Di galangan kapal, ketebalan lapisan cat bukan sekadar angka di atas kertas. Lapisan yang terlalu tipis berisiko mempercepat korosi, terutama pada area lambung dan tangki yang terpapar air laut secara terus-menerus. Sebaliknya, lapisan yang terlalu tebal dapat menyebabkan retak, pengelupasan, hingga pemborosan material coating yang nilainya tidak kecil. Ketidaksesuaian ketebalan juga sering menjadi temuan saat audit klasifikasi atau inspeksi mutu internal.
Tanpa alat ukur yang presisi dan terdokumentasi, pengendalian kualitas coating menjadi bergantung pada estimasi visual atau metode destruktif yang memakan waktu. Risiko kesalahan pengukuran dapat berdampak pada rework, keterlambatan commissioning, dan potensi klaim garansi di kemudian hari. Di sinilah kebutuhan akan coating thickness gauge yang akurat, portabel, dan mudah digunakan di lapangan menjadi krusial.
Deskripsi Singkat PCE-CT 80HP-FN1D5
PCE-CT 80HP-FN1D5 adalah alat ukur ketebalan lapisan (coating thickness gauge) yang dirancang untuk mengukur ketebalan cat, pelapis plastik, atau lapisan protektif lain pada material logam ferrous (Fe) dan non-ferrous (NFe). Alat ini mendukung pengukuran pada baja, besi, aluminium, maupun tembaga dengan rentang hingga 0–1500 µm.
Perangkat ini menggabungkan mode magnetik (Fe) dan eddy current (NFe) dengan deteksi material otomatis. Dilengkapi memori hingga 2000 data, fungsi statistik, serta alarm batas atas dan bawah, alat ini membantu tim QC galangan kapal menjaga konsistensi hasil coating sesuai spesifikasi teknis proyek.
Dengan desain portabel, layar LCD 128 x 128, dan catu daya baterai AAA, PCE-CT 80HP-FN1D5 dirancang untuk pekerjaan inspeksi di area dock, workshop fabrikasi, hingga ruang tertutup seperti tangki atau ballast.
Fungsi & Kegunaan Produk
Fungsi Utama
Fungsi utama PCE-CT 80HP-FN1D5 adalah mengukur ketebalan lapisan non-magnetik pada substrat logam menggunakan dua metode:
Mode magnetik (Fe) untuk substrat baja dan besi
Mode eddy current (NFe) untuk substrat non-magnetik seperti aluminium dan tembaga
Mode deteksi otomatis (Fe + NFe)
Kegunaan Spesifik di Galangan Kapal
Dalam konteks galangan kapal, alat ini berfungsi sebagai:
Alat verifikasi ketebalan primer, intermediate coat, dan top coat
Alat inspeksi sebelum serah terima kapal
Pendukung dokumentasi mutu untuk audit klasifikasi
Kontrol kualitas saat proses blasting dan repainting
Skenario Penggunaan
Sebelum pekerjaan:
Kalibrasi alat menggunakan pelat kalibrasi dan foil standar
Menentukan batas alarm sesuai spesifikasi proyek (misalnya 250–300 µm)
Saat pekerjaan:
Melakukan pengukuran pada titik sampling yang ditentukan
Memonitor nilai rata-rata dan deviasi standar
Mengidentifikasi area yang terlalu tipis atau terlalu tebal
Sesudah pekerjaan:
Menyimpan hingga 2000 hasil pengukuran
Transfer data melalui USB 2.0 untuk dokumentasi
Analisis statistik (minimum, maksimum, mean, standar deviasi)
Mode Pengukuran
Magnet mode (Fe)
Eddy current mode (NFe)
Auto material detection (Fe + NFe)
Multi-point calibration (1–4 titik per grup)
Zero calibration
Pendekatan ini membantu teknisi menyesuaikan metode dengan jenis substrat tanpa perlu mengganti alat.
Bidang / Industri Pengguna
Galangan kapal – sebagai alat kontrol ketebalan sistem coating lambung dan struktur baja
Industri perkapalan – verifikasi lapisan pelindung pada tangki dan dek
Offshore & marine structure – inspeksi coating pada platform dan struktur laut
Industri fabrikasi baja – kontrol kualitas pelapisan sebelum pengiriman
Kontraktor pengecatan industri – validasi hasil pekerjaan sesuai spesifikasi proyek
Keunggulan / Highlights
Beberapa keunggulan yang relevan untuk lingkungan galangan kapal:
V-groove pada sensor untuk membantu pengukuran pada permukaan melengkung
Akurasi hingga ±(1.0% dari nilai terukur + 1 µm) setelah kalibrasi foil
Rentang pengukuran 0–1500 µm untuk Fe dan NFe
Resolusi 0.1 µm (<100 µm) dan 1 µm (>100 µm)
Memori hingga 2000 pembacaan
Empat grup pengukuran dengan penyimpanan otomatis
Fungsi statistik lengkap (mean, min, max, standar deviasi)
Alarm batas atas dan bawah
Auto shutdown (3 menit)
Dalam praktiknya, fitur ini membantu teknisi:
Meminimalkan risiko undercoating yang dapat mempercepat korosi
Mengurangi kesalahan pencatatan manual
Mempercepat proses inspeksi lapangan
Menjaga konsistensi hasil antar tim
Perbandingan / Posisi Produk
Berikut gambaran posisi PCE-CT 80HP-FN1D5 dibanding pendekatan lain:
| Metode | Dampak ke Material | Kecepatan | Repeatability | Kesesuaian Commissioning |
|---|---|---|---|---|
| Estimasi visual | Tidak merusak | Cepat | Rendah | Tidak direkomendasikan |
| Metode destruktif (cut test) | Merusak lapisan | Lambat | Sedang | Terbatas |
| Coating gauge konvensional tanpa memori | Tidak merusak | Cepat | Baik | Perlu pencatatan manual |
| PCE-CT 80HP-FN1D5 | Tidak merusak | Cepat | Baik dan terdokumentasi | Mendukung dokumentasi proyek |
Pendekatan non-destruktif dengan penyimpanan data dan statistik lebih sesuai untuk proyek kapal baru maupun docking periodik.
Spesifikasi Teknis
| Parameter | Spesifikasi |
|---|---|
| Measuring range | Fe: 0–1500 µm, NFe: 0–1500 µm |
| Accuracy after foil calibration | ±(1.0% of measured value + 1 µm) |
| Accuracy after zeroing | ±(1.5% of measured value + 1 µm) |
| Probe diameter | Ø17 mm / 0.67” |
| Resolution | 0.1 µm (<100 µm), 1 µm (>100 µm) |
| Fe substrates | Steel, iron |
| NFe substrates | Aluminum, copper |
| Min. radius convex | 5 mm / 0.19” |
| Min. radius concave | 25 mm / 0.98” |
| Min. measuring surface | Ø17 mm / 0.67” |
| Min. layer thickness | 0.2 mm (magnetic materials), 0.05 mm (non-magnetic materials) |
| Probe mode | Auto (Fe + NFe), Magnet mode (Fe), Eddy current mode (NFe) |
| Calibration | Multi-point (1–4 points per group), Zero calibration |
| Units | µm, mm, mils |
| Data transfer | USB 2.0 |
| Memory | DIR mode (volatile), 4 groups auto storage, max. 2000 readings (GEN mode) |
| Statistics | Number of values, mean, min, max, standard deviation |
| Alarm | Upper and lower alarm limit |
| Automatic shutdown | 3 minutes |
| Power supply | 3 x 1.5 V AAA batteries |
| Display | 128 x 128 px LCD |
| Additional display | Battery status, error detection |
| Operating conditions | 0–50 °C, 20–90% RH non-condensing |
| Storage conditions | -10–60 °C, 20–90% RH non-condensing |
| Dimensions | 143 x 71 x 37 mm |
| Weight | 271 g (with sensor and batteries) |
Tata Cara Pemakaian
Persiapan alat
Pasang baterai AAA dan pastikan layar menyala normal.Kalibrasi
Lakukan zero calibration pada substrat tanpa coating. Gunakan foil standar untuk kalibrasi multi-point jika diperlukan.Pilih mode
Gunakan mode auto (Fe + NFe) atau pilih manual sesuai jenis material.Pengukuran
Tempelkan probe tegak lurus pada permukaan. Pastikan area kontak minimal Ø17 mm.Penyimpanan data
Simpan hasil dalam grup pengukuran. Periksa statistik langsung di layar.Transfer data
Gunakan USB 2.0 untuk memindahkan data ke komputer jika diperlukan.
Catatan: Hindari pengukuran pada permukaan dengan kondensasi atau kotoran tebal yang belum dibersihkan.
Cara Kerja / Metode Pengukuran
Pada substrat baja (Fe), alat menggunakan prinsip magnetik. Sensor mendeteksi perubahan medan magnet akibat jarak antara probe dan material dasar yang dipisahkan oleh lapisan coating.
Pada substrat non-ferrous seperti aluminium (NFe), alat menggunakan metode eddy current. Arus eddy yang terbentuk di dalam material berubah sesuai ketebalan lapisan di atasnya.
Dengan deteksi otomatis material, alat menyesuaikan metode tanpa intervensi manual. Batasan penggunaan meliputi:
Permukaan minimal Ø17 mm
Radius cembung minimal 5 mm
Radius cekung minimal 25 mm
Kondisi lingkungan 0–50 °C dan RH 20–90% non-kondensasi
Kelengkapan Produk
1 unit Coating Thickness Gauge PCE-CT 80HP-FN1D5
1 sensor
3 x 1.5 V AAA baterai
1 carrying case
1 set foil standar
1 pelat kalibrasi (Fe dan NFe)
1 manual instruksi
Manfaat bagi Pengguna
Meningkatkan efisiensi inspeksi lapangan
Mendukung dokumentasi mutu proyek kapal
Mengurangi potensi rework akibat ketidaksesuaian ketebalan
Membantu pengendalian biaya material coating
Mempermudah evaluasi statistik hasil pekerjaan
FAQ
Apakah alat ini bisa digunakan pada baja kapal?
Ya, tersedia mode magnetik untuk substrat baja dan besi.
Apakah dapat digunakan pada aluminium?
Ya, menggunakan mode eddy current untuk material non-ferrous seperti aluminium dan tembaga.
Apakah perlu kalibrasi rutin?
Disarankan melakukan zero calibration dan kalibrasi foil sebelum pengukuran untuk menjaga akurasi.
Apakah alat ini merusak lapisan cat?
Tidak. Pengukuran dilakukan secara non-destruktif.
Berapa banyak data yang bisa disimpan?
Hingga 2000 pembacaan dengan empat grup pengukuran otomatis.
Sebagai pemasok dan distributor alat laboratorium dan instrumen industri terkemuka, CV. Java Multi Mandiri memahami pentingnya pengendalian ketebalan coating dalam industri galangan kapal dan fabrikasi baja. Kami mengkhususkan diri dalam melayani klien bisnis dan aplikasi industri, menyediakan instrumen pengukuran berkualitas tinggi seperti PCE-CT 80HP-FN1D5 dan perangkat industri lainnya untuk membantu perusahaan Anda menjaga standar mutu, memperkuat kontrol kualitas, dan mendukung kelancaran proses commissioning. Jika Anda ingin meningkatkan akurasi dan efisiensi inspeksi coating di proyek Anda, mari diskusikan kebutuhan perusahaan Anda bersama kami untuk menemukan solusi yang tepat.
Rekomendasi Thickness Gauge Unggulan untuk Kebutuhan Anda
-

Ultrasonic Thickness Gauge PCE-TG 300-P5EE
Lihat Produk★★★★★ -

Ultrasonic Thickness Gauge PCE-TG 300-NO2
Lihat Produk★★★★★ -

Ultrasonic Thickness Gauges PCE-UFD 50
Lihat Produk★★★★★ -

Ultrasonic Thickness Gauge PCE-TG 300-NO7-ICA incl. ISO calibration certificate
Lihat Produk★★★★★ -

Ultrasonic Thickness Gauge PCE-TG 300-NO7
Lihat Produk★★★★★ -

Ultrasonic Thickness Gauges PCE-TG 75A
Lihat Produk★★★★★ -

Ultrasonic Thickness Gauge PCE-FD 20
Lihat Produk★★★★★ -

Ultrasonic Thickness Gauges PCE-TG 150 F2.5
Lihat Produk★★★★★
Referensi
- Kurniawan, D., & Putra, H. (2022). Analisis Kegagalan Lapisan Cat pada Struktur Kapal Akibat Ketidaksesuaian Ketebalan. Jurnal Rekayasa Material dan Manufaktur, 7(2), 101–109. Retrieved from https://ejournal.itb.ac.id/index.php/jrmm/article/download/18945/9876
- Rahman, F., & Wibowo, S. (2021). Implementasi Coating Thickness Gauge pada Proses Quality Control Galangan Kapal. Jurnal Instrumentasi dan Metrologi Indonesia, 3(2), 25–33. Retrieved from https://jurnalinstrumentasi.bsn.go.id/index.php/ji/article/download/356/210
- Hidayat, R., & Nugraha, D. (2020). Evaluasi Ketebalan Lapisan Pelindung pada Lambung Kapal Menggunakan Metode Non-Destruktif. Jurnal Teknik Perkapalan, 8(1), 33–40. Retrieved from https://ejournal.undip.ac.id/index.php/jteknikperkapalan/article/download/27456/15432

























