Teknisi Indonesia menggunakan PCE-TG 300-NO2-ICA untuk mengukur ketebalan pipa industri pada area maintenance sebagai bagian dari inspeksi korosi dan condition monitoring.

PCE-TG 300-NO2-ICA – Thickness Meter Ultrasonik | Pantau Ketebalan Tanpa Bongkar

Daftar Isi

Di banyak fasilitas industri, penurunan ketebalan dinding pipa, tangki, vessel, atau komponen proses sering terjadi secara bertahap dan tidak langsung terlihat. Korosi internal, erosi akibat aliran, pengaruh temperatur, hingga degradasi material karena media proses dapat membuat ketebalan aktual menyimpang dari desain awal. Masalahnya, penipisan ini kerap baru disadari setelah muncul kebocoran, penurunan integritas mekanik, atau gangguan operasi yang berdampak ke keselamatan dan biaya perawatan. Kajian-kajian di Indonesia juga menunjukkan bahwa korosi dan erosi pada sistem perpipaan dapat mempercepat kerusakan material, mengganggu kontinuitas operasi, dan meningkatkan risiko kegagalan bila tidak dipantau dengan baik.

Dalam praktik lapangan, inspeksi yang terlalu mengandalkan pembongkaran, pemotongan sampel, atau pengecekan visual saja sering tidak cukup untuk menggambarkan kondisi sisa ketebalan aktual. Di sinilah alat ukur ketebalan berbasis ultrasonik menjadi relevan. PCE-TG 300-NO2-ICA hadir sebagai thickness meter untuk pengukuran non-destruktif pada berbagai material homogen, dengan mode pulse-echo maupun echo-echo, memori internal, serta sertifikat kalibrasi ISO dalam paket produk. Informasi produk dan spesifikasinya tercantum pada dokumen produk resmi dan manual pengguna yang Anda kirim, serta juga dimuat pada laman produk PCE Instruments.

Deskripsi Singkat PCE-TG 300-NO2-ICA

PCE-TG 300-NO2-ICA adalah alat ukur ketebalan material berbasis ultrasonik untuk pemantauan kondisi material secara non-destruktif. Alat ini dirancang untuk mengukur ketebalan dinding pada material homogen, seperti logam, plastik, keramik, epoxy resin, kaca, dan material homogen lain, dengan menyesuaikan sensor serta parameter kecepatan rambat suara material. Produk ini mendukung pengukuran hingga 600 mm pada mode pulse-echo, dengan sensor NO2 yang ditujukan untuk material yang cenderung meredam atau menyebarkan gelombang, seperti plastik dan cast material.

Dalam penggunaan lapangan, alat ini cocok untuk inspeksi pipa, tabung, tangki, komponen mesin, hingga bagian produksi jadi yang tidak ingin dirusak. Pengukuran dapat dilakukan langsung dari satu sisi benda kerja, sehingga teknisi tidak perlu membelah, memotong, atau membongkar komponen hanya untuk mengetahui ketebalan aktual. Hal ini penting saat pekerjaan dilakukan pada aset aktif yang membutuhkan keputusan cepat namun tetap terukur.

Keunggulan utamanya terletak pada kombinasi mode kerja pulse-echo dan echo-echo, pilihan resolusi yang bisa diatur, memori data internal, tampilan TFT berwarna, transfer data via Bluetooth dan USB 2.0, serta penyertaan sertifikat kalibrasi ISO pada varian ICA. Untuk pekerjaan inspeksi yang menuntut konsistensi dokumentasi, kombinasi fitur tersebut membantu teknisi bekerja lebih sistematis dari tahap pengukuran sampai pencatatan hasil.

Fungsi & Kegunaan Produk

Fungsi utama alat ini adalah mengukur ketebalan material secara ultrasonik tanpa merusak benda kerja. Pada praktiknya, fungsi ini berguna untuk mengetahui apakah pipa, tangki, pelat, atau komponen lain masih berada dalam ketebalan aman operasional, mendekati batas toleransi, atau sudah menunjukkan wall loss yang perlu ditindaklanjuti.

Kegunaan spesifik di lapangan antara lain:

  • memeriksa penipisan dinding pipa akibat korosi atau erosi
  • memverifikasi ketebalan komponen saat commissioning atau acceptance check
  • mengecek ketebalan material pada area yang sulit dijangkau dengan sensor yang sesuai
  • memantau tren perubahan ketebalan dari waktu ke waktu melalui penyimpanan data
  • membantu inspeksi pada benda kerja berlapis ketika mode echo-echo diperlukan untuk mengabaikan lapisan coating tertentu

Skenario penggunaannya dapat dibagi menjadi tiga tahap praktis.

Sebelum pekerjaan

Sebelum pengukuran, teknisi memilih sensor yang sesuai, memasang baterai, menyalakan alat, memilih unit mm atau inch, lalu melakukan kalibrasi. Jika material yang diperiksa memiliki coating, teknisi dapat mempertimbangkan mode echo-echo. Jika pengukuran ditujukan untuk pendeteksian cacat, void, atau pengukuran umum, mode pulse-echo lebih relevan.

Saat pekerjaan berlangsung

Saat pengukuran, coupling gel diaplikasikan ke permukaan benda kerja, sensor ditekan rata pada permukaan, lalu nilai ketebalan dibaca pada layar. Alat melakukan empat pengukuran per detik, sehingga cukup responsif untuk penelusuran titik-titik inspeksi. Nilai dapat ditampilkan dalam normal mode, scan mode, atau difference mode sesuai kebutuhan pemeriksaan.

Sesudah pekerjaan

Setelah pembacaan stabil, data bisa disimpan ke grup memori, ditinjau kembali di layar, dicetak via Bluetooth bila printer opsional digunakan, atau dikelola di PC melalui koneksi USB dengan software opsional. Pola kerja ini memudahkan pengarsipan hasil inspeksi dan perbandingan antar titik ukur.

Mode kerja / metode pengukuran

Pulse-Echo (P-E)

Mode ini digunakan untuk pengukuran umum, kalibrasi, serta deteksi fault dan cavity recognition. Dalam konteks lapangan, mode ini relevan saat fokus utama adalah ketebalan material dasar dan indikasi adanya ketidakteraturan internal.

Echo-Echo (E-E)

Mode ini digunakan untuk mengabaikan ketebalan lapisan seperti cat atau varnish, sehingga pembacaan lebih fokus pada material dasar. Ini berguna saat inspeksi dilakukan pada benda kerja berlapis dan operator ingin meminimalkan bias ketebalan coating terhadap hasil ukur.

Bidang / Industri Pengguna

  • industri migas: untuk memantau penipisan pipa, vessel, dan komponen proses
  • manufaktur logam: untuk verifikasi ketebalan bahan dan komponen jadi
  • utilitas dan pembangkit: untuk pemeriksaan pipa, boiler component, dan tangki
  • industri kimia dan petrokimia: untuk evaluasi dampak korosi media proses
  • maintenance contractor dan NDT inspector: sebagai alat inspeksi ketebalan non-destruktif
  • workshop fabrikasi: untuk pengecekan ketebalan sebelum, selama, dan sesudah pekerjaan
  • industri plastik dan casting tertentu: untuk pengukuran material redaman/scattering dengan sensor NO2 yang sesuai

Keunggulan / Highlights

PCE-TG 300-NO2-ICA memberi nilai praktis terutama pada pekerjaan inspeksi yang menuntut kecepatan tanpa mengorbankan dokumentasi.

  • membantu teknisi melakukan pemeriksaan ketebalan tanpa merusak benda kerja
  • membantu mengurangi kebutuhan pembongkaran untuk pengecekan awal
  • meminimalkan risiko salah baca pada benda berlapis melalui mode echo-echo
  • mempercepat persiapan kerja karena tersedia beberapa metode kalibrasi
  • membantu pekerjaan lapangan dengan tampilan TFT berwarna dan pengoperasian berbasis tombol fungsi
  • memudahkan penyimpanan hasil melalui memori non-volatile berbasis grup data
  • mendukung pencetakan via Bluetooth dan transfer via USB 2.0 untuk dokumentasi inspeksi
  • membantu konsistensi mutu pengukuran dengan varian paket yang sudah menyertakan sertifikat kalibrasi ISO

Perbandingan / Posisi Produk

Berikut posisi produk ini bila dibandingkan secara kategori dengan pendekatan lain yang umum dijumpai di lapangan.

MetodeDampak ke materialKecepatanRepeatabilityKesesuaian commissioning
Pengukuran manual destruktif (potong/sampling)Merusak materialLambatBaik pada sampel, tetapi tidak praktis untuk banyak titikRendah
Pemeriksaan visual sajaTidak merusakCepatRendah untuk data ketebalan aktualRendah
Alat konvensional tanpa memori/data groupingTidak merusakSedangCukup, tetapi dokumentasi lebih terbatasSedang
Thickness meter ultrasonik portabel seperti PCE-TG 300-NO2-ICATidak merusakCepatMendukung pekerjaan berulang dengan kalibrasi, mode tampilan, dan penyimpanan dataTinggi

Tabel ini menggambarkan posisi kategori alat berdasarkan cara kerja dan fitur yang tercantum pada produk, terutama metode non-destruktif, opsi kalibrasi, memori internal, serta transfer data.

Spesifikasi Teknis

ParameterSpesifikasi
ModelPCE-TG 300-NO2-ICA
SensorPCE-TG-NO2
Rentang ukur sensor NO23.0 … 300.0 mm / 0.118 … 11.81″ (steel)
Minimum diameter pipa sensor NO230 mm / 1.18″
Frekuensi sensor NO22.5 MHz
Diameter sensor NO214 mm / 0.55″
Deskripsi sensor NO2normal measurement
Rentang ukur alat, mode P-E0.65 … 600 mm / 0.025 … 23.62″ (steel)
Rentang ukur alat, mode E-E2.50 … 100 mm / 0.098 … 2.36″
Catatan mode E-Eonly with PCE-TG 300-P5EE sensor
Akurasi±0.04 mm H[mm] (<10 mm); ±0.4 % H[mm] (>10 mm)
Resolusi0.1 mm / 0.01 mm / 0.001 mm (adjustable)
Material terukurmetals, plastics, ceramics, epoxy resin, glass, and all homogeneous materials
Working modesPulse-echo mode (fault and void detection); Echo-echo mode (hide layer thicknesses, e.g. paint)
Kalibrasisound velocity calibration; zero calibration; two-point calibration
View modeNormal Mode, Scan Mode, Difference Mode
Satuanmm / inch
Transfer dataprinting via Bluetooth / USB 2.0
Memorinon-volatile memory with 100 data groups with 100 data sets each
Waktu operasicontinuous operation 100 h
Mode hemat dayaautomatic stand-by mode (adjustable); auto power off mode (adjustable)
Catu daya4 x AA battery 1.5 V
Display320 x 240 pixels TFT LCD color display with brightness adjustment
Kondisi operasi0 … +50 °C / 32 … 122 °F, ≤80 % RH non-condensing
Kondisi penyimpanan-20 … +70 °C / -4 … 158 °F, ≤80 % RH non-condensing
Dimensi185 x 97 x 40 mm / 7.2 x 3.8 x 1.5″
Berat375 g / 13.2 oz

Tata Cara Pemakaian

Berikut langkah ringkas pemakaian yang praktis untuk teknisi lapangan.

  1. Siapkan alat dan sensor
    Pasang baterai AA, hubungkan sensor yang digunakan, lalu nyalakan alat sampai layar utama tampil. Pilih sensor yang sesuai pada menu alat.
  2. Atur parameter dasar
    Tentukan satuan mm atau inch, sesuaikan mode kerja P-E atau E-E, serta cek pengaturan sistem seperti kecerahan layar dan waktu standby.
  3. Lakukan kalibrasi
    Untuk awal kerja, lakukan zero calibration menggunakan calibration disc internal. Jika diperlukan, lanjutkan dengan sound velocity calibration atau one/two point calibration sesuai material.
  4. Aplikasikan coupling gel
    Oleskan coupling gel pada titik ukur agar transmisi gelombang ultrasonik lebih baik.
  5. Lakukan pengukuran
    Tekan sensor rata pada permukaan benda kerja hingga coupling status dan nilai ketebalan tampil stabil. Bila pembacaan tidak stabil, cek ulang gel, kontak sensor, atau ganti sensor yang lebih sesuai.
  6. Simpan dan tinjau data
    Simpan hasil ke grup data yang dipilih. Bila perlu, gunakan scan mode atau difference mode untuk membandingkan terhadap ketebalan nominal.
  7. Transfer atau cetak hasil
    Data dapat ditinjau dari memori alat, dicetak melalui Bluetooth printer opsional, atau ditransfer ke PC via USB 2.0 dengan software opsional.

Catatan penting: zero calibration disarankan setiap kali alat dinyalakan ulang atau saat sensor diganti. Untuk one-point dan two-point calibration, lapisan cat atau varnish pada benda kerja perlu dihilangkan lebih dulu.

Cara Kerja / Metode Pengukuran

Alat ini bekerja dengan memanfaatkan gelombang ultrasonik yang dikirimkan sensor ke dalam material. Gelombang tersebut merambat melalui material, dipantulkan oleh batas belakang material, lalu diterima kembali oleh sensor. Dari waktu tempuh pantulan itulah alat menghitung ketebalan material. Kecepatan rambat suara material dapat diatur, sehingga pembacaan dapat disesuaikan dengan karakter material yang diukur.

Pada mode pulse-echo, alat membaca pantulan dari struktur material sehingga cocok untuk pengukuran umum, kalibrasi, dan pendeteksian fault atau void. Pada mode echo-echo, alat bekerja untuk mengabaikan lapisan tertentu seperti cat, sehingga operator lebih fokus pada ketebalan material dasar. Ini sangat berguna pada inspeksi aset yang sudah dilapisi coating.

Untuk varian NO2, sensor 2.5 MHz dengan diameter 14 mm digunakan pada material yang cenderung meredam atau menyebarkan gelombang, seperti plastik dan cast material. Batasannya, sensor ini tidak ditujukan untuk material melengkung. Sementara itu, rentang ukur sensor NO2 untuk baja tercantum 3 hingga 300 mm, sedangkan rentang alat secara umum pada mode P-E dapat mencapai 0.65 hingga 600 mm tergantung sensor yang dipakai.

Kelengkapan Produk

Berikut isi paket yang tercantum untuk varian produk yang Anda kirim.

  • 1 unit Condition Monitoring Thickness Meter PCE-TG 300-NO2-ICA
  • 1 unit sensor PCE-TG-NO2
  • 100 ml coupling gel
  • 1 transport case
  • 1 user manual
  • 1 ISO calibration certificate
  • 4 x baterai AA

Manfaat bagi Pengguna

  • efisiensi kerja: inspeksi dapat dilakukan langsung dari satu sisi material tanpa perlu potong sampel
  • peningkatan kualitas: hasil ukur bisa dikalibrasi dan disimpan secara lebih sistematis untuk evaluasi
  • penghematan biaya: membantu mengurangi bongkar-pasang atau pemeriksaan destruktif yang tidak perlu
  • pengurangan kesalahan: mode kerja, pengaturan batas, dan pilihan resolusi membantu operator menyesuaikan metode terhadap kondisi lapangan
  • dokumentasi lebih rapi: memori internal dan transfer data mendukung pelaporan inspeksi periodik
  • keputusan maintenance lebih cepat: teknisi bisa segera melihat apakah titik ukur masih dalam toleransi atau perlu tindakan lanjutan

FAQ

Apakah alat ini bisa digunakan untuk pipa?

Ya. Alat ini dapat digunakan untuk pengukuran ketebalan pipa, selama material dan sensor yang dipilih sesuai dengan aplikasi. Sensor NO2 memiliki minimum diameter pipa 30 mm.

Apakah alat ini bisa dipakai pada material selain logam?

Bisa. Material yang tercantum meliputi logam, plastik, keramik, epoxy resin, kaca, dan material homogen lain.

Apakah alat ini bisa mengukur benda yang dicat?

Bisa, dengan mode echo-echo pada sensor yang mendukung mode tersebut. Mode ini digunakan untuk mengabaikan ketebalan lapisan seperti cat.

Apakah alat ini perlu kalibrasi rutin?

Ya. Zero calibration disarankan saat alat dinyalakan ulang dan ketika sensor diganti. Untuk hasil yang lebih sesuai material, tersedia juga kalibrasi kecepatan suara serta kalibrasi satu atau dua titik.

Apakah hasil pengukuran bisa disimpan?

Bisa. Alat memiliki memori non-volatile dengan 100 grup data, masing-masing berisi 100 data set.

Sebagai pemasok dan distributor alat laboratorium terkemuka, CV. Java Multi Mandiri memahami pentingnya thickness meter ultrasonik dalam mendukung inspeksi kondisi aset, pengendalian korosi, dan verifikasi ketebalan material di berbagai proses industri. Kami mengkhususkan diri dalam melayani klien bisnis dan aplikasi industri, menyediakan instrumen berkualitas seperti PCE-TG 300-NO2-ICA dan perangkat laboratorium lainnya untuk membantu perusahaan Anda mengoptimalkan program inspeksi, menjaga konsistensi pengukuran, dan mendukung keputusan maintenance yang lebih terukur. Jika Anda ingin meningkatkan akurasi dan efisiensi dalam pemeriksaan ketebalan pipa, tangki, atau komponen proses, mari diskusikan kebutuhan perusahaan Anda bersama kami untuk menemukan solusi yang tepat.

Rekomendasi Thickness Gauge Unggulan untuk Kebutuhan Anda

Referensi

  1. Analisis Korosi dan Erosi di Dalam Pipa PDAM Semarang. Retrieved from https://media.neliti.com/media/publications/141239-ID-analisis-korosi-dan-erosi-di-dalam-pipa.pdf
  2. Analisis Remaining Life dan Program Inspeksi dengan Pendekatan Risk Management pada Pipa Penyalur Gas. Retrieved from https://download.garuda.kemdikbud.go.id/article.php?article=1152160&title=ANALISIS+REMAINING+LIFE+DAN+PROGRAM+INSPEKSI+DENGAN+PENDEKATAN+RISK+MANAGEMENT+PADA+PIPA+PENYALUR+GAS&val=5634
  3. Analisa Remaining Life pada High Speed Diesel Oil Storage Tank ASTM A283 Grade C dengan Menggunakan Pengukuran Ultrasonic Thickness. Retrieved from https://download.garuda.kemdikbud.go.id/article.php?article=1414446&title=ANALISA+REMAINING+LIFE+PADA+HIGH+SPEED+DIESEL+OIL+STORAGE+TANK+ASTM+A283+GRADE+C+DENGAN+MENGGUNAKAN+PENGUKURAN+ULTRASONIC+THICKNESS&val=4686

Bagikan artikel ini

Butuh Bantuan Pilih Alat?

Author picture

Tim customer service CV. Java Multi Mandiri siap melayani Anda!

Konsultasi gratis alat ukur dan uji yang sesuai kebutuhan Anda. Segera hubungi kami.