Di lantai produksi dan area maintenance, banyak masalah kualitas dan keandalan muncul bukan karena desain yang buruk, melainkan karena detail kecil yang sulit terlihat saat mesin sedang berjalan: getaran halus pada kopling, belt yang “hunting”, kipas yang sedikit out-of-balance, atau pergeseran timing pada komponen berputar. Tantangannya sederhana namun krusial: ketika putaran tinggi, mata manusia tidak mampu “membekukan” gerakan. Akibatnya, inspeksi sering bergantung pada asumsi, pengalaman, atau penghentian mesin yang memakan waktu.
Risiko jika ini dibiarkan tidak kecil. Ketidaksejajaran (misalignment) dan vibrasi yang tidak terdeteksi dapat mempercepat keausan bearing, merusak seal, menurunkan kualitas finishing, hingga memicu downtime mendadak. Pada sisi quality control, inspeksi cacat permukaan berbasis fluoresen (misalnya penetrant testing fluoresen) juga menuntut pencahayaan UV yang tepat untuk memunculkan indikasi cacat dengan jelas. Di titik inilah kebutuhan alat ukur dan alat bantu inspeksi yang presisi, portabel, dan terkalibrasi menjadi masuk akal: sebuah UV stroboscope 365 nm yang dapat mengunci gerakan sekaligus mendukung observasi fluoresensi secara konsisten.
Deskripsi Singkat PCE-LES 308UV-365-ICA
PCE-LES 308UV-365-ICA adalah UV-stroboscope portabel dengan sumber cahaya UVA 365–370 nm dan 8 LED berdaya tinggi. Alat ini dirancang untuk membantu analisis gerak mesin berputar melalui efek stroboskopik (membuat objek tampak diam atau bergerak lambat), sehingga inspeksi visual pada kondisi running dapat dilakukan lebih aman dan lebih informatif. Spesifikasi intensitas cahaya mencapai 1731 µW/cm² pada jarak 30 cm, dengan pengaturan frekuensi flash dalam satuan FPM maupun Hz.
Varian “ICA” pada paket ini menekankan kesiapan untuk kebutuhan audit dan mutu: termasuk ISO-Calibration Certificate (sertifikat kalibrasi berbasis standar ISO) yang membantu memastikan keandalan setelan frekuensi dan performa alat dalam konteks quality assurance. Informasi paket dan keberadaan sertifikat ISO juga tercantum pada laman produk PCE Instruments.
Fungsi & Kegunaan Produk
Berikut jawaban praktis untuk pertanyaan “Bisa dipakai buat apa?” dengan cara pandang engineer/QC di lapangan.
1) Analisis gerak mesin berputar (running inspection)
Membekukan tampilan komponen berputar untuk memeriksa kondisi fan, pulley, belt, coupling, gear, dan rotor tanpa harus menghentikan mesin.
Membantu mendeteksi gejala awal: belt slip, runout, wobble, ketidaksejajaran, dan ketidakstabilan putaran yang sering tidak terlihat pada pencahayaan biasa.
Mendukung penentuan kecepatan relatif melalui penyesuaian flash frequency (FPM/Hz) sampai tampilan “terkunci”.
2) Inspeksi berbasis penandaan fluoresen pada area bergerak
Karena menggunakan UVA 365–370 nm, alat ini relevan untuk inspeksi yang memanfaatkan material fluoresen (misalnya marker/dye fluoresen pada pengecekan tertentu). UVA 365 nm adalah wilayah umum untuk memunculkan fluoresensi pada banyak bahan/indikator tertentu, sehingga indikasi lebih kontras saat kondisi cahaya sekitar dikendalikan.
3) Mendukung program condition monitoring yang cepat
Cocok untuk pemeriksaan rutin di beberapa mesin (multi-point inspection) karena bentuknya ringkas dan bertenaga baterai.
Mempercepat keputusan: apakah mesin perlu shutdown terencana atau masih aman berjalan hingga jadwal berikutnya.
4) Penggunaan di lapangan yang menuntut portabilitas
Alat ini berukuran pocket-size, menggunakan baterai internal, dan memiliki pengaturan yang dirancang untuk penyesuaian cepat (x2 dan ÷2) ketika operator perlu mengejar frekuensi lock-in dengan segera.
Bidang / Industri Pengguna
Industri otomotif dan komponen otomotif (QC finishing, inspeksi rotating parts, line maintenance)
Manufaktur & fabrikasi (rotating equipment, conveyor, fan/blower, gearbox)
Maintenance & inspection (plant maintenance, reliability, condition monitoring)
Energi & utilitas (pompa, motor, fan draft, rotating auxiliaries)
Aerospace MRO dan workshop komponen (inspeksi permukaan, proses NDT tertentu yang memakai fluoresen)
Food & beverage (monitoring motor, fan, dan conveyor dengan pendekatan non-contact visual)
Keunggulan / Highlights
UVA 365–370 nm dengan 8 LED berdaya tinggi untuk pencahayaan UV yang fokus pada inspeksi.
Intensitas cahaya tinggi: 1731 µW/cm² pada 30 cm (acuan praktis untuk jarak kerja inspeksi).
Pengaturan frekuensi flash dalam FPM dan Hz untuk kebutuhan mesin berputar di berbagai domain.
Digital pulse width modulation untuk mengatur durasi flash (berdampak pada ketajaman “freeze” dan persepsi intensitas).
Phase shift -360° hingga +360° untuk memindahkan titik observasi tanpa mengubah posisi operator secara ekstrem.
External trigger input/output untuk integrasi sensor atau sinkronisasi sederhana dengan sistem eksternal.
Route measurement untuk inspeksi terstruktur lintas mesin (berguna untuk tim reliability yang bekerja berbasis rute).
Paket inklusif sertifikat kalibrasi ISO untuk kebutuhan QA/QC dan audit.
Deklarasi kesesuaian (Declaration of Conformity) untuk seri PCE-LES 308 terhadap arahan EU dan standar kompatibilitas elektromagnetik yang tercantum.
Perbandingan & Posisi Produk
Di lapangan, inspeksi mesin berputar biasanya jatuh pada tiga pendekatan: (1) visual konvensional, (2) penghentian mesin untuk pemeriksaan statis, atau (3) stroboscope/alat bantu visual dinamis. PCE-LES 308UV-365-ICA berada pada kategori alat bantu visual dinamis yang tetap portabel, tetapi memberi kontrol parameter yang biasanya dibutuhkan engineer.
Perbandingan dengan metode manual/konvensional
Visual biasa saat mesin running: cepat, tetapi banyak detail hilang karena blur gerak dan pantulan cahaya.
Shutdown inspection: detail terlihat, namun mahal secara waktu, mengganggu output, dan sering membuat inspeksi “tertunda” karena produksi mengejar target.
Stroboscope UV: memungkinkan “lihat detail saat running” pada banyak kasus, sehingga keputusan maintenance bisa dibuat lebih cepat dan lebih berbasis bukti visual.
Posisi produk dalam kategori alat sejenis
Sebagai stroboscope portabel sekelasnya, pembeda utama PCE-LES 308UV-365-ICA ada pada kombinasi UVA 365–370 nm, intensitas terukur pada jarak kerja, serta fitur kontrol (phase shift, pulse width, dan route measurement).
Tabel ringkas: metode inspeksi vs dampak operasional
| Pendekatan | Perlu shutdown | Kejelasan detail saat running | Dampak ke waktu inspeksi | Catatan praktis |
|---|---|---|---|---|
| Visual konvensional | Tidak | Rendah | Sangat cepat | Banyak gejala halus terlewat |
| Shutdown inspection | Ya | Tidak relevan | Lama | Detail bagus, tetapi mahal downtime |
| UV stroboscope (PCE-LES 308UV-365-ICA) | Tidak (umumnya) | Tinggi (tergantung akses & keamanan) | Cepat–sedang | Cocok untuk inspeksi rutin berbasis rute |
Spesifikasi Teknis
| Parameter | Nilai |
|---|---|
| Tipe alat | UV-stroboscope |
| Sumber cahaya | 8 LED UVA high-power |
| Panjang gelombang | 365–370 nm |
| Frekuensi (FPM) range 1 | 60–9999,99 FPM |
| Resolusi (FPM) range 1 | 0,01 FPM |
| Akurasi (FPM) | ±0,003% dari setelan atau ±1 LSD |
| Frekuensi (FPM) range 2 | 10000–300000 FPM |
| Resolusi (FPM) range 2 | 0,1 FPM |
| Frekuensi (Hz) | 1–5000 Hz |
| Resolusi (Hz) | 0,01 Hz |
| Luminous intensity (contoh acuan) | 2943 µW/cm² @ 20 cm; 1731 µW/cm² @ 30 cm; 1045 µW/cm² @ 50 cm (1000 Hz, 1%) |
| Phase shift | -360° sampai 360° |
| Pulse width | 0,01–1% durasi pulsa; resolusi 0,01% |
| Display | LC colour display, 2,8 inch |
| Penyimpanan | Internal memory |
| Operating time | 4,5 jam (acuan: 100 Hz, 1%, brightness 70%) |
| Auto power-off | 2–10 menit, dapat dinonaktifkan |
| Trigger I/O | Input NPN 24 V DC; supply sensor 24 V/100 mA; output open-drain hingga 24 V 50 mA |
| Route measurement | Hingga 15 rute; 10 mesin per rute; 5 titik per mesin |
| Protection class | IP52 |
| Power supply | 5 V DC, 2 A |
| Baterai | Li-ion internal 7,4 V; 2200 mAh |
| Kondisi operasi | -20 sampai 60 °C; 35–85% RH |
| Dimensi | 165 × 90 × 35 mm |
| Berat | 284 g |
| Kesesuaian regulasi (seri) | Directive 2014/30/EU; EN IEC 61326-2:2021 (untuk seri PCE-LES 308) |
Tata Cara Pemakaian
Berikut langkah ringkas 5–7 tahap yang umum dipakai teknisi untuk inspeksi mesin berputar menggunakan stroboscope:
Persiapan area kerja
Pastikan area aman, gunakan APD, dan atur posisi agar garis pandang ke komponen berputar jelas tanpa harus mendekat berlebihan.Nyalakan alat dan pilih unit frekuensi
Tentukan apakah Anda bekerja lebih nyaman di Hz atau FPM, sesuai kebiasaan dan kebutuhan (misalnya RPM biasanya lebih dekat ke FPM).Setel brightness display dan parameter awal
Atur brightness agar terbaca tetapi tidak boros baterai. Jika inspeksi dilakukan di area lebih gelap untuk observasi UV, atur agar tetap ergonomis.Kunci tampilan (lock-in) dengan penyesuaian frekuensi
Arahkan cahaya ke objek berputar. Naikkan/turunkan frekuensi sampai objek tampak diam atau bergerak sangat lambat. Gunakan tombol x2 dan ÷2 untuk mengejar rentang dengan cepat saat mendekati titik lock.Haluskan posisi observasi dengan phase shift
Setelah lock, gunakan phase shift untuk “menggeser” titik pengamatan secara virtual, membantu melihat sisi lain atau posisi referensi tertentu tanpa mengubah setelan frekuensi utama.Optimalkan ketajaman dengan pulse width
Jika tampilan masih blur, kecilkan pulse width agar “freeze” lebih tajam. Jika butuh lebih terang, sesuaikan pulse width secukupnya dengan tetap mempertahankan ketajaman yang dibutuhkan.Simpan atau catat hasil inspeksi sesuai prosedur tim
Jika inspeksi berbasis rute, manfaatkan fitur route measurement untuk konsistensi titik pengamatan antar mesin dan antar shift.
Catatan penting: stroboscope dapat menciptakan ilusi gerak (misalnya objek tampak diam padahal berputar). Terapkan prosedur keselamatan yang ketat, gunakan guarding, dan hindari pengambilan keputusan yang hanya bertumpu pada satu “titik diam” tanpa verifikasi frekuensi/harmoniknya.
Cara Kerja / Metode Pengukuran
Prinsip kerja stroboscope bertumpu pada sinkronisasi: alat memancarkan kilatan cahaya periodik. Ketika frekuensi kilatan sama (atau kelipatan tertentu) dengan frekuensi putaran objek, mata menangkap posisi objek pada fase yang berulang, sehingga objek tampak diam. Karena PCE-LES 308UV-365-ICA memungkinkan pengaturan frekuensi dalam FPM maupun Hz, operator bisa menyesuaikan dengan karakter mesin dan target inspeksi.
Dua fitur yang biasanya terasa “engineer-friendly” saat dipakai:
Phase shift (-360° sampai 360°) menggeser fase kilatan terhadap siklus gerak, sehingga posisi tampak “berpindah” tanpa mengubah frekuensi utama.
Pulse width (0,01–1%) mengatur durasi kilatan. Semakin sempit, umumnya semakin tajam efek freeze, tetapi persepsi terang bisa turun; semakin lebar, tampak lebih terang namun berisiko blur.
Dengan spektrum UVA 365–370 nm, stroboscope ini juga berperan sebagai pencahayaan UV untuk membantu observasi indikasi fluoresen pada kondisi yang sesuai (misalnya area redup dan material fluoresen yang relevan).
Kelengkapan Produk
Mengacu pada informasi paket pada laman produk, kelengkapan umumnya meliputi:
Unit UV stroboscope PCE-LES 308UV-365-ICA
Kabel USB-C
Quick start guide
Service bag
ISO-Calibration Certificate
Manfaat bagi Pengguna
Efisiensi kerja inspeksi
Banyak pemeriksaan bisa dilakukan tanpa shutdown, sehingga waktu inspeksi lebih singkat dan tidak mengganggu output produksi.Peningkatan kualitas observasi
Efek freeze membuat gejala mekanik (wobble, runout, slip) lebih mudah diidentifikasi pada kondisi nyata saat mesin running.Penghematan biaya downtime
Lebih banyak masalah bisa dikonfirmasi lebih awal, sehingga shutdown bisa direncanakan, bukan reaktif.Pengurangan kesalahan penilaian
Pengaturan phase shift dan pulse width membantu mengurangi “salah lihat” akibat posisi/blur, sementara akurasi setelan frekuensi membantu kerja yang lebih repeatable.Dukungan dokumentasi dan audit mutu
Paket dengan sertifikat kalibrasi ISO memudahkan organisasi yang bekerja dengan prosedur QA/QC, terutama untuk aktivitas inspeksi yang perlu ditelusurkan dan distandarkan.
FAQ
1) Untuk apa alat ini digunakan?
Utamanya untuk analisis dan inspeksi visual mesin berputar saat running dengan efek stroboskopik, serta membantu observasi berbasis UV-A 365 nm pada kondisi tertentu.
2) Apakah pengukuran atau inspeksi ini merusak material?
Tidak. Stroboscope bekerja dengan pencahayaan kilat, sehingga inspeksi bersifat non-contact dan tidak merusak permukaan.
3) Bisa digunakan untuk material apa saja?
Untuk analisis gerak, materialnya tidak spesifik: yang penting objek berputar terlihat oleh cahaya. Untuk observasi fluoresen, material/indikatornya harus kompatibel dengan UV-A 365–370 nm.
4) Apakah perlu kalibrasi?
Dalam praktik QA/QC, kalibrasi berkala dianjurkan untuk menjaga keandalan. Paket PCE-LES 308UV-365-ICA mencantumkan sertifikat kalibrasi ISO sebagai bagian dari kelengkapan.
5) Siapa yang paling cocok menggunakan alat ini?
Teknisi maintenance, engineer reliability, QC inspector, dan pengambil keputusan yang perlu inspeksi cepat pada rotating equipment tanpa mengorbankan keselamatan dan konsistensi hasil.
Sebagai pemasok dan distributor alat laboratorium terkemuka, CV. Java Multi Mandiri memahami pentingnya instrumen pengujian dan pengukuran yang andal dalam menjaga konsistensi kualitas dan menekan risiko downtime di industri. Kami berfokus melayani klien bisnis dan aplikasi industri, menyediakan instrumen berkualitas tinggi seperti PCE-LES 308UV-365-ICA dan perangkat pengujian lainnya untuk membantu perusahaan Anda meningkatkan ketelitian inspeksi, menstandardisasi proses condition monitoring, serta mendukung kebutuhan audit dan quality assurance. Jika Anda ingin meningkatkan akurasi dan efisiensi inspeksi mesin berputar maupun pengamatan berbasis UV, mari diskusikan kebutuhan perusahaan Anda bersama kami untuk menemukan solusi yang tepat.
Rekomendasi Automotive Tester Unggulan untuk Kebutuhan Anda
-

Automotive Tester PCE-LES 103UV-365-CTA-KIT
Lihat Produk★★★★★ -

Automotive Tester PCE-CT 80-FN3
Lihat Produk★★★★★ -

Automotive Tester PCE-CT 80-FN0D5
Lihat Produk★★★★★ -

Automotive Tester PCE-VE 800N4 1.5 m / 4-way-head / Ø 2.8 mm
Lihat Produk★★★★★ -

Automotive Tester PCE-CT 22BT-ICA incl. ISO Calibration Certificate
Lihat Produk★★★★★ -

Automotive Tester PCE-VE 1500-22190
Lihat Produk★★★★★ -

Automotive Tester PCE-MCM 10-ICA incl. ISO Calibration Certificate
Lihat Produk★★★★★ -

Automotive Tester PCE-LES 308UV-365
Lihat Produk★★★★★
Referensi
(JAMETS) Penelitian liquid penetrant testing pada komponen penerbangan (axle landing gear dan propeller hub) mengacu acceptance criteria ASME. Retrieved from https://jurnal.poltekbangmakassar.ac.id/index.php/jamets/article/download/436/237/2404
(Citizen Journal, DAS Institute) Analisis suhu dan waktu tunggu cairan penetrant dalam proses NDT pada komponen pesawat menggunakan penetrant test tipe fluorescent. Retrieved from https://www.das-institute.com/journal/index.php/citizen-journal/article/download/955/634/1945

























