-VE 333HR
Lihat Produk★★★★★ -

Surface Testing – Automotive Tester / Borescope PCE-VE 260HT
Lihat Produk★★★★★ -

Surface Testing – Automotive Tester / Borescope PCE-VE 200-S
Lihat Produk★★★★★ -

Surface Testing – Automotive Tester / Borescope PCE-VE 200-S3
Lihat Produk★★★★★ -

Surface Testing – Automotive Tester / Borescope PCE-VE 200-KIT2
Lihat Produk★★★★★ -

Surface Testing – Automotive Tester / Borescope PCE-VE 200-KIT1
Lihat Produk★★★★★ -

Surface Testing – Automotive Tester / Borescope PCE-VE 200
Lihat Produk★★★★★ -

Rigid Industrial Borescope PCE-RS 40
Lihat Produk★★★★★
Referensi
Aryanto, T., & Raharjo, S. (2015). PEMBENTUKAN KRISTAL CaCO3 PADA PIPA TEMBAGA DENGAN KONSENTRASI LARUTAN 3500ppm Ca++ DAN LAJU ALIRAN 30 ML/MENIT. TRAKSI, 15(1), 28–37. Retrieved from https://jurnal.unimus.ac.id/index.php/jtm/article/download/1403/1457
Sulardi. (2019). INSPEKSI TEKNIK SISTEM PERPIPAAN INDUSTRI PENGOLAHAN MIGAS. JURNAL JIEOM, 2(1), 1–5. Retrieved from https://media.neliti.com/media/publications/347445-inspeksi-teknik-sistem-perpipaan-industr-f463260d.pdf

























