Lingkungan terowongan bawah tanah menghadirkan tantangan unik dalam pengendalian kebisingan. Aktivitas alat berat, ventilasi mekanis, serta pantulan suara dari dinding beton dapat menyebabkan tingkat kebisingan meningkat secara signifikan tanpa terdeteksi secara real-time. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada kenyamanan kerja, tetapi juga berpotensi menimbulkan gangguan pendengaran permanen bagi teknisi serta menurunkan fokus saat bekerja di area terbatas.
Jika tidak dimonitor secara kontinu, kebisingan berlebih dapat melanggar standar K3 dan regulasi lingkungan, yang berujung pada risiko audit gagal, downtime operasional, hingga klaim kesehatan pekerja. Dalam konteks ini, pendekatan manual atau pengukuran sesaat sering tidak cukup. Dibutuhkan sistem monitoring kebisingan yang mampu bekerja secara kontinu, terintegrasi, dan dapat memberikan sinyal kontrol secara langsung. Di sinilah peran perangkat seperti PCE-SLT-TRM-24V menjadi relevan sebagai solusi pengukuran kebisingan berbasis sistem.
Deskripsi Singkat PCE-SLT-TRM-24V
PCE-SLT-TRM-24V merupakan sound level meter untuk instalasi tetap yang dirancang untuk pemantauan kebisingan secara kontinu di lingkungan industri. Perangkat ini terdiri dari sensor mikrofon presisi yang terhubung ke transmitter dengan output analog 4–20 mA, sehingga mudah diintegrasikan ke sistem kontrol atau SCADA.
Alat ini digunakan untuk mengukur tingkat kebisingan dalam rentang 30 hingga 130 dB, dengan akurasi yang cukup untuk kebutuhan audit dan pemantauan operasional. Dengan sistem output analog, data dapat dikirim ke panel display, PLC, atau data logger untuk pemantauan jarak jauh dan dokumentasi.
Keunggulan utama terletak pada kemampuannya melakukan monitoring kontinu, kemudahan integrasi, serta fleksibilitas dalam pengaturan alarm dan kontrol berbasis nilai ambang kebisingan.
Fungsi & Kegunaan Produk
Fungsi utama
- Mengukur tingkat kebisingan lingkungan secara kontinu (real-time)
- Mengubah sinyal suara menjadi output analog 4–20 mA
- Mengirimkan data ke sistem monitoring atau kontrol
Kegunaan spesifik di lapangan (terowongan)
- Monitoring kebisingan alat bor, blower, dan sistem ventilasi
- Deteksi peningkatan noise akibat kerusakan mesin
- Pemantauan area kerja untuk kepatuhan K3
Skenario penggunaan
Sebelum pekerjaan:
- Instalasi sensor di titik kritis seperti dekat ventilasi atau mesin
- Setting range pengukuran sesuai kondisi lapangan
Saat pekerjaan:
- Monitoring kebisingan secara real-time melalui display atau sistem SCADA
- Alarm aktif jika melewati batas aman
Sesudah pekerjaan:
- Data dapat digunakan untuk evaluasi paparan kebisingan
- Dokumentasi audit K3 atau lingkungan
Mode kerja
- Continuous monitoring (pengukuran berkelanjutan)
- Analog transmission (4–20 mA ke sistem kontrol)
- Alarm & control relay (berdasarkan ambang batas)
Bidang / Industri Pengguna
- Konstruksi terowongan: monitoring kebisingan alat berat
- Pertambangan bawah tanah: kontrol paparan suara pekerja
- Industri manufaktur: pemantauan noise mesin produksi
- Infrastruktur transportasi: pemantauan kebisingan ventilasi dan lalu lintas bawah tanah
- Event indoor skala besar: kontrol batas kebisingan
Keunggulan / Highlights
- Membantu teknisi memantau kebisingan secara kontinu tanpa pengukuran manual berulang
- Meminimalkan risiko pelanggaran batas kebisingan di area kerja terbatas
- Mempercepat respons terhadap kondisi abnormal melalui sistem alarm
- Memudahkan integrasi dengan sistem kontrol industri (PLC / SCADA)
- Mengurangi kesalahan pengukuran akibat faktor subjektif operator
- Cocok untuk instalasi tetap di area yang sulit dijangkau
Perbandingan / Posisi Produk
| Metode | Dampak ke material | Kecepatan | Repeatability | Kesesuaian commissioning |
|---|---|---|---|---|
| Pengukuran manual (portable meter) | Tidak ada | Lambat | Rendah (bergantung operator) | Kurang cocok |
| Sound meter konvensional tanpa output | Tidak ada | Sedang | Sedang | Terbatas |
| Sistem monitoring PCE-SLT-TRM-24V | Tidak ada | Real-time | Tinggi | Sangat sesuai |
Spesifikasi Teknis
| Parameter | Spesifikasi |
|---|---|
| Rentang pengukuran | 30 … 130 dB (3 range) |
| Range detail | 30–80 dB(A), 50–100 dB(A), 80–130 dB(A) |
| Resolusi | 0.1 dB |
| Akurasi | ±1.5 dB |
| Frequency weighting | A |
| Mikrofon | 1/2″ precision electret |
| Standar | IEC 61672 Class II |
| Panjang kabel | 1.5 m |
| Output | 4 … 20 mA |
| Power supply transmitter | 24 V DC |
| Konsumsi arus | ±31 … 47 mA |
| Housing | ABS plastic |
| Protection | IP 50 / IP 54 (variasi) |
| Kondisi lingkungan | max. 80–85% RH / 0 … 50 °C |
| Display input | 4–20 mA |
| Relay output | 0.5 A / 240 VAC |
| Dimensi panel | 92 x 45 mm |
| Berat display | ±250 g |
Tata Cara Pemakaian
- Persiapan alat
- Pasang sensor pada lokasi yang mewakili sumber kebisingan
- Pastikan koneksi kabel aman
- Instalasi sistem
- Hubungkan transmitter ke sumber daya 24 V DC
- Sambungkan output ke display atau PLC
- Kalibrasi
- Gunakan potentiometer “SPAN” untuk penyesuaian nilai
- Setting range
- Pilih rentang pengukuran sesuai kondisi lapangan
- Proses pengukuran
- Monitor nilai dB melalui display atau sistem
- Setting alarm
- Tentukan batas atas dan bawah sesuai standar K3
- Penyimpanan data
- Integrasikan dengan data logger atau SCADA
Catatan: pastikan instalasi dilakukan oleh teknisi berpengalaman untuk menghindari kesalahan wiring.
Cara Kerja / Metode Pengukuran
Sensor menggunakan mikrofon electret presisi untuk menangkap tekanan suara di lingkungan. Sinyal suara tersebut dikonversi menjadi sinyal listrik yang kemudian diproses oleh transmitter.
Transmitter mengubah sinyal tersebut menjadi output analog 4–20 mA, yang proporsional terhadap nilai kebisingan. Sistem ini memungkinkan integrasi dengan berbagai perangkat industri seperti PLC atau indikator panel. Dengan frequency weighting A, alat menyesuaikan pengukuran dengan sensitivitas telinga manusia, sehingga hasil lebih relevan untuk evaluasi K3.
Kelengkapan Produk
- Unit sound level meter PCE-SLT-TRM-24V
- Sensor mikrofon dengan kabel 1.5 m
- Transmitter
- Bracket pemasangan
- Manual pengguna
Manfaat bagi Pengguna
- Efisiensi kerja: monitoring tanpa pengukuran manual berulang
- Peningkatan kualitas: data kontinu untuk analisis tren
- Penghematan biaya: mengurangi inspeksi manual
- Pengurangan kesalahan: sistem otomatis dan repeatable
- Kepatuhan regulasi: membantu memenuhi standar kebisingan
FAQ
Apakah alat ini bisa digunakan untuk monitoring terus-menerus?
Ya, alat ini dirancang untuk instalasi tetap dan monitoring kontinu.
Apakah bisa terhubung ke PLC atau SCADA?
Bisa, melalui output analog 4–20 mA.
Apakah perlu kalibrasi rutin?
Disarankan dilakukan secara berkala untuk menjaga akurasi.
Apakah cocok untuk lingkungan terowongan?
Cocok, selama kondisi suhu dan kelembapan sesuai spesifikasi.
Apakah alat ini memiliki alarm?
Ya, tersedia relay alarm dan control untuk batas tertentu.
Sebagai pemasok dan distributor alat laboratorium terkemuka, CV. Java Multi Mandiri memahami pentingnya sistem monitoring kebisingan dalam mendukung keselamatan kerja di lingkungan industri seperti terowongan bawah tanah. Kami mengkhususkan diri dalam menyediakan instrumen pengukuran berkualitas tinggi seperti PCE-SLT-TRM-24V serta perangkat industri lainnya untuk membantu perusahaan Anda menjaga kepatuhan terhadap standar K3, meningkatkan efisiensi operasional, dan meminimalkan risiko paparan kebisingan. Jika Anda ingin meningkatkan sistem monitoring kebisingan di proyek Anda, mari diskusikan kebutuhan perusahaan Anda bersama kami untuk menemukan solusi yang tepat.
Rekomendasi Sound Level Meter Unggulan untuk Kebutuhan Anda
-

Sound Level Data Logger PCE-322ALEQ-ICA incl. ISO Calibration Certificate
Lihat Produk★★★★★ -

Sound Level Meter / Noise Level Meter PCE-SLM 50-ICA incl. ISO-Calibration Certificate
Lihat Produk★★★★★ -

Sound Level Indicator PCE-EM 883
Lihat Produk★★★★★ -

Sound Level Data Logger PCE-428-Kit-N with Sound Calibrator
Lihat Produk★★★★★ -

Sound Level Data Logger PCE-322ALEQ
Lihat Produk★★★★★ -

Sound Meter PCE-EM 883
Lihat Produk★★★★★ -

Sound Level Data Logger with GPS PCE-432
Lihat Produk★★★★★ -

Sound Level Data Logger PCE-428-Kit-N-ICA with Sound Calibrator inc ISO Cal Cert
Lihat Produk★★★★★
Referensi
- Sseptio, Y. R., Suhardi, B., Astuti, R. D., & Adiasa, I. (2020). Analisis Tingkat Kebisingan, Beban Kerja dan Kelelahan Kerja Bagian Weaving di PT. Wonorejo Makmur Abadi. Performa: Media Ilmiah Teknik Industri, 19(1), 19–26. Retrieved from https://jurnal.uns.ac.id/performa/article/download/40111/28258
- Laksono, E. D., Novianti, Y. S., & Dwiatmoko, M. U. (2023). Evaluasi Kualitas Udara Ambien dan Tingkat Kebisingan pada Area Pertambangan. Jurnal Hutan Tropis, 11(3). Retrieved from https://ppjp.ulm.ac.id/journals/index.php/jhs/article/download/14904/pdf
- Sari, V., Yuliati, Y., & Nurgahayu, N. (2021). Pengaruh Intensitas Kebisingan terhadap Gangguan Pendengaran, Psikologis dan Komunikasi pada Pekerja. Window of Public Health Journal, 2(6), 1012–1022. Retrieved from https://www.researchgate.net/publication/372300676

























