Teknisi QC Indonesia menggunakan stroboscope UV PCE-LES 103UV-365-CTA-KIT untuk memeriksa indikasi retak mikro pada komponen otomotif yang dilas di workshop industri dengan permukaan yang telah diberi agen deteksi retak 2-komponen.

PCE-LES 103UV-365-CTA-KIT: Stroboscope UV Untuk Inspeksi Retak Mikro Dan Analisis Gerak Komponen Berputar Di Otomotif

Daftar Isi

Di industri otomotif dan manufaktur komponen kendaraan, kegagalan sering kali bermula dari hal yang tampak sepele: retak mikro di permukaan (surface-breaking crack) pada weld joint, bracket, housing, hingga poros dan komponen yang mengalami beban siklik. Retak seperti ini tidak selalu terlihat pada inspeksi visual biasa, apalagi jika berada di area bertekstur, terpapar oli, atau berada di bawah cat tipis. Ketika retak lolos dari quality gate, risikonya nyata: downtime mendadak, klaim garansi, rework mahal, hingga isu keselamatan pada kendaraan.

Masalah lain yang kerap muncul di lantai produksi dan bengkel adalah verifikasi gerak komponen berputar tanpa menghentikan mesin terlalu lama. Ketidakseimbangan, getaran, slip belt, ketidaktepatan sinkronisasi, atau anomali pada rotary assembly sering baru “terlihat” saat kondisinya sudah parah. Karena itu, tim QC, teknisi, dan engineer butuh alat inspeksi yang bisa membantu mengamati gerak rotasi secara non-kontak sekaligus mendukung deteksi indikasi retak dengan pendekatan yang lebih sensitif—tanpa menambah beban proses.

Produk seperti PCE-LES 103UV-365-CTA-KIT hadir untuk menjembatani kebutuhan tersebut: stroboscope UV portabel untuk “membekukan” gerak komponen berputar (secara visual) dan paket agen deteksi retak berbasis cat semprot 2-komponen untuk identifikasi dini retak lelah pada permukaan material.

Deskripsi Singkat PCE-LES 103UV-365-CTA-KIT

PCE-LES 103UV-365-CTA-KIT adalah stroboscope UV (UVA) portabel dengan 3 LED UVA berdaya tinggi pada spektrum 365–370 nm. Intensitas cahaya mencapai 202 μW/cm² pada jarak 30 cm, sehingga efektif untuk inspeksi berbantuan UV dan pengamatan objek yang bergerak cepat.

Alat ini memungkinkan pengaturan frekuensi kilatan (flash frequency) dalam satuan FPM dan Hz, dilengkapi phase shift -360° hingga +360° untuk menggeser titik pengamatan secara presisi, serta pengaturan pulse width berbasis PWM digital untuk menyesuaikan durasi kilatan. Dalam kit ini juga disertakan agen deteksi retak berupa cat semprot 2-komponen yang ditujukan untuk deteksi pasif retak lelah pada material dan komponen.

Keunggulan utama kit ini adalah kombinasi fungsi inspeksi rotasi non-kontak dan dukungan inspeksi indikasi retak permukaan berbasis UV dalam satu paket yang ringkas, mudah dibawa (pocket size), dan dapat beroperasi tanpa listrik PLN karena memakai baterai isi ulang.

Fungsi & Kegunaan Produk

Berikut jawaban praktis untuk “bisa dipakai buat apa?” di konteks industrial testing & measurement, khususnya otomotif dan komponen bergerak:

1) Analisis gerak komponen berputar (visual freezing)

  • Mengamati pulley, fan, coupling, gear, roller, rotor, dan assembly berputar tanpa kontak langsung.

  • Membantu identifikasi ketidakselarasan, wobble, slip, atau ketidakteraturan putaran yang sulit ditangkap mata.

  • Mendukung inspeksi kondisi (condition monitoring) berbasis pengamatan: ketika frekuensi kilatan disamakan dengan frekuensi gerak, objek tampak “diam” sehingga detailnya bisa dievaluasi.

2) Pengaturan flash frequency untuk sinkronisasi inspeksi

  • Set frekuensi dalam FPM maupun Hz, memudahkan teknisi menyesuaikan dengan standar kerja: rpm/putaran per menit atau Hz pada sistem tertentu.

  • Quick adjustment via tombol x2 dan ÷2 untuk percepatan pencarian titik “stationary”.

3) Dukungan inspeksi retak permukaan dengan agen deteksi retak (2-komponen)

  • Mendukung deteksi dini retak lelah pada permukaan komponen dan struktur yang mengalami beban berulang.

  • Cocok untuk area kritis seperti bracket suspensi, komponen las, mounting, komponen drivetrain tertentu, atau area fabrikasi yang rawan crack initiation.

  • Agen deteksi retak pada kit ini disebut sebagai metode pasif yang andal untuk deteksi awal fatigue cracks pada material dan komponen.

4) Penggunaan lapangan yang fleksibel

  • Pocket size, baterai isi ulang, dan pengaturan layar/auto-off membantu kerja inspeksi di line produksi maupun area maintenance tanpa banyak persiapan.

Bidang / Industri Pengguna

  • Industri otomotif (OEM, tier supplier, bengkel fleet, remanufacturing)

  • Manufaktur & fabrikasi (komponen logam, machining, welding shop)

  • Maintenance & inspection (condition monitoring, reliability, predictive maintenance)

  • Industri percetakan (monitoring roller/printing press)

  • Industri tekstil (monitoring spindle/roller dan peralatan berputar)

  • Pendidikan & pelatihan teknis (praktik inspeksi rotasi dan NDT dasar)

Keunggulan / Highlights

  • 3 LED UVA high-power dengan spektrum 365–370 nm untuk aplikasi inspeksi berbantuan UV.

  • Intensitas tinggi: 202 μW/cm² pada jarak 30 cm (acuan praktis untuk jarak kerja inspeksi).

  • Flash frequency dapat diatur dalam FPM dan Hz, mendukung kebutuhan plant yang beragam.

  • Phase shift -360° sampai +360° untuk menggeser titik pengamatan tanpa memindahkan posisi alat secara ekstrem.

  • Digital pulse width modulation dan pengaturan pulse width untuk mengelola durasi kilatan (berdampak pada ketajaman pengamatan dan persepsi intensitas).

  • Quick adjustment x2 dan ÷2 mempercepat “locking” pada frekuensi yang tepat.

  • Desain portabel (pocket size) dan baterai isi ulang untuk mobilitas inspeksi.

  • Dalam satu kit sudah termasuk agen deteksi retak cat semprot 2-komponen untuk deteksi awal retak lelah.

Perbandingan & Posisi Produk

Dibanding metode manual/konvensional

Pada inspeksi rotasi, metode konvensional sering mengandalkan:

  • Pengamatan visual biasa (objek blur pada rpm tinggi)

  • Pengukuran kontak atau sensor terpasang (butuh setup, kadang tidak praktis untuk inspeksi cepat)

  • Trial-and-error panjang untuk menemukan sumber getaran/ketidaknormalan

Stroboscope memberi pendekatan yang berbeda: mengubah keterbatasan mata menjadi keuntungan dengan teknik sinkronisasi kilatan. Dampaknya di lapangan biasanya berupa waktu troubleshooting yang lebih singkat dan keputusan yang lebih cepat apakah unit perlu stop, lanjut, atau dijadwalkan maintenance.

Untuk deteksi retak permukaan, inspeksi visual saja sering tidak cukup sensitif untuk retak mikro. Kit ini menambahkan agen deteksi retak 2-komponen untuk membantu menemukan indikasi lebih dini pada area kritis.

Posisi dalam kategori alat sejenis

PCE-LES 103UV-365-CTA-KIT berada di kategori stroboscope UV portabel untuk inspeksi industri dan otomotif, dengan ciri:

  • Sumber UV 365–370 nm untuk kebutuhan inspeksi berbantuan UV

  • Pengaturan frekuensi luas (FPM dan Hz)

  • Fitur phase shift dan pulse width untuk kontrol observasi

  • Paket kit yang memasukkan bahan pendukung inspeksi retak (crack detection agent)

Tabel ringkas manfaat (dibanding pendekatan umum)

Kebutuhan inspeksiPendekatan umumDengan PCE-LES 103UV-365-CTA-KIT
Melihat detail komponen berputar cepatObjek blur, sulit memastikan wobble/slipObjek tampak “diam” saat frekuensi sinkron, detail mudah dievaluasi
Penyesuaian titik pengamatanGeser posisi tubuh/alat, terbatas ruangPhase shift memindahkan titik observasi -360° hingga +360°
Deteksi dini retak permukaanSering luput jika retak mikroAda agen deteksi retak 2-komponen untuk indikasi fatigue crack
Mobilitas inspeksiPerlu daya/alat besarPortabel, baterai isi ulang, auto-off untuk hemat daya

Spesifikasi Teknis

Berikut spesifikasi teknis yang relevan untuk engineer/QC saat menilai kecocokan alat:

ParameterNilai
Sumber cahaya3 LED UVA high-power
Panjang gelombang (light colour)365–370 nm
Intensitas (contoh jarak kerja)202 μW/cm² @ 30 cm @ 1000 Hz, 1%
Intensitas (referensi tambahan)405 μW/cm² @ 20 cm; 74 μW/cm² @ 50 cm (kondisi sama)
Rentang frekuensi (FPM)60–9999,99 FPM (resolusi 0,01 FPM)
Akurasi (FPM)±0,001% dari setting atau ±1 LSD
Rentang frekuensi (FPM tinggi)10000–300000 FPM (resolusi 0,1 FPM)
Akurasi (FPM tinggi)±0,001% dari setting atau ±1 LSD
Rentang frekuensi (Hz)1–5000 Hz
Akurasi (Hz)±0,001% dari setting atau ±1 LSD
Phase shift-360° sampai +360°
Pulse width0,01–1% dari pulse duration; resolusi 0,01%
Pulse width (derajat)0,01°–3,60° dari 360°; resolusi 0,01°
DisplayLC colour display 2,8 inch
Tombol kontrol10 tombol, termasuk x2 dan ÷2
Waktu operasi4,5 jam (acuan: 100 Hz, 1%, brightness 70%)
Auto power-off2–10 menit, bisa dinonaktifkan
Proteksi perangkatIP52
Catu daya pengisian5 V DC, 2 A (USB-C)
BateraiLi-ion internal 7,4 V, 2200 mAh
Kondisi operasi-20 hingga 60°C; 35–85% RH
Kondisi penyimpanan-20 hingga 60°C; 35–85% RH
Dimensi165 x 90 x 35 mm
Berat284 g

Catatan kepatuhan: seri PCE-LES 103/108/303/308 tercantum dalam deklarasi kesesuaian dengan EU Directive 2014/30/EU dan standar EN IEC 61326-2:2021.

Tata Cara Pemakaian

Berikut alur ringkas 6 langkah yang umum dipakai untuk inspeksi rotasi dan pemeriksaan indikasi retak dengan dukungan UV:

  1. Persiapan alat
    Pastikan baterai cukup, area inspeksi aman, dan permukaan komponen yang akan diperiksa dapat terlihat jelas. Atur kecerahan layar sesuai kondisi lapangan agar nyaman dibaca.

  2. Penentuan target inspeksi
    Tentukan apakah fokusnya: (a) observasi komponen berputar, (b) pemeriksaan indikasi retak pada permukaan, atau (c) kombinasi keduanya.

  3. Pengaturan frekuensi awal
    Set frekuensi awal dalam FPM atau Hz sesuai perkiraan putaran. Gunakan tombol x2 atau ÷2 untuk mempercepat mendekati titik sinkron.

  4. Sinkronisasi dan pengamatan
    Arahkan cahaya ke objek. Naikkan/turunkan frekuensi sampai objek tampak “diam” atau bergerak lambat. Jika perlu, gunakan phase shift untuk memindahkan titik observasi tanpa mengubah posisi Anda secara signifikan.

  5. Pemeriksaan indikasi retak (bila diperlukan)
    Gunakan agen deteksi retak 2-komponen sesuai kebutuhan inspeksi permukaan. Lakukan pengamatan indikasi dengan bantuan UV untuk meningkatkan keterlihatan indikasi pada area kritis.

  6. Penutupan pekerjaan
    Aktifkan auto power-off sesuai preferensi untuk hemat baterai, bersihkan area kerja, dan simpan perangkat serta aksesori ke dalam tas servis agar terlindung.

Catatan penting:

  • Untuk objek berputar, utamakan keselamatan (guarding, jarak aman, dan hindari loose clothing).

  • Pengaturan pulse width memengaruhi “ketajaman” visual pada objek bergerak; gunakan setelan yang membantu detail paling mudah dibaca.

Cara Kerja / Metode Pengukuran

Prinsip stroboskopik (visual non-kontak)

Stroboscope bekerja dengan memancarkan kilatan cahaya periodik. Ketika frekuensi kilatan disetel sama (atau harmonik tertentu) dengan frekuensi gerak objek, objek tampak diam atau bergerak lambat. Ini membuat detail seperti runout, ketidakseimbangan visual, slip, dan pola getaran lebih mudah diamati tanpa menyentuh objek.

Peran UVA 365–370 nm untuk inspeksi berbantuan UV

Spektrum UVA 365–370 nm umum dipakai sebagai “black light” untuk membantu observasi material/indikasi tertentu yang lebih kontras di bawah UV. Pada kit ini, stroboscope UV dipaketkan dengan agen deteksi retak cat semprot 2-komponen untuk deteksi pasif retak lelah pada material dan komponen, sehingga inspeksi permukaan menjadi lebih informatif dibanding hanya visual biasa.

Kelengkapan Produk

Berdasarkan informasi paket dan deskripsi produk, kelengkapan yang termasuk dalam kit mencakup:

  • Unit stroboscope UV PCE-LES 103UV-365

  • Kabel pengisian USB-C

  • Agen deteksi retak berupa cat semprot 2-komponen

  • Tas servis (service bag)

  • Panduan cepat/dokumentasi produk

Manfaat bagi Pengguna

  • Efisiensi kerja inspeksi: pengamatan rotasi lebih cepat karena objek dapat “dibekukan” secara visual tanpa membongkar komponen.

  • Peningkatan kualitas: membantu menemukan anomali gerak (runout/slip) dan indikasi retak permukaan lebih dini, sehingga rework bisa dicegah sebelum meluas.

  • Penghematan biaya: mengurangi trial-and-error troubleshooting dan menekan risiko kegagalan mendadak yang memicu downtime serta scrap.

  • Pengurangan kesalahan: phase shift dan kontrol pulse width membantu pengguna mendapatkan sudut pandang yang konsisten, sehingga keputusan QC lebih repeatable.

  • Mobilitas inspeksi: alat portabel, baterai isi ulang, dan pengaturan auto-off mendukung inspeksi di titik yang jauh dari sumber listrik.

FAQ

1) Untuk apa alat ini digunakan?

Untuk analisis gerak komponen berputar secara non-kontak menggunakan stroboscope UV, sekaligus mendukung inspeksi deteksi retak permukaan melalui agen deteksi retak yang ada dalam kit.

2) Apakah pengukuran merusak material?

Pengamatan dengan stroboscope bersifat non-kontak. Untuk pemeriksaan retak, kit menyertakan agen deteksi retak; penerapannya biasanya ditujukan untuk inspeksi tanpa merusak komponen secara struktural, namun tetap perlu prosedur pembersihan permukaan setelah inspeksi sesuai SOP internal.

3) Bisa digunakan untuk material apa saja?

Kit ini ditujukan untuk material dan komponen yang berpotensi mengalami retak lelah pada permukaan. Dalam praktik industri, inspeksi semacam ini umum pada komponen logam dan area fabrikasi/las, terutama pada bagian yang mengalami beban siklik.

4) Apakah perlu kalibrasi?

Stroboscope mengandalkan akurasi setting frekuensi. Untuk kebutuhan QC yang ketat, praktik baiknya adalah melakukan verifikasi berkala sesuai prosedur metrologi internal (misalnya membandingkan dengan referensi putaran yang diketahui) agar konsistensi hasil terjaga.

5) Siapa yang cocok menggunakan alat ini?

Teknisi maintenance, engineer reliability, QC inspector, serta tim produksi yang perlu inspeksi cepat pada unit berputar dan pemeriksaan dini indikasi retak permukaan, terutama di lingkungan otomotif dan manufaktur.

Sebagai pemasok dan distributor alat ukur industri terkemuka, CV. Java Multi Mandiri memahami pentingnya inspeksi berbasis UV dan pemeriksaan dini retak mikro dalam menjaga keandalan komponen otomotif dan peralatan berputar di lini produksi. Kami berfokus melayani klien bisnis dan aplikasi industri dengan menyediakan instrumen pengujian dan pengukuran berkualitas tinggi seperti PCE-LES 103UV-365-CTA-KIT serta perangkat industrial testing lainnya untuk membantu perusahaan Anda mempercepat inspeksi, meningkatkan konsistensi quality control, dan menekan risiko downtime akibat kegagalan komponen. Jika Anda ingin meningkatkan efektivitas inspeksi rotasi dan deteksi retak permukaan di fasilitas Anda, mari diskusikan kebutuhan perusahaan Anda bersama kami untuk menemukan solusi yang tepat.

Rekomendasi Automotive Tester Unggulan untuk Kebutuhan Anda

Referensi

Bagikan artikel ini

Butuh Bantuan Pilih Alat?

Author picture

Tim customer service CV. Java Multi Mandiri siap melayani Anda!

Konsultasi gratis alat ukur dan uji yang sesuai kebutuhan Anda. Segera hubungi kami.