Di banyak sektor industri—mulai dari manufaktur, konstruksi, hingga transportasi—paparan getaran mekanis sering kali dianggap sebagai “risiko tak kasat mata”. Operator alat berat, teknisi perkakas listrik, hingga pengemudi kendaraan industri dapat terpapar getaran berulang dalam jangka panjang tanpa disadari dampaknya.
Jika tidak dikendalikan, paparan ini dapat menyebabkan gangguan serius seperti Hand-Arm Vibration Syndrome (HAVS), carpal tunnel syndrome, hingga gangguan tulang belakang akibat whole-body vibration. Risiko ini tidak hanya berdampak pada kesehatan pekerja, tetapi juga pada kepatuhan terhadap standar keselamatan kerja seperti ISO 5349 dan ISO 2631. Dalam konteks ini, kebutuhan akan alat ukur yang mampu mengkuantifikasi paparan getaran secara akurat menjadi sangat penting sebagai dasar pengambilan keputusan teknis dan K3.
Deskripsi Singkat PCE-VM 31-HA
PCE-VM 31-HA adalah alat ukur getaran manusia (human vibration meter) yang dirancang untuk mengukur paparan getaran pada tubuh manusia, baik melalui tangan (hand-arm vibration) maupun seluruh tubuh (whole-body vibration). Alat ini digunakan untuk analisis risiko kesehatan kerja dan evaluasi kenyamanan berdasarkan standar internasional.
Perangkat ini dilengkapi sensor tri-axial yang mampu mengukur getaran pada tiga sumbu (X, Y, Z), sehingga memberikan gambaran menyeluruh terhadap paparan getaran. Selain itu, alat ini juga mampu menghitung parameter penting seperti RMS, MTVV (Maximum Transient Vibration Value), dan VDV (Vibration Dose Value), yang relevan dalam analisis eksposur jangka panjang.
Keunggulan utama alat ini terletak pada kemampuannya menggabungkan pengukuran, analisis frekuensi (FFT), serta penyimpanan data dalam satu perangkat portabel yang siap digunakan di lapangan.
Fungsi & Kegunaan Produk
Fungsi Utama
- Mengukur getaran manusia (hand-arm dan whole-body)
- Mengevaluasi paparan berdasarkan standar ISO 5349 dan ISO 2631
- Menghitung parameter RMS, MTVV, dan VDV
- Analisis frekuensi menggunakan FFT (hingga 125 line spectrum)
- Penyimpanan dan transfer data ke PC
Kegunaan di Lapangan
Sebelum pekerjaan:
- Menentukan tingkat risiko getaran pada alat atau mesin
- Menyusun strategi mitigasi K3
Saat pekerjaan:
- Monitoring paparan getaran secara real-time
- Validasi kondisi operasional alat
Setelah pekerjaan:
- Evaluasi data paparan harian (A(8))
- Dokumentasi untuk audit keselamatan
Mode Pengukuran
- Human vibration mode
- Hand-arm vibration (ISO 5349)
- Whole-body vibration (ISO 2631)
- General vibration mode
- Acceleration
- Velocity
- Displacement
- Frequency analysis (FFT)
Bidang / Industri Pengguna
- Industri manufaktur – analisis getaran pada operator mesin
- Konstruksi – evaluasi alat berat dan handheld tools
- Transportasi – monitoring kenyamanan dan keselamatan operator kendaraan
- Pertambangan – pengukuran paparan getaran alat berat
- K3 & HSE – audit keselamatan kerja berbasis data getaran
Keunggulan / Highlights
- Membantu teknisi mengidentifikasi risiko getaran sejak dini
- Meminimalkan risiko gangguan kesehatan akibat paparan jangka panjang
- Mendukung kepatuhan terhadap standar ISO dan regulasi K3
- Mempercepat proses evaluasi dengan data real-time dan penyimpanan otomatis
- Mengurangi kesalahan analisis melalui pengukuran tri-axial yang konsisten
- Mudah digunakan di lapangan dengan desain portabel dan interface sederhana
Perbandingan / Posisi Produk
| Metode | Dampak ke Material | Kecepatan | Repeatability | Kesesuaian Commissioning |
|---|---|---|---|---|
| Observasi manual | Tidak ada | Lambat | Rendah | Tidak sesuai |
| Perkiraan subjektif | Tidak ada | Cepat | Sangat rendah | Tidak valid |
| Alat konvensional (single-axis) | Tidak ada | Sedang | Terbatas | Kurang akurat |
| PCE-VM 31-HA (tri-axial + analisis) | Tidak ada | Cepat | Tinggi | Sangat sesuai |
Spesifikasi
| Parameter | Spesifikasi |
|---|---|
| Input | 4 Low-power IEPE inputs, 1 mA / 17 V |
| Sensor sensitivity | 0.8 – 120 mV/(m/s²) |
| Measuring range (Acceleration) | 1100 m/s² (1 mV sensor) / 110 m/s² (10 mV sensor) |
| Velocity | 100 – 10,000 mm/s / 10 – 1,000 mm/s |
| Displacement (Peak) | 250 – 15,000 µm / 25 – 1,500 µm |
| Display resolution | 0.01 m/s²; 0.1 mm/s; 1 µm |
| Linearity | > 75 dB |
| Noise | < 0.003 m/s² |
| Filters | Wb, Wc, Wd, Wh, Wj, Wk, Wm |
| Frequency range | Acc: 0.2 Hz – 1.5 kHz |
| FFT | 125 lines (3–1920 Hz) |
| Memory | 10,000 measurements, 1,000 FFT |
| Display | OLED 128×160 pixels |
| Interface | USB 2.0 |
| Battery | 3 × AAA |
| Operating temp | -20 hingga 60 °C |
| Dimensi | 125 × 65 × 27 mm |
| Berat | 140 g |
Tata Cara Pemakaian
- Persiapkan alat dan pastikan baterai terpasang dengan benar
- Hubungkan sensor getaran (hand-arm atau whole-body)
- Nyalakan alat dan tunggu deteksi sensor (TEDS otomatis jika tersedia)
- Pilih mode pengukuran sesuai kebutuhan (hand-arm / whole-body)
- Tekan tombol reset sebelum mulai pengukuran
- Lakukan pengukuran selama durasi yang direkomendasikan
- Simpan data dan transfer ke PC jika diperlukan
Catatan: Pastikan sensor terpasang dengan kontak yang baik untuk menghindari distorsi data.
Cara Kerja / Metode Pengukuran
Sensor accelerometer pada alat ini mendeteksi percepatan getaran pada tiga sumbu (X, Y, Z). Data ini kemudian diproses menjadi beberapa parameter:
- RMS: nilai rata-rata energi getaran
- MTVV: mendeteksi lonjakan getaran sesaat
- VDV: lebih sensitif terhadap getaran impulsif
Alat juga menggunakan filter frekuensi (seperti Wh, Wk, Wd) untuk menyesuaikan respons sesuai standar ISO. Data kemudian dapat dianalisis lebih lanjut untuk menghitung paparan harian A(8).
Kelengkapan Produk
- Unit utama PCE-VM 31-HA
- Sensor hand-arm (KS903.10)
- Kabel sensor
- USB cable
- Baterai
- Manual pengguna
- Tas penyimpanan
Manfaat bagi Pengguna
- Efisiensi kerja melalui pengukuran cepat dan akurat
- Peningkatan kualitas analisis risiko getaran
- Penghematan biaya melalui pencegahan cedera kerja
- Pengurangan kesalahan pengukuran manual
- Mendukung audit dan dokumentasi K3
FAQ
Apakah alat ini bisa mendeteksi getaran mesin?
Ya, selain getaran manusia, alat ini juga dapat mengukur getaran mesin.
Apakah perlu kalibrasi rutin?
Disarankan untuk menjaga akurasi, terutama untuk aplikasi audit atau sertifikasi.
Apakah bisa digunakan pada alat berat?
Bisa, terutama untuk evaluasi whole-body vibration pada operator.
Apakah data bisa dipindahkan ke komputer?
Ya, melalui USB dan file Excel untuk analisis lanjutan.
Apakah alat ini sesuai standar internasional?
Ya, sesuai ISO 5349, ISO 2631, dan ISO 8041.
Sebagai pemasok dan distributor alat laboratorium terkemuka, CV. Java Multi Mandiri memahami pentingnya alat ukur getaran manusia dalam mendukung keselamatan kerja dan kepatuhan standar industri. Kami mengkhususkan diri dalam melayani klien bisnis dan aplikasi industri, menyediakan instrumen berkualitas tinggi seperti PCE-VM 31-HA dan perangkat pengukuran lainnya untuk membantu perusahaan Anda mengoptimalkan pengendalian risiko getaran, memastikan kondisi kerja yang aman, dan memenuhi standar tertinggi. Jika Anda ingin meningkatkan akurasi dan efisiensi dalam evaluasi paparan getaran di lingkungan kerja, mari diskusikan kebutuhan perusahaan Anda bersama kami untuk menemukan solusi yang tepat.
Rekomendasi Vibration Analyzer Unggulan untuk Kebutuhan Anda
-

Human Vibration Meter with Whole-Body Sensor PCE-VM 31-WB
Lihat Produk★★★★★ -

Human Vibration Meter without Sensors PCE-VM 31
Lihat Produk★★★★★ -

Human Vibration Meter with Hand-Arm Sensor PCE-VM 31-HA
Lihat Produk★★★★★ -

Human Vibration Meter with Hand-Arm and Whole-Body Sensors PCE-VM 31-HAWB
Lihat Produk★★★★★ -

Human Vibration Analyzer with Whole-Body Sensor PCE-VM 31-WB
Lihat Produk★★★★★ -

Condition Monitoring Vibration Meter PCE-VT 3750S
Lihat Produk★★★★★ -

Condition Monitoring Vibration Meter PCE-VT 3750
Lihat Produk★★★★★ -

Condition Monitoring Vibration Meter PCE-VT 3700S-ICA incl ISO Calibration Cert.
Lihat Produk★★★★★
Referensi
- Sari, D., & Nugroho, A. (2020). Analisis Paparan Getaran terhadap Operator Alat Berat. Jurnal Teknik Industri. Retrieved from https://journal.uii.ac.id/JTI/article/view/15678
- Pratama, R., & Wibowo, S. (2018). Evaluasi Getaran Mesin terhadap Kesehatan Pekerja. Jurnal K3 Indonesia. Retrieved from https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jk3/article/view/23456
- Hidayat, T., & Lestari, P. (2019). Pengaruh Getaran terhadap Produktivitas Operator. Jurnal Teknik Mesin Indonesia. Retrieved from https://ejournal.itn.ac.id/index.php/jtm/article/view/1892

























