Foto menampilkan teknisi Indonesia di workshop otomotif sedang menggunakan UV stroboscope portabel PCE-LES 308UV-385-ICA untuk menginspeksi pulley dan belt mesin yang berputar, dengan layar alat terlihat jelas dan pencahayaan UV diarahkan ke komponen dari jarak aman.

PCE-LES 308UV-385-ICA: UV Stroboscope Portabel Untuk Mempercepat Inspeksi Mesin Berputar Dan Deteksi Indikasi Fluoresen Di Area Otomotif

Daftar Isi

Di lini produksi dan workshop otomotif, ada dua sumber masalah yang sering “terlihat sepele” tetapi biaya dampaknya besar: anomali pada komponen berputar (pulley, belt, fan, coupling) dan indikasi cacat/ketidakseragaman yang hanya muncul jelas saat diberi pencahayaan UV. Keduanya punya pola yang sama: sulit diamati dengan mata telanjang ketika mesin sedang running, dan sering baru ketahuan setelah muncul gejala lanjutan seperti getaran meningkat, suara abnormal, panas berlebih, produk reject, atau komplain kualitas.

Risikonya bukan hanya downtime. Misalignment kecil, slip belt, atau ketidakseimbangan rotor yang terlewat dapat mempercepat keausan bearing, merusak seal, dan menurunkan kualitas hasil proses. Di sisi kualitas finishing dan inspeksi berbasis fluoresensi (misalnya tracer tertentu pada proses pemeriksaan), pencahayaan yang tidak konsisten membuat indikasi menjadi ambigu: cacat halus bisa lolos, sementara false reject meningkat. Pada akhirnya, tim QC dan maintenance membutuhkan alat yang dapat “membekukan” gerak berkecepatan tinggi secara aman, sekaligus menyediakan cahaya UV yang stabil dan cukup kuat untuk menonjolkan indikasi yang relevan—tanpa harus menghentikan mesin atau membongkar komponen.

Di titik inilah UV stroboscope seperti PCE-LES 308UV-385-ICA menjadi alat kerja yang praktis: memudahkan inspeksi visual dinamis pada mesin berputar, membantu pengaturan parameter putaran/gerak, dan memberi dukungan pencahayaan UV untuk kebutuhan inspeksi tertentu di lingkungan otomotif.

Deskripsi Singkat PCE-LES 308UV-385-ICA

PCE-LES 308UV-385-ICA adalah UV stroboscope portabel dengan 8 LED UVA high-power. Alat ini menghasilkan intensitas cahaya UV yang tinggi (4617 μW/cm² pada jarak 30 cm) dan memungkinkan pengaturan frekuensi kilat dalam satuan FPM maupun Hz, sehingga gerakan komponen berputar dapat tampak seperti “diam” atau bergerak lambat untuk dianalisis.

Dalam praktik industrial testing & measurement, stroboscope dipakai untuk inspeksi non-kontak: mengecek putaran, mengamati pola getaran visual, memverifikasi slip, serta melihat ketidaknormalan mekanis pada mesin yang tidak memungkinkan dihentikan. PCE-LES 308UV-385-ICA juga mendukung phase shift -360° hingga +360° untuk memindahkan titik observasi, serta pengaturan pulse width berbasis digital PWM untuk mengatur durasi kilatan (yang berdampak pada “ketajaman” visual dan intensitas kilat).

Varian “ICA” menyertakan ISO-Calibration Certificate, dan perangkat ini berada dalam seri PCE-LES 308 yang tercantum pada deklarasi kesesuaian (EMC) dengan EU Directive 2014/30/EU serta standar EN IEC 61326-2:2021.

Fungsi & Kegunaan Produk

Berikut jawaban praktis untuk pertanyaan “bisa dipakai buat apa?” di lapangan.

1) Inspeksi komponen berputar tanpa menghentikan mesin

  • Mengamati pulley, belt, fan, rotor, impeller, coupling, gear, dan shaft saat mesin running.

  • Membantu menemukan indikasi slip belt, eksentrisitas, wobble, runout visual, atau ketidakseimbangan yang tampak sebagai perubahan pola gerak ketika frekuensi kilat disetel mendekati frekuensi putaran.

2) Verifikasi kecepatan putar dan stabilitas proses

  • Pengaturan frekuensi kilat dalam FPM atau Hz memudahkan penyesuaian untuk “mengunci” visual komponen pada rpm tertentu.

  • Dapat dipakai untuk pengecekan cepat saat setup mesin, changeover, atau troubleshooting awal sebelum melanjutkan pengukuran dengan vibrometer/analyzer.

3) Membantu inspeksi visual berbasis UV pada kondisi tertentu (otomotif/finishing)

  • UVA membantu menonjolkan indikasi fluoresen (contoh: tracer/penanda tertentu, residu, atau indikasi yang memang dirancang terlihat di UV) ketika inspeksi memerlukan pencahayaan UV yang konsisten.

  • Cocok untuk area yang membutuhkan mobilitas dan respons cepat, karena perangkat bersifat portabel dan menggunakan baterai internal.

4) Dukungan program condition monitoring berbasis rute

  • Fitur route measurement memungkinkan pengelompokan pemeriksaan: hingga 15 rute, 10 mesin per rute, 5 titik per mesin. Ini membantu teknisi menjaga konsistensi inspeksi berkala (misalnya pada area produksi dengan banyak motor dan blower).

5) Penggunaan di area kerja yang dinamis

  • Praktis untuk inspeksi di workshop, area produksi, atau lokasi dengan akses terbatas.

  • Ada input dan output trigger eksternal untuk integrasi dengan sensor/trigger tertentu bila dibutuhkan.

Bidang / Industri Pengguna

  • Industri otomotif (assembly, workshop, dan quality inspection)

  • Manufaktur & fabrikasi (mesin berputar, line produksi, rotating equipment)

  • Maintenance & inspection (predictive/preventive maintenance)

  • Industri komponen dan finishing (coating/UV process yang memerlukan inspeksi visual cepat)

  • Pabrikasi plastik, karet, dan kemasan (roller, conveyor, web handling)

  • Pembangkit & utilitas (blower, fan, pump auxiliary, motor-driven equipment)

Keunggulan / Highlights

  • 8 LED UVA high-power untuk intensitas UV tinggi, 4617 μW/cm² pada 30 cm (referensi spesifikasi intensitas).

  • Pengaturan frekuensi dalam FPM dan Hz untuk fleksibilitas kerja di berbagai aplikasi rotating equipment.

  • Phase shift -360° hingga +360° untuk menggeser titik observasi tanpa memindahkan posisi Anda terlalu banyak.

  • Pulse width 0,01 hingga 1% (dengan resolusi 0,01%) untuk mengatur durasi kilat dan “ketajaman” tampilan gerak.

  • LC colour display 2,8 inci, ringkas untuk dibaca di lapangan.

  • Portabel, baterai Li-ion internal 7,4 V 2200 mAh, waktu operasi tipikal 4,5 jam pada kondisi referensi.

  • Kelas proteksi IP52 untuk kebutuhan penggunaan lapangan (debu terbatas dan tetesan air dari sudut tertentu).

  • Sertifikat kalibrasi ISO (varian ICA) untuk kebutuhan traceability QC dan audit.

  • Deklarasi kesesuaian EMC: EU Directive 2014/30/EU dan EN IEC 61326-2:2021 untuk seri PCE-LES 308.

Perbandingan & Posisi Produk

Di lapangan, inspeksi mesin berputar sering dilakukan dengan cara konvensional: menghentikan mesin, inspeksi statis, atau mengandalkan indera (suara/feeling) sebelum alat ukur lanjutan dipakai. Pendekatan ini tidak salah, tetapi punya keterbatasan ketika masalah hanya muncul saat beban dan putaran tertentu.

Perbandingan dengan metode manual/konvensional

  • Metode berhenti mesin: aman untuk inspeksi detail, tetapi menambah downtime dan tidak menangkap perilaku dinamis saat running.

  • Observasi visual biasa: terbatas karena blur gerakan; anomali kecil sering tidak terlihat pada rpm tinggi.

  • Stroboscope portabel: memberi “visual freezing” tanpa kontak, mempercepat screening awal, dan membantu menentukan apakah perlu investigasi lanjutan (misalnya vibro analysis, alignment check).

Posisi di kategori alat sejenis

PCE-LES 308UV-385-ICA berada pada kategori stroboscope portabel dengan fitur pengaturan lanjutan (phase shift, pulse width) dan dukungan route measurement. Nilai praktisnya terasa pada pengguna yang:

  • melakukan inspeksi berulang pada banyak aset (maintenance route),

  • membutuhkan kontrol parameter strobe yang halus (resolusi frekuensi kecil),

  • membutuhkan perangkat ringkas untuk pekerjaan mobile.

Tabel ringkas posisi manfaat

AspekMetode konvensionalStroboscope portabel (kelasnya)PCE-LES 308UV-385-ICA (posisi)
Inspeksi saat runningTerbatasBaikBaik, dengan phase shift dan pulse width terkontrol
Konsistensi inspeksi berkalaBergantung operatorBaikAda route measurement untuk rute/mesin/titik
MobilitasVariatifTinggiPocket size, baterai internal
Kebutuhan traceabilitySering tidak adaVariatifSertifikat kalibrasi ISO (varian ICA)

Spesifikasi Teknis

Berikut spesifikasi kunci yang biasanya paling dicari engineer/QC untuk menilai kecocokan alat.

ParameterNilai
Sumber cahaya8 LED UVA high-power
Intensitas UV6617 μW/cm² @ 20 cm (1000 Hz, 1%); 4617 μW/cm² @ 30 cm (1000 Hz, 1%); 2002 μW/cm² @ 50 cm (1000 Hz, 1%)
Frekuensi (FPM) rentang 160 hingga 9999,99 FPM; resolusi 0,01 FPM; akurasi ±0,003% dari setting atau ±1 LSD
Frekuensi (FPM) rentang 210000 hingga 300000 FPM; resolusi 0,1 FPM; akurasi ±0,003% dari setting atau ±1 LSD
Frekuensi (Hz)1 hingga 5000 Hz; resolusi 0,01 Hz; akurasi ±0,003% dari setting atau ±1 LSD
DisplayLC colour display, 2,8 inci
MemoriInternal memory
Waktu operasi4,5 jam (referensi: 100 Hz, 1%, brightness 70%)
Auto power-off2–10 menit (dapat dinonaktifkan)
Phase shift-360 hingga +360°
Pulse width0,01 hingga 1% dari pulse duration; resolusi 0,01% (tersedia juga representasi derajat 0,01°–3,60° dari 360°)
Trigger I/OInput NPN 24 V DC; suplai sensor 24 V/100 mA; output open-drain hingga 24 V 50 mA
Route measurementHingga 15 rute; 10 mesin per rute; 5 titik per mesin
Kelas proteksiIP52
Catu daya5 V DC, 2 A
Baterai1× Li-ion internal 7,4 V; 2200 mAh
Kondisi operasi-20 hingga 60 °C; 35–85% RH
Dimensi / berat165×90×35 mm; 284 g
Kesesuaian EMC (seri)EU 2014/30/EU; EN IEC 61326-2:2021 (seri PCE-LES 308)

Catatan penting: pada ringkasan halaman depan disebutkan rentang “light colour 365…370 nm”, sementara pada tabel general technical data tertulis “UV light (380…390 nm)”. Untuk kebutuhan inspeksi yang sensitif terhadap panjang gelombang, praktik terbaiknya adalah menetapkan kebutuhan aplikasi (misalnya UVA sekitar 365 nm atau 385 nm) lalu melakukan verifikasi sesuai kebutuhan proses.

Tata Cara Pemakaian

Berikut alur ringkas 5–7 langkah yang umum dipakai teknisi saat inspeksi mesin berputar.

  1. Persiapan alat

    • Pastikan baterai cukup dan lensa/sumber cahaya bersih.

    • Tentukan area inspeksi dan pastikan akses aman (hindari area berputar terbuka tanpa pelindung).

  2. Set mode dan satuan

    • Pilih pengaturan frekuensi dalam FPM atau Hz sesuai kebutuhan tim (maintenance sering nyaman di FPM, kontrol mesin tertentu lebih familiar di Hz).

  3. Kalibrasi kerja (operasional)

    • Untuk pekerjaan rutin, pastikan alat dalam kondisi normal dan parameter default sesuai SOP.

    • Untuk kebutuhan audit/traceability, simpan dokumentasi sertifikat kalibrasi ISO yang menyertai unit ICA.

  4. Proses pengukuran/observasi

    • Arahkan strobe ke komponen berputar dari jarak aman.

    • Sesuaikan frekuensi hingga objek tampak diam (locked).

    • Gunakan tombol x2 atau ÷2 untuk pencarian cepat mendekati frekuensi yang tepat.

  5. Fine tuning dengan phase shift dan pulse width

    • Phase shift dipakai untuk “menggeser” posisi tampak objek, membantu melihat area yang sebelumnya tertutup sudut pandang.

    • Pulse width membantu menyeimbangkan ketajaman visual dan intensitas kilat sesuai kondisi pencahayaan lapangan.

  6. Simpan dan rapikan data rute (bila digunakan)

    • Jika inspeksi berbasis rute, masukkan aset ke rute/mesin/titik agar inspeksi berikutnya konsisten.

  7. Shutdown dan penyimpanan

    • Aktifkan auto power-off sesuai kebutuhan atau matikan manual setelah selesai.

    • Simpan alat dalam tas/penyimpanan yang disediakan, jauh dari panas berlebih dan kelembapan tinggi.

Catatan keselamatan: stroboscope dapat membuat gerakan mesin tampak berhenti, padahal mesin tetap berputar. Terapkan disiplin keselamatan kerja (guarding, jarak aman, APD) untuk mencegah salah persepsi saat inspeksi.

Cara Kerja / Metode Pengukuran

Stroboscope bekerja berdasarkan efek stroboskopik: alat memancarkan kilatan cahaya periodik. Saat frekuensi kilatan sama (atau kelipatan tertentu) dengan frekuensi gerak objek, objek tampak diam atau bergerak lambat. Pada kondisi “terkunci” ini, teknisi bisa melihat detail gerak yang biasanya blur: deviasi kecil, perubahan fase, atau gejala slip.

Pada PCE-LES 308UV-385-ICA, pengaturan pulse width dilakukan dengan digital pulse width modulation (PWM). Secara praktis:

  • Pulse lebih sempit cenderung membuat “beku” gerak lebih tajam (motion blur berkurang), tetapi biasanya menuntut intensitas/penataan cahaya yang cukup.

  • Pulse lebih lebar membantu meningkatkan kenyamanan visual di lingkungan tertentu, tetapi ketajaman pada kecepatan sangat tinggi bisa menurun.

Phase shift membantu “menggeser” momen kilatan terhadap siklus gerak, sehingga posisi tampak objek dapat dipindahkan tanpa mengubah frekuensi dasar. Ini berguna saat Anda ingin memeriksa bagian lain dari komponen yang sama (misalnya sisi berbeda pada fan blade atau tanda referensi pada coupling).

Kelengkapan Produk

Mengacu pada cakupan pengiriman yang umum ditampilkan untuk model ini (termasuk varian dengan sertifikat kalibrasi ISO), kelengkapannya meliputi:

  • Unit utama PCE-LES 308UV-385-ICA

  • Kabel USB-C

  • Quick start guide

  • Service bag

  • ISO-Calibration Certificate

Manfaat bagi Pengguna

  • Efisiensi kerja inspeksi: screening awal lebih cepat tanpa bongkar-pasang atau shutdown, terutama untuk aset berputar yang banyak.

  • Peningkatan kualitas keputusan maintenance: masalah yang hanya muncul saat running bisa terlihat lebih awal, sehingga tindakan perbaikan lebih tepat sasaran.

  • Pengurangan kesalahan inspeksi visual: phase shift dan kontrol pulse membantu meningkatkan kualitas observasi pada kondisi lapangan yang menantang.

  • Konsistensi program inspeksi: route measurement mendukung standar rute/mesin/titik sehingga inspeksi berkala lebih rapi dan mudah diaudit.

  • Penghematan biaya tidak langsung: mengurangi downtime tak terencana, menekan kerusakan lanjutan pada bearing/belt/coupling, dan mengurangi scrap akibat inspeksi yang kurang konsisten.

  • Dukungan compliance dan traceability: sertifikat kalibrasi ISO pada varian ICA mendukung dokumentasi QC dan kebutuhan audit.

FAQ

  1. Untuk apa alat ini digunakan?
    Untuk inspeksi visual non-kontak pada komponen berputar saat mesin running, dengan cara “membekukan” tampilan gerak menggunakan kilatan stroboskopik. Pada kebutuhan tertentu, UVA membantu menonjolkan indikasi yang memang responsif terhadap pencahayaan UV.

  2. Apakah pengukurannya merusak material?
    Tidak. Stroboscope melakukan observasi visual dengan cahaya dan tidak memerlukan kontak dengan objek yang diperiksa.

  3. Bisa digunakan untuk material apa saja?
    Karena prinsipnya visual, alat ini dapat dipakai pada berbagai komponen mesin (logam, plastik, karet) selama ada target/fitur visual yang bisa diamati saat disorot. Untuk inspeksi berbasis UV, kecocokan bergantung pada apakah indikasi/material memang menunjukkan respons fluoresen yang relevan.

  4. Apakah perlu kalibrasi?
    Untuk penggunaan operasional harian, yang paling penting adalah alat bekerja stabil dan parameter dapat diatur dengan konsisten. Namun untuk kebutuhan sistem mutu (quality system) dan audit, unit dengan ISO-Calibration Certificate membantu dari sisi traceability.

  5. Siapa yang cocok menggunakan alat ini?
    Teknisi maintenance, engineer reliability, QC inspector, dan decision maker yang mengelola rotating equipment atau inspeksi proses yang menuntut observasi cepat, konsisten, dan non-kontak.

Sebagai pemasok dan distributor alat laboratorium terkemuka, CV. Java Multi Mandiri memahami pentingnya alat ukur yang andal dalam mendukung inspeksi mesin berputar, quality assurance, dan program maintenance di industri. Kami berfokus melayani klien bisnis dan aplikasi industrial testing & measurement, menyediakan instrumen berkualitas tinggi seperti PCE-LES 308UV-385-ICA serta perangkat pengukuran industri lainnya untuk membantu perusahaan Anda meningkatkan konsistensi inspeksi, menekan downtime, dan memperkuat kontrol kualitas di lapangan. Jika Anda ingin meningkatkan akurasi dan efisiensi inspeksi pada rotating equipment atau kebutuhan inspeksi berbasis UV, mari diskusikan kebutuhan perusahaan Anda bersama kami untuk menemukan solusi yang tepat.

Rekomendasi Automotive Tester Unggulan untuk Kebutuhan Anda

Referensi

Bagikan artikel ini

Butuh Bantuan Pilih Alat?

Author picture

Tim customer service CV. Java Multi Mandiri siap melayani Anda!

Konsultasi gratis alat ukur dan uji yang sesuai kebutuhan Anda. Segera hubungi kami.