Dalam banyak industri—mulai dari pengolahan air, farmasi, hingga manufaktur makanan dan kimia—ketebalan material bukan sekadar angka teknis. Ia adalah indikator kesehatan sistem, kualitas produk, dan bahkan keselamatan operasional.
Bayangkan sebuah pipa distribusi air minum di instalasi WTP. Secara visual, permukaannya tampak baik-baik saja. Namun di dalamnya, korosi perlahan menggerus ketebalan dinding. Tanpa alat ukur yang tepat, kerusakan ini baru terdeteksi saat kebocoran terjadi—terlambat, mahal, dan berisiko.
Masalah serupa juga terjadi di:
- Industri farmasi: ketebalan reaktor dan tangki harus konsisten untuk validasi proses
- Industri makanan & minuman: tangki stainless perlu dicek tanpa membongkar sistem
- Laboratorium QA/QC: pengujian material harus akurat tanpa merusak sampel
- Industri kimia & plating: ketebalan lapisan atau material dasar menentukan kualitas akhir
Tantangan utamanya adalah:
- Tidak semua metode bisa mengukur tanpa merusak material
- Pengukuran manual sering tidak konsisten
- Data sulit ditelusuri untuk audit
- Kesalahan kecil bisa berdampak besar pada kualitas dan keselamatan
Di sinilah alat seperti PCE-TG 150 F2.5-ICA menjadi relevan—menghadirkan pendekatan non-destruktif yang presisi, portabel, dan dapat diandalkan.
Prinsip Ultrasonik: Cara Modern Mengukur Ketebalan Tanpa Membongkar Sistem
PCE-TG 150 bekerja menggunakan gelombang ultrasonik—sebuah metode yang telah lama digunakan dalam inspeksi industri karena akurasinya dan sifat non-destruktif.
Cara kerjanya secara sederhana:
- Probe mengirim gelombang ultrasonik ke material
- Gelombang merambat hingga mencapai sisi belakang material
- Gelombang dipantulkan kembali ke sensor
- Alat menghitung waktu tempuh gelombang
- Ketebalan dihitung berdasarkan kecepatan suara dalam material
Metode ini memungkinkan pengukuran tanpa memotong atau merusak objek.
Kenapa teknologi ini penting?
- Non-destruktif: tidak perlu membongkar pipa atau tangki
- Cepat: hasil dalam hitungan detik
- Universal: bisa digunakan pada logam, plastik, keramik, dan kaca homogen
- Akurat: cocok untuk QA/QC dan audit
Dibanding metode konvensional:
- Pengukuran mekanik → perlu akses dua sisi
- Cutting sample → merusak material
- Estimasi visual → tidak akurat
Ultrasonik memberikan pendekatan yang lebih aman, efisien, dan berbasis data.
Mengapa PCE-TG 150 F2.5-ICA Menjadi Pilihan Andal di Lapangan
PCE-TG 150 F2.5 adalah thickness meter portabel dengan kemampuan pengukuran hingga 300 mm dan memori data internal.
Keunggulan utamanya:
- Rentang pengukuran luas hingga 300 mm
- Memori hingga 1500 data pengukuran
- Library material bawaan (kecepatan suara sudah tersimpan)
- Analisis data langsung di perangkat (grafik, min, max, average)
- Alarm batas atas & bawah untuk kontrol kualitas
- Opsi sertifikat kalibrasi ISO
Keunggulan ini membuatnya cocok untuk:
- Inspeksi pipa dan tangki
- Incoming material inspection
- Monitoring korosi
- Validasi kualitas produksi
Desain dan Ergonomi: Dirancang untuk Lapangan Nyata
Secara fisik, perangkat ini didesain portabel dan kokoh.
- Dimensi: 163 x 82 x 38 mm
- Berat: sekitar 320 gram
Ukuran ini cukup ringkas untuk penggunaan satu tangan, namun tetap stabil saat pengukuran.
Tata letak dan fisik:
- Layar di bagian depan (TFT LCD)
- Tombol navigasi intuitif (atas, bawah, OK, back)
- Port sensor di bagian atas
- Kompartemen baterai di belakang
Catu daya:
- 3 x baterai AA 1.5 V
Lingkungan kerja:
- Suhu operasi: 0 – 40°C
- Kelembaban: <90% RH non-kondensasi
Desain ini cocok untuk:
- Lab indoor
- Workshop industri
- Area produksi
Antarmuka dan Pengalaman Pengguna yang Praktis
Salah satu kekuatan PCE-TG 150 adalah antarmuka yang sederhana namun fungsional.
Layar:
- 2.4 inci TFT LCD berwarna
- Brightness dapat diatur
Informasi yang ditampilkan:
- Nilai ketebalan
- Kecepatan suara
- Status baterai
- Informasi probe dan file
Navigasi:
- Tombol arah untuk menu
- OK untuk konfirmasi
- Back untuk kembali
Fitur kenyamanan:
- Auto save (penyimpanan otomatis)
- Auto power off (2, 5, 10, 30 menit)
- Pengaturan bahasa dan tampilan
Pengguna tidak perlu pelatihan panjang—cukup familiarisasi singkat.
Fitur Analisis dan Kontrol yang Membantu Keputusan Cepat
PCE-TG 150 tidak hanya mengukur, tetapi juga membantu interpretasi data.
Fitur unggulan:
- Memory hingga 1500 data
- Mendukung audit dan pelacakan historis
- Analisis grafik langsung
- Visualisasi tren ketebalan
- Statistik otomatis
- Nilai minimum
- Maksimum
- Rata-rata
- Limit alarm
- Alarm visual dan suara saat nilai keluar batas
- Kalibrasi internal (blok 4 mm)
- Memastikan akurasi sebelum pengukuran
Manfaatnya:
- Mengurangi human error
- Mempercepat inspeksi
- Mendukung standar QA/QC
Kontrol Data dan Integrasi Workflow
Perangkat ini berfokus pada analisis langsung di alat.
- Data tersimpan dalam memori internal
- Dapat dianalisis langsung tanpa PC
- Menampilkan grafik dan statistik
Untuk workflow sederhana:
- Data → disimpan → dianalisis → dilaporkan manual
Catatan:
Transfer data ke PC tidak dinyatakan pada dokumen pabrikan.
Spesifikasi Teknis Lengkap
| Parameter | Nilai |
|---|---|
| Model | PCE-TG 150 F2.5 |
| Rentang ukur | 1.20 – 300.0 mm |
| Resolusi | 0.01 mm (<100 mm), 0.1 mm (>100 mm) |
| Akurasi | ±0.5% + 0.05 mm |
| Memori | 1500 data |
| Sensor | PCE-TG 2.5M |
| Frekuensi probe | 2.5 MHz |
| Diameter probe | 12 mm |
| Suhu probe | -10 – 60°C |
| Kecepatan suara | 1000 – 9999 m/s |
| Display | 2.4” TFT LCD |
| Power | 3 x AA baterai |
| Dimensi | 163 x 82 x 38 mm |
| Berat | 320 g |
Penjelasan sederhana:
- Resolusi 0.01 mm → setara ketelitian rambut manusia
- Akurasi ±0.5% → sangat stabil untuk inspeksi industri
- Frekuensi 2.5 MHz → cocok untuk material tebal & kasar
Faktor yang Mempengaruhi Akurasi Pengukuran
Tabel aplikasi probe
| Kondisi | Rekomendasi |
|---|---|
| Material tebal/casting | Probe 2.5 MHz |
| Pipa kecil | Probe diameter kecil |
| Suhu tinggi | Probe HT |
Faktor penting:
- Permukaan harus bersih (tanpa karat/paint)
- Gunakan coupling gel dengan benar
- Temperatur material stabil
- Hindari material berpori/komposit
Aksesori:
- TT-GEL (gel standar)
- K-GEL (untuk suhu tinggi)
Penerapan Nyata di Industri dan Laboratorium
1. Inspeksi pipa di instalasi air limbah (WWTP)
Seorang teknisi melakukan pengecekan ketebalan pipa tanpa menghentikan aliran.
Dengan PCE-TG 150:
- Pengukuran dilakukan dari luar pipa
- Area korosi terdeteksi lebih awal
- Data disimpan untuk audit
Hasil: perawatan bisa dilakukan sebelum terjadi kebocoran.
2. Validasi tangki stainless di industri minuman
Dalam proses CIP (cleaning in place), tangki harus tetap utuh.
Dengan alat ini:
- Tidak perlu membuka tangki
- Ketebalan dinding dicek secara berkala
- Data digunakan untuk dokumentasi QA
Hasil: konsistensi kualitas dan kepatuhan standar industri.
Panduan Penggunaan Langkah demi Langkah
Contoh: inspeksi pipa di instalasi air
- Bersihkan permukaan dari karat dan kotoran
- Oleskan coupling gel
- Nyalakan alat
- Pilih material (atau atur kecepatan suara)
- Tempelkan probe ke permukaan
- Baca hasil di layar
- Simpan data jika diperlukan
Tips:
- Untuk pipa, gerakkan probe untuk mencari nilai minimum (ketebalan terkecil)
Kesimpulan dan Rekomendasi
PCE-TG 150 F2.5-ICA menawarkan kombinasi:
- Akurasi tinggi
- Pengukuran non-destruktif
- Analisis data langsung
- Fleksibilitas material
Cocok untuk:
- QA/QC laboratorium
- Industri proses & kimia
- Pengolahan air
- Food & beverage
- Inspeksi pipa & tangki
Jika kebutuhan Anda melibatkan inspeksi tanpa merusak dan berbasis data, alat ini sangat relevan.
FAQ
- Apakah bisa mengukur semua material?
Tidak. Hanya material homogen yang dapat menghantarkan gelombang ultrasonik dengan baik. - Apakah bisa untuk material panas?
Ya, dengan probe khusus HT (opsional). - Apakah perlu kalibrasi?
Ya, disarankan menggunakan blok kalibrasi sebelum pengukuran. - Apakah bisa menyimpan data?
Ya, hingga 1500 data. - Apakah bisa mendeteksi korosi?
Ya, melalui pengukuran ketebalan dinding material.
Sebagai pemasok dan distributor alat laboratorium terkemuka, CV. Java Multi Mandiri memahami pentingnya alat ukur ketebalan material dalam mendukung berbagai proses penelitian dan produksi Anda. Kami mengkhususkan diri dalam melayani klien bisnis dan aplikasi industri, menyediakan instrumen berkualitas tinggi seperti PCE-TG 150 F2.5-ICA dan perangkat laboratorium lainnya untuk membantu perusahaan Anda mengoptimalkan inspeksi material, memastikan kontrol kualitas yang konsisten, dan memenuhi standar tertinggi.
Jika Anda ingin meningkatkan akurasi dan efisiensi dalam pengujian material dan inspeksi ketebalan, mari diskusikan kebutuhan perusahaan Anda bersama kami untuk menemukan solusi yang tepat.
Rekomendasi Thickness Gauge Unggulan untuk Kebutuhan Anda
-

Ultrasonic Thickness Gauge PCE-TG 300-P5EE
Lihat Produk★★★★★ -

Ultrasonic Thickness Gauge PCE-TG 300-NO2
Lihat Produk★★★★★ -

Ultrasonic Thickness Gauges PCE-UFD 50
Lihat Produk★★★★★ -

Ultrasonic Thickness Gauge PCE-TG 300-NO7-ICA incl. ISO calibration certificate
Lihat Produk★★★★★ -

Ultrasonic Thickness Gauge PCE-TG 300-NO7
Lihat Produk★★★★★ -

Ultrasonic Thickness Gauges PCE-TG 75A
Lihat Produk★★★★★ -

Ultrasonic Thickness Gauge PCE-FD 20
Lihat Produk★★★★★ -

Ultrasonic Thickness Gauges PCE-TG 150 F2.5
Lihat Produk★★★★★
Referensi
- Suharto, S., & Prasetyo, B. (2018). ANALISIS PENGUKURAN KETEBALAN PIPA MENGGUNAKAN METODE ULTRASONIK UNTUK DETEKSI KOROSI. Jurnal Teknik Mesin, 6(1), 23–29. Retrieved from https://ejournal.undip.ac.id/index.php/jtm/article/download/19645/13872
- Hidayat, R., & Kurniawan, D. (2019). PENERAPAN ULTRASONIC TESTING (UT) UNTUK MENGETAHUI KETEBALAN MATERIAL DAN DETEKSI CACAT. Jurnal Rekayasa Mesin, 10(2), 55–62. Retrieved from https://jurnal.polines.ac.id/index.php/rekayasa/article/download/1567/1245
- Setiawan, E., & Ramadhan, F. (2021). PENGUJIAN NON-DESTRUCTIVE TESTING (NDT) PADA MATERIAL INDUSTRI UNTUK MENINGKATKAN KESELAMATAN OPERASI. Jurnal Teknik Industri, 22(1), 45–52. Retrieved from https://journal.uii.ac.id/JTI/article/download/17832/11234

























